<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Dorong Kesepakatan Sementara Cegah Konflik Laut China Selatan </title><description>Atasi Konflik Laut Cina Selatan, Ganjar Sebut Butuh Kesepakatan Sementara
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/07/337/2951066/ganjar-dorong-kesepakatan-sementara-cegah-konflik-laut-china-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/07/337/2951066/ganjar-dorong-kesepakatan-sementara-cegah-konflik-laut-china-selatan"/><item><title>Ganjar Dorong Kesepakatan Sementara Cegah Konflik Laut China Selatan </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/07/337/2951066/ganjar-dorong-kesepakatan-sementara-cegah-konflik-laut-china-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/07/337/2951066/ganjar-dorong-kesepakatan-sementara-cegah-konflik-laut-china-selatan</guid><pubDate>Minggu 07 Januari 2024 20:54 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/07/337/2951066/ganjar-dorong-kesepakatan-sementara-cegah-konflik-laut-china-selatan-VnHzYrZNwK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar dorong kesepakatan bersama cegah konflik Laut China Selatan. (tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/07/337/2951066/ganjar-dorong-kesepakatan-sementara-cegah-konflik-laut-china-selatan-VnHzYrZNwK.jpg</image><title>Ganjar dorong kesepakatan bersama cegah konflik Laut China Selatan. (tangkapan layar)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNy8xLzE3NTg5Mi81L3g4cjhzZW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menegaskan, dalam mengurai konflik Laut China Selatan (LCS), memerlukan kesepakatan sementara. Hal itu mengingat, masalah konflik LCS sudah 20 tahun lebih tidak pernah selesai.



&amp;ldquo;Indonesia bukan claimant. Jadi sebenarnya kita punya banyak langkah untuk bisa kita lakukan. Yang pertama adalah kita evaluasi perjalanan selama ini bagaimana di Laut Cina Selatan tidak pernah selesai. Sudah dengan DOC (Declaration on the Conduct of Parties in the South Cina Sea) sudah dengan COC (code of conduct), 20 tahun lebih tidak pernah selesai,&amp;rdquo; kata Ganjar pada debat ketiga Pilpres 2024, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).



&amp;ldquo;Maka usulan kami sangat jelas dan clear. Apa itu? Kesepakatan sementara? Kenapa kesepakatan sementara ini mesti kita dorong dan kita inisiatif agar kita bisa mencegah sesuatu yang tidak kita inginkan,&amp;rdquo; ujarya.






BACA JUGA:
Aiman Sebut Banyak Hal yang Bisa Dikritisi ke Prabowo di Debat Capres










Ganjar menyinggung masalah modernisasi peralatan Tiongkok.

&amp;ldquo;Kita tahu persis modernisasi peralatan di Tiongkok akan selesai di tahun 2027. Apa artinya? Kalau kita bicara One China Policy, maka seluruh Dunia pasti akan mengakui bagaimana peran itu.&amp;rdquo;



Kedua, kata Ganjar, ketika kemudian peran Tiongkok menjadi kuat, bukan tidak mungkin cerita-cerita potensi terjadinya konflik dengan negara lain akan muncul.

&amp;ldquo;Mungkin perangnya tidak sampai ke Indonesia tapi pada sisi lain kita bisa kena dampak.&amp;rdquo;






BACA JUGA:
Ketika Prabowo Hampiri Kubu Ganjar-Mahfud Salami Puan hingga Yenny Wahid










Berikutnya, Ganjar mengatakan bagaimana patroli Indonesia harus diperkuat di Laut Cina Selatan.

&amp;ldquo;Maka kita butuh tanker-tanker terapung yang bisa dipakai untuk tentara-tentara TNI Angkatan Laut kita untuk bisa berpatroli sehingga logistiknya menjadi sangat murah, tidak lagi kembali ke titik awal atau mereka bilang kami hanya pergi, kalau kembali kami tidak bisa lagi karena logistiknya kami habis.&amp;rdquo;








BACA JUGA:
Prabowo Sebut Utang Luar Negeri Indonesia Terendah di Dunia















&amp;ldquo;Maka inilah titik-titik penting yang mesti kita dorong dan kita akan bisa membawa posisi inisiatif ini untuk membuat tadi yang saya sampaikan adalah kesepakatan sementara untuk menghindari potensi-potensi yang lainnya lebih tinggi. Kita akan meredam dengan cara itu,&amp;rdquo; tuturnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNy8xLzE3NTg5Mi81L3g4cjhzZW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menegaskan, dalam mengurai konflik Laut China Selatan (LCS), memerlukan kesepakatan sementara. Hal itu mengingat, masalah konflik LCS sudah 20 tahun lebih tidak pernah selesai.



&amp;ldquo;Indonesia bukan claimant. Jadi sebenarnya kita punya banyak langkah untuk bisa kita lakukan. Yang pertama adalah kita evaluasi perjalanan selama ini bagaimana di Laut Cina Selatan tidak pernah selesai. Sudah dengan DOC (Declaration on the Conduct of Parties in the South Cina Sea) sudah dengan COC (code of conduct), 20 tahun lebih tidak pernah selesai,&amp;rdquo; kata Ganjar pada debat ketiga Pilpres 2024, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).



&amp;ldquo;Maka usulan kami sangat jelas dan clear. Apa itu? Kesepakatan sementara? Kenapa kesepakatan sementara ini mesti kita dorong dan kita inisiatif agar kita bisa mencegah sesuatu yang tidak kita inginkan,&amp;rdquo; ujarya.






BACA JUGA:
Aiman Sebut Banyak Hal yang Bisa Dikritisi ke Prabowo di Debat Capres










Ganjar menyinggung masalah modernisasi peralatan Tiongkok.

&amp;ldquo;Kita tahu persis modernisasi peralatan di Tiongkok akan selesai di tahun 2027. Apa artinya? Kalau kita bicara One China Policy, maka seluruh Dunia pasti akan mengakui bagaimana peran itu.&amp;rdquo;



Kedua, kata Ganjar, ketika kemudian peran Tiongkok menjadi kuat, bukan tidak mungkin cerita-cerita potensi terjadinya konflik dengan negara lain akan muncul.

&amp;ldquo;Mungkin perangnya tidak sampai ke Indonesia tapi pada sisi lain kita bisa kena dampak.&amp;rdquo;






BACA JUGA:
Ketika Prabowo Hampiri Kubu Ganjar-Mahfud Salami Puan hingga Yenny Wahid










Berikutnya, Ganjar mengatakan bagaimana patroli Indonesia harus diperkuat di Laut Cina Selatan.

&amp;ldquo;Maka kita butuh tanker-tanker terapung yang bisa dipakai untuk tentara-tentara TNI Angkatan Laut kita untuk bisa berpatroli sehingga logistiknya menjadi sangat murah, tidak lagi kembali ke titik awal atau mereka bilang kami hanya pergi, kalau kembali kami tidak bisa lagi karena logistiknya kami habis.&amp;rdquo;








BACA JUGA:
Prabowo Sebut Utang Luar Negeri Indonesia Terendah di Dunia















&amp;ldquo;Maka inilah titik-titik penting yang mesti kita dorong dan kita akan bisa membawa posisi inisiatif ini untuk membuat tadi yang saya sampaikan adalah kesepakatan sementara untuk menghindari potensi-potensi yang lainnya lebih tinggi. Kita akan meredam dengan cara itu,&amp;rdquo; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
