<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seluruh Gerbong Kereta Berhasil Dievakuasi, Rel Cicalengka Dapat Dilalui Kecepatan 20 Km per Jam</title><description>Namun, rel kereta di antara Stasiun Cicalengka dan Haurpugur hanya bisa dilintasi dengan kecepatan yang disesuaikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/06/337/2950413/seluruh-gerbong-kereta-berhasil-dievakuasi-rel-cicalengka-dapat-dilalui-kecepatan-20-km-per-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/06/337/2950413/seluruh-gerbong-kereta-berhasil-dievakuasi-rel-cicalengka-dapat-dilalui-kecepatan-20-km-per-jam"/><item><title>Seluruh Gerbong Kereta Berhasil Dievakuasi, Rel Cicalengka Dapat Dilalui Kecepatan 20 Km per Jam</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/06/337/2950413/seluruh-gerbong-kereta-berhasil-dievakuasi-rel-cicalengka-dapat-dilalui-kecepatan-20-km-per-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/06/337/2950413/seluruh-gerbong-kereta-berhasil-dievakuasi-rel-cicalengka-dapat-dilalui-kecepatan-20-km-per-jam</guid><pubDate>Sabtu 06 Januari 2024 09:56 WIB</pubDate><dc:creator>Agus W</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/06/337/2950413/seluruh-gerbong-kereta-berhasil-dievakuasi-rel-cicalengka-hanya-dapat-dilalui-kecepatan-20-km-per-jam-luQpsmKWHx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tabrakan Kereta di Cicalengka/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/06/337/2950413/seluruh-gerbong-kereta-berhasil-dievakuasi-rel-cicalengka-hanya-dapat-dilalui-kecepatan-20-km-per-jam-luQpsmKWHx.jpg</image><title>Tabrakan Kereta di Cicalengka/Foto: MNC Portal</title></images><description>


BANDUNG &amp;ndash; Seluruh rangkaian Kereta Api (KA) Turangga dan Commuterline Bandung Raya yang bertabrakan telah berhasil dievakuasi  pada Sabtu (6/1/2024) dini hari.
Namun, rel kereta di antara Stasiun Cicalengka dan Haurpugur hanya bisa dilintasi dengan kecepatan yang disesuaikan.
Diketahui, Kereta Api (KA) Turangga relasi Surabaya Gubeng &amp;ndash; Bandung tabrakan dengan Commuterline Bandung Raya pada Jumat 5 Januari 2024 pukul 06.03 WIB. Kecelakaan terjadi di km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur &amp;ndash; Stasiun Cicalengka dan menewaskan empat orang.

BACA JUGA:
Polri Bantu Evakuasi dan Identifikasi Korban Tabrakan KA Turangga dan Kereta Bandung Raya

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanafi mengatakan, petugas berhasil membawa semua bagian kereta api dan lokomotifnya.
&amp;ldquo;Evakuasi lokomotif dan kereta selesai (pukul) 04.13 (WIB). Selanjutnya (badan kereta tersebut) dibawa ke Stasiun Bandung,&amp;rdquo; ujar Manajer Humas PT KAI Ayep Hanafi.

BACA JUGA:
Postingan Terakhir Masinis Julian Dwi Setiono Korban Tragedi Cicalengka, Isinya soal Kematian

&amp;ldquo;Perbaikan jalur selesai pukul 06.30 WIB dengan melakukan penggantian bantalan beton yang pecah, penambat rel, dan perbaikan geometri,&amp;rdquo; lanjut Ayep Hanafi.
Dengan demikian, jalur rel kembali bisa dilintasi sesuai dengan target yang ditetapkan, meski dengan kecepatan yang dibatasi.
&amp;ldquo;Jalur kereta dinyatakan aman dilintasi dengan kecepatan dibatasi. Namun saat ini hanya 20 km per jam,&amp;rdquo; pungkasnya.Sebelumnya, Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan, terdapat beberapa kendala selama proses evakuasi gerbong kereta yang terlibat kecelakaan.
Salah satunya adalah kerusakan parah di bagian depan dua kereta. Di saat yang bersamaan, para petugas gabungan harus bisa membawa empat jenazah yang terjebak di antara material kereta api.
&amp;ldquo;Kemudian juga ada satu gerbong, kalau kita lihat ini di belakang, yang naik ke atas, yang menukik, melintang, sebagian masuk ke sawah. Ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk mempercepat proses evakuasi,&amp;rdquo; kata Vice President Public Relations PT KAI.&amp;ldquo;Jadi yang meninggal, satu masinis Commuterline Bandung Raya dan asisten masinisnya. Kemudian ada petugas sekuriti di gerbong Commuterline Bandung Raya dan satu pramugara di Kereta Api Turangga,&amp;rdquo; ujar Joni Martinus.
Sedangkan masinis dan asisten masinis KA Turangga selamat. Begitu juga dengan seluruh penumpangnya. &quot;Mereka hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapat perawatan,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>


BANDUNG &amp;ndash; Seluruh rangkaian Kereta Api (KA) Turangga dan Commuterline Bandung Raya yang bertabrakan telah berhasil dievakuasi  pada Sabtu (6/1/2024) dini hari.
Namun, rel kereta di antara Stasiun Cicalengka dan Haurpugur hanya bisa dilintasi dengan kecepatan yang disesuaikan.
Diketahui, Kereta Api (KA) Turangga relasi Surabaya Gubeng &amp;ndash; Bandung tabrakan dengan Commuterline Bandung Raya pada Jumat 5 Januari 2024 pukul 06.03 WIB. Kecelakaan terjadi di km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur &amp;ndash; Stasiun Cicalengka dan menewaskan empat orang.

BACA JUGA:
Polri Bantu Evakuasi dan Identifikasi Korban Tabrakan KA Turangga dan Kereta Bandung Raya

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanafi mengatakan, petugas berhasil membawa semua bagian kereta api dan lokomotifnya.
&amp;ldquo;Evakuasi lokomotif dan kereta selesai (pukul) 04.13 (WIB). Selanjutnya (badan kereta tersebut) dibawa ke Stasiun Bandung,&amp;rdquo; ujar Manajer Humas PT KAI Ayep Hanafi.

BACA JUGA:
Postingan Terakhir Masinis Julian Dwi Setiono Korban Tragedi Cicalengka, Isinya soal Kematian

&amp;ldquo;Perbaikan jalur selesai pukul 06.30 WIB dengan melakukan penggantian bantalan beton yang pecah, penambat rel, dan perbaikan geometri,&amp;rdquo; lanjut Ayep Hanafi.
Dengan demikian, jalur rel kembali bisa dilintasi sesuai dengan target yang ditetapkan, meski dengan kecepatan yang dibatasi.
&amp;ldquo;Jalur kereta dinyatakan aman dilintasi dengan kecepatan dibatasi. Namun saat ini hanya 20 km per jam,&amp;rdquo; pungkasnya.Sebelumnya, Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan, terdapat beberapa kendala selama proses evakuasi gerbong kereta yang terlibat kecelakaan.
Salah satunya adalah kerusakan parah di bagian depan dua kereta. Di saat yang bersamaan, para petugas gabungan harus bisa membawa empat jenazah yang terjebak di antara material kereta api.
&amp;ldquo;Kemudian juga ada satu gerbong, kalau kita lihat ini di belakang, yang naik ke atas, yang menukik, melintang, sebagian masuk ke sawah. Ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk mempercepat proses evakuasi,&amp;rdquo; kata Vice President Public Relations PT KAI.&amp;ldquo;Jadi yang meninggal, satu masinis Commuterline Bandung Raya dan asisten masinisnya. Kemudian ada petugas sekuriti di gerbong Commuterline Bandung Raya dan satu pramugara di Kereta Api Turangga,&amp;rdquo; ujar Joni Martinus.
Sedangkan masinis dan asisten masinis KA Turangga selamat. Begitu juga dengan seluruh penumpangnya. &quot;Mereka hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapat perawatan,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
