<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Hari Terendam Banjir, Ratusan Warga Bekasi Terpaksa Mengungsi</title><description>Ratusan warga terpaksa mengungsi akibat banjir yang tak kunjung surut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/06/338/2950615/dua-hari-terendam-banjir-ratusan-warga-bekasi-terpaksa-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/06/338/2950615/dua-hari-terendam-banjir-ratusan-warga-bekasi-terpaksa-mengungsi"/><item><title>Dua Hari Terendam Banjir, Ratusan Warga Bekasi Terpaksa Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/06/338/2950615/dua-hari-terendam-banjir-ratusan-warga-bekasi-terpaksa-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/06/338/2950615/dua-hari-terendam-banjir-ratusan-warga-bekasi-terpaksa-mengungsi</guid><pubDate>Sabtu 06 Januari 2024 19:11 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/06/338/2950615/dua-hari-terendam-banjir-ratusan-warga-bekasi-terpaksa-mengungsi-2uilj6lnVu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratusan warga Bekasi mengungsi usai dua hari terendam banjir (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/06/338/2950615/dua-hari-terendam-banjir-ratusan-warga-bekasi-terpaksa-mengungsi-2uilj6lnVu.jpg</image><title>Ratusan warga Bekasi mengungsi usai dua hari terendam banjir (Foto : MPI)</title></images><description>BEKASI - Banjir merendam ratusan rumah warga di Kabupaten Bekasi selama dua hari. Ratusan warga terpaksa mengungsi akibat banjir yang tak kunjung surut.

Nandan Suhendi (38), salah satu warga setempat mengatakan, banjir sendiri mulai merendam Kampung Kalendrowak RT 01 RW 02, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi sejak Jumat 5 Januari 2024.

&quot;Banjir ini sejak kemarin sampai sekarang Sabtu. Kemarin itu sempat surut sekitar jam setengah 12, kemudian sekitar jam 8 pagi debit air naik lagi sampai saat ini,&quot; kata Nandan, Sabtu (6/1/2023).


BACA JUGA:
Cuaca Ekstrem, Pohon Tumbang hingga Banjir Landa Jakarta


Nandan menyebut, selain curah hujan yang tinggi, banjir yang menggenangi kampung tersebut, disebabkan air kiriman dari hulu hingga meluap dari kali Kalendroak.

&quot;Penyebab banjir kita dapat kiriman air dari wilayah Jababeka Cikarang baru dan dari Jalur Selatan. Ada juga buangan dari jali Cilemahabang Cikarang Utara,&quot; katanya.

Sementara itu, kata Nandan, ketinggian air mencapai lutut hingga kaki orang dewasa. Diperkirakan ketinggian air mencapai 50 sampai 1 centimeter.


BACA JUGA:
 Tangsel Dilanda Banjir 2 Meter dan Longsor, 195 KK Mengungsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Kalau ketinggian air di rumah warga hampir 50 cm kalau di kedalaman jalan bisa lebih satu meter karena jalan ada yang rendah juga,&quot; tuturnya.

Bahkan, lanjut Nandan, ratusan warga yang terdampak banjir yang merendam rumahnya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

&quot;Kalau warga yang terdampak kurang lebih sekitar 250 KK. Hampir 70 persen warga mengungsi, di tempat tempat yang lebih tinggi, kadang ada tang di rumah saudara, ya intinya tempat yang lebih tinggi yang aman buat warga,&quot; ungkapnya.Dia berharap pemerintah pusat atau pun pemerintah daerah segera normalisasi guna mengatasi banjir yang menjadi langganan rutin setiap tahun di kampung nya itu.

&quot;Harapan masyarakat si segera pemerintah pusat atau pemerintah daerah di buatkan tanggul atau turap-turap seperti di Kalimalang itu, biar nanti debit air itu di saat banjir itu nggak terlalu parah ini,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>BEKASI - Banjir merendam ratusan rumah warga di Kabupaten Bekasi selama dua hari. Ratusan warga terpaksa mengungsi akibat banjir yang tak kunjung surut.

Nandan Suhendi (38), salah satu warga setempat mengatakan, banjir sendiri mulai merendam Kampung Kalendrowak RT 01 RW 02, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi sejak Jumat 5 Januari 2024.

&quot;Banjir ini sejak kemarin sampai sekarang Sabtu. Kemarin itu sempat surut sekitar jam setengah 12, kemudian sekitar jam 8 pagi debit air naik lagi sampai saat ini,&quot; kata Nandan, Sabtu (6/1/2023).


BACA JUGA:
Cuaca Ekstrem, Pohon Tumbang hingga Banjir Landa Jakarta


Nandan menyebut, selain curah hujan yang tinggi, banjir yang menggenangi kampung tersebut, disebabkan air kiriman dari hulu hingga meluap dari kali Kalendroak.

&quot;Penyebab banjir kita dapat kiriman air dari wilayah Jababeka Cikarang baru dan dari Jalur Selatan. Ada juga buangan dari jali Cilemahabang Cikarang Utara,&quot; katanya.

Sementara itu, kata Nandan, ketinggian air mencapai lutut hingga kaki orang dewasa. Diperkirakan ketinggian air mencapai 50 sampai 1 centimeter.


BACA JUGA:
 Tangsel Dilanda Banjir 2 Meter dan Longsor, 195 KK Mengungsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Kalau ketinggian air di rumah warga hampir 50 cm kalau di kedalaman jalan bisa lebih satu meter karena jalan ada yang rendah juga,&quot; tuturnya.

Bahkan, lanjut Nandan, ratusan warga yang terdampak banjir yang merendam rumahnya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

&quot;Kalau warga yang terdampak kurang lebih sekitar 250 KK. Hampir 70 persen warga mengungsi, di tempat tempat yang lebih tinggi, kadang ada tang di rumah saudara, ya intinya tempat yang lebih tinggi yang aman buat warga,&quot; ungkapnya.Dia berharap pemerintah pusat atau pun pemerintah daerah segera normalisasi guna mengatasi banjir yang menjadi langganan rutin setiap tahun di kampung nya itu.

&quot;Harapan masyarakat si segera pemerintah pusat atau pemerintah daerah di buatkan tanggul atau turap-turap seperti di Kalimalang itu, biar nanti debit air itu di saat banjir itu nggak terlalu parah ini,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
