<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Terseret Arus Selokan saat Main Hujan, Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas   </title><description>Diaz, bocah laki-laki berusia 7 tahun hanyut terseret arus saat bermain di selokan Jalan Baladewa, Kelurahan Pajajaran,&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/06/525/2950323/terseret-arus-selokan-saat-main-hujan-bocah-7-tahun-ditemukan-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/06/525/2950323/terseret-arus-selokan-saat-main-hujan-bocah-7-tahun-ditemukan-tewas"/><item><title> Terseret Arus Selokan saat Main Hujan, Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/06/525/2950323/terseret-arus-selokan-saat-main-hujan-bocah-7-tahun-ditemukan-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/06/525/2950323/terseret-arus-selokan-saat-main-hujan-bocah-7-tahun-ditemukan-tewas</guid><pubDate>Sabtu 06 Januari 2024 04:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/05/525/2950323/terseret-arus-selokan-saat-main-hujan-bocah-7-tahun-ditemukan-tewas-Ed4kegpdmQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/05/525/2950323/terseret-arus-selokan-saat-main-hujan-bocah-7-tahun-ditemukan-tewas-Ed4kegpdmQ.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok freepik)</title></images><description>

BANDUNG - Diaz, bocah laki-laki berusia 7 tahun hanyut terseret arus saat bermain di selokan Jalan Baladewa, Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo. Korban ditemukan meninggal di Sungai Citarum, Kampung Cihamirung, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Jumat (5/1/2024) dini hari. Jenazah korban telah dimakamkan di Tempat Permakaman Umum (TPU) Sirnaraga.

Diketahui, korban Diaz hilang terseret arus air selokan pada Minggu (31/12/2023) sore. Sebelum kejadian, dia tengah bermain bersama 2 temannya di selokan berarus deras. Saat itu, hujan deras mengguyur Kota Bandung dan sekitarnya. TIba-tiba air selokan membesar dan menyeret tubuh korban.

BACA JUGA:
Pencari Besi di Sungai Batanghari Dikabarkan Tenggelam

Kasi Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Jhon Erwin mengatakan pencarian dilakukan sejak Minggu (31/12/2023) hingga Jumat (5/1/2024) sore. Korban ditemukan oleh seorang warga Cihampelas, KBB yang tengah memancing.

&quot;Warga yang sedang mencari ikan di sungai, menemukan jasad anak kecil yang sudah mengalami pembengkakan sekitar pukul 01.00 WIB,&quot; kata Kasi Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung, Jumat (5/1/2024).

Jarak antara lokasi kejadian di Kelurahan Pajajaran, Cicendo, Kota Bandung dengan TKP penemuan jasad 5 korban sekitar 25 kilometer (km). Warga yang menemukan jenazah korban melapor ke petugas.

BACA JUGA:
Cerita Korban Selamat Kapal Tenggelam di Mamuju, Bikin Haru
Jhon Erwin menyatakan, setelah menerima laporan, petugas SAR gabungan bergerak ke lokasi dan membawa jenazah rumah duka. Namun, untuk memastikan identitas jenazah, Tim Inafis Polrestabes Bandung melakukan dentifikasi di Rumah Sakit (RS) Polri Sartika Asih Bandung.



&quot;Berdasarkan informasi dari RS Polri Sartika Asih, benar jenazah itu adalah Diaz, korban hanyut berusia tujuh tahun,&quot; ujar Jhon Erwin.



Setelah mendapatkan kepastian identitas, tutur dia, jenazah dibawa ke rumah duka pada pukul 11.40 WIB untuk dimakamkan.



&quot;Petugas melakukan pendampingan di rumah duka dan berkordinasi dengan aparat kewilayahan setempat. Jenazah dimakamkan di TPU Sinaraga pada pukul 12.50 Wib,&quot; tuturnya.



</description><content:encoded>

BANDUNG - Diaz, bocah laki-laki berusia 7 tahun hanyut terseret arus saat bermain di selokan Jalan Baladewa, Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo. Korban ditemukan meninggal di Sungai Citarum, Kampung Cihamirung, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Jumat (5/1/2024) dini hari. Jenazah korban telah dimakamkan di Tempat Permakaman Umum (TPU) Sirnaraga.

Diketahui, korban Diaz hilang terseret arus air selokan pada Minggu (31/12/2023) sore. Sebelum kejadian, dia tengah bermain bersama 2 temannya di selokan berarus deras. Saat itu, hujan deras mengguyur Kota Bandung dan sekitarnya. TIba-tiba air selokan membesar dan menyeret tubuh korban.

BACA JUGA:
Pencari Besi di Sungai Batanghari Dikabarkan Tenggelam

Kasi Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Jhon Erwin mengatakan pencarian dilakukan sejak Minggu (31/12/2023) hingga Jumat (5/1/2024) sore. Korban ditemukan oleh seorang warga Cihampelas, KBB yang tengah memancing.

&quot;Warga yang sedang mencari ikan di sungai, menemukan jasad anak kecil yang sudah mengalami pembengkakan sekitar pukul 01.00 WIB,&quot; kata Kasi Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung, Jumat (5/1/2024).

Jarak antara lokasi kejadian di Kelurahan Pajajaran, Cicendo, Kota Bandung dengan TKP penemuan jasad 5 korban sekitar 25 kilometer (km). Warga yang menemukan jenazah korban melapor ke petugas.

BACA JUGA:
Cerita Korban Selamat Kapal Tenggelam di Mamuju, Bikin Haru
Jhon Erwin menyatakan, setelah menerima laporan, petugas SAR gabungan bergerak ke lokasi dan membawa jenazah rumah duka. Namun, untuk memastikan identitas jenazah, Tim Inafis Polrestabes Bandung melakukan dentifikasi di Rumah Sakit (RS) Polri Sartika Asih Bandung.



&quot;Berdasarkan informasi dari RS Polri Sartika Asih, benar jenazah itu adalah Diaz, korban hanyut berusia tujuh tahun,&quot; ujar Jhon Erwin.



Setelah mendapatkan kepastian identitas, tutur dia, jenazah dibawa ke rumah duka pada pukul 11.40 WIB untuk dimakamkan.



&quot;Petugas melakukan pendampingan di rumah duka dan berkordinasi dengan aparat kewilayahan setempat. Jenazah dimakamkan di TPU Sinaraga pada pukul 12.50 Wib,&quot; tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
