<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Bandara Minangkabau Ditutup, Abu Vulkanik Marapi Bahayakan Penumpang</title><description>Keputusan penutupan Bandara Internasional Minangkabau dilakukan lantaran abu vulkanik Gunung Marapi mengganggu penerbangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/06/337/2950337/4-fakta-bandara-minangkabau-ditutup-abu-vulkanik-marapi-bahayakan-penumpang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/06/337/2950337/4-fakta-bandara-minangkabau-ditutup-abu-vulkanik-marapi-bahayakan-penumpang"/><item><title>4 Fakta Bandara Minangkabau Ditutup, Abu Vulkanik Marapi Bahayakan Penumpang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/06/337/2950337/4-fakta-bandara-minangkabau-ditutup-abu-vulkanik-marapi-bahayakan-penumpang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/06/337/2950337/4-fakta-bandara-minangkabau-ditutup-abu-vulkanik-marapi-bahayakan-penumpang</guid><pubDate>Sabtu 06 Januari 2024 07:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/05/337/2950337/4-fakta-bandara-minangkabau-ditutup-abu-vulkanik-marapi-bahayakan-penumpang-7wyiJayksV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Marapi (Foto: Ist/Rus Akbar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/05/337/2950337/4-fakta-bandara-minangkabau-ditutup-abu-vulkanik-marapi-bahayakan-penumpang-7wyiJayksV.jpg</image><title>Gunung Marapi (Foto: Ist/Rus Akbar)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNS8xLzE3NTgzMS81L3g4cjZzajQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PADANG - Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat ditutup sejak pukul 10.45 WIB, Jumat 5 Januari 2024.

Berikut fakta-faktanya:

1. Bahaya Abu Vulkanik Marapi
&amp;nbsp;
Keputusan penutupan Bandara Internasional Minangkabau dilakukan lantaran abu vulkanik Gunung Marapi mengganggu penerbangan.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Capt Megi H. Helmiadi menyebut, berdasarkan pemantauan abu vulkanik akibat erupsi Marapi sampai di BIM sehingga penutupan mesti dilakukan.

&quot;Ya kita menutup sementara bandara ini,&quot; ujarnya, Jumat 5 Januari 2024.

BACA JUGA:
Website Jaga Pemilu Jadi Bagian Sistem Pemantauan UU Pemilu&amp;nbsp; &amp;nbsp;


2. Demi Keselamatan Penumpang

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Capt Megi H. Helmiadi mengatakan, penutupan bandara dilakukan semata-mata untuk keselamatan penumpang.

&quot;Sebaran abu vulkanik dapat membahayakan dan menghentikan kerja mesin pesawat terbang, ini juga dilakukan demi keselamatan penumpang,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
 Ini Cara Rakyat Laporkan Pelanggaran di Laman Jaga Pemilu&amp;nbsp; &amp;nbsp;

3. Penutupan hingga Abu Vulkanik Tak Terpantau Lagi



Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Capt Megi H. Helmiadi mengungkapkan, pihaknya mendata jumlah penerbangan yang terdampak akibat penutupan bandara. Penutupan akan dilakukan hingga sebaran abu vulkanik tidak terpantau lagi.



Sehingga bisa dikatakan penutupan BIM sampai waktu yang tidak ditentukan. &quot;Penutupan dilakukan hingga sebaran abu vulkanik tidak terpantau lagi atau hingga hasil observasi negatif,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Mahfud MD dan HT Didaulat Jadi Anggota Kehormatan Banser PCGP Ansor Demak&amp;nbsp; &amp;nbsp;




4. Erupsi Marapi



Pada pukul 06.37 kemarin, kembali terjadi erupsi Gunung Marapi, menurut informasi dari Pengamat Gunung Api abu vulkanik tersebut mengarah ke Kota Padang Panjang dan Kabupaten Padang Pariaman. Akibat abu tersebut membuat penerbangan ditutup sementara.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNS8xLzE3NTgzMS81L3g4cjZzajQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PADANG - Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat ditutup sejak pukul 10.45 WIB, Jumat 5 Januari 2024.

Berikut fakta-faktanya:

1. Bahaya Abu Vulkanik Marapi
&amp;nbsp;
Keputusan penutupan Bandara Internasional Minangkabau dilakukan lantaran abu vulkanik Gunung Marapi mengganggu penerbangan.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Capt Megi H. Helmiadi menyebut, berdasarkan pemantauan abu vulkanik akibat erupsi Marapi sampai di BIM sehingga penutupan mesti dilakukan.

&quot;Ya kita menutup sementara bandara ini,&quot; ujarnya, Jumat 5 Januari 2024.

BACA JUGA:
Website Jaga Pemilu Jadi Bagian Sistem Pemantauan UU Pemilu&amp;nbsp; &amp;nbsp;


2. Demi Keselamatan Penumpang

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Capt Megi H. Helmiadi mengatakan, penutupan bandara dilakukan semata-mata untuk keselamatan penumpang.

&quot;Sebaran abu vulkanik dapat membahayakan dan menghentikan kerja mesin pesawat terbang, ini juga dilakukan demi keselamatan penumpang,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
 Ini Cara Rakyat Laporkan Pelanggaran di Laman Jaga Pemilu&amp;nbsp; &amp;nbsp;

3. Penutupan hingga Abu Vulkanik Tak Terpantau Lagi



Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Capt Megi H. Helmiadi mengungkapkan, pihaknya mendata jumlah penerbangan yang terdampak akibat penutupan bandara. Penutupan akan dilakukan hingga sebaran abu vulkanik tidak terpantau lagi.



Sehingga bisa dikatakan penutupan BIM sampai waktu yang tidak ditentukan. &quot;Penutupan dilakukan hingga sebaran abu vulkanik tidak terpantau lagi atau hingga hasil observasi negatif,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Mahfud MD dan HT Didaulat Jadi Anggota Kehormatan Banser PCGP Ansor Demak&amp;nbsp; &amp;nbsp;




4. Erupsi Marapi



Pada pukul 06.37 kemarin, kembali terjadi erupsi Gunung Marapi, menurut informasi dari Pengamat Gunung Api abu vulkanik tersebut mengarah ke Kota Padang Panjang dan Kabupaten Padang Pariaman. Akibat abu tersebut membuat penerbangan ditutup sementara.</content:encoded></item></channel></rss>
