<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Italy Tagner, Pejabat Israel di Bahrain yang Pernah Bahas Normalisasi Indonesia dan Israel</title><description>Itay Tagner adalah Co-Founder dan menjabat sebagai Managing General Partner di Keren-Yam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/08/18/2951508/profil-italy-tagner-pejabat-israel-di-bahrain-yang-pernah-bahas-normalisasi-indonesia-dan-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/08/18/2951508/profil-italy-tagner-pejabat-israel-di-bahrain-yang-pernah-bahas-normalisasi-indonesia-dan-israel"/><item><title>Profil Italy Tagner, Pejabat Israel di Bahrain yang Pernah Bahas Normalisasi Indonesia dan Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/08/18/2951508/profil-italy-tagner-pejabat-israel-di-bahrain-yang-pernah-bahas-normalisasi-indonesia-dan-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/08/18/2951508/profil-italy-tagner-pejabat-israel-di-bahrain-yang-pernah-bahas-normalisasi-indonesia-dan-israel</guid><pubDate>Senin 08 Januari 2024 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Regina Sekar Arum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/08/18/2951508/profil-italy-tagner-pejabat-israel-di-bahrain-yang-pernah-bahas-normalisasi-indonesia-dan-israel-yMWyR1f8Qv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Profil Italy Tagner, pejabat Israel di Bahrain yang pernah bahas normalisasi Israel-Indonesia (Foto: Flickr)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/08/18/2951508/profil-italy-tagner-pejabat-israel-di-bahrain-yang-pernah-bahas-normalisasi-indonesia-dan-israel-yMWyR1f8Qv.jpg</image><title>Profil Italy Tagner, pejabat Israel di Bahrain yang pernah bahas normalisasi Israel-Indonesia (Foto: Flickr)</title></images><description>
ISRAEL - Pengalaman gabungan Itay Tagner selama 25 tahun di bidang bisnis dan diplomasi, tersebar di 4 benua sebagai eksekutif bisnis senior, konsultan, dan diplomat senior.

Itay Tagner adalah Co-Founder dan menjabat sebagai Managing General Partner di Keren-Yam. Sebelumnya, ItaLy menjabat sebagai Utusan Khusus Israel untuk Energi, yang meresmikan struktur bisnis internasional dan regional di gas, listrik, dan energi terbarukan.



BACA JUGA:
Presiden Herzog Tegaskan Pengusiran Warga Palestina dari Gaza Bukan Sikap Resmi Israel

Kemudian, Itay menjadi kepala kedutaan Israel pertama di Bahrain dan benar-benar membangun hubungan antara kedua negara di lapangan. Itay meraih gelar B.A. Manajemen Publik, dan gelar M.A. dalam konsultasi Organisasi serta Resolusi dan Negosiasi Konflik.



BACA JUGA:
3 Senjata Israel Paling Laku di Dunia


Melansir Middle East Monitor, Itay tampak berdiskusi dengan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto di sela-sela Konferensi Dialog IISS Manama tahunan Bahrain. Pertemuan keduanya menimbulkan spekulasi terkait normalisasi hubungan antara Israel dengan Indonesia, menyusul kesepakatan Abraham yang ditengahi AS.

Pada awal tahun 2022, para pejabat AS di pemerintahan Trump mengatakan bahwa Indonesia dan Mauritania hampir mencapai perjanjian normalisasi mereka sendiri dengan Israel.
Mauritania dan Indonesia berada di urutan teratas dalam daftar tersebut, namun mereka berubah berdasarkan berbagai keadaan. Seorang anggota parlemen senior Indonesia menekankan bahwa negaranya tidak akan pernah menormalisasikan hubungan dengan Israel, dan membenarkan klaim terkait AS yang menawarkan negara tersebut sebesar USD2 miliar atau sekitar Rp31 triliun untuk melakukan hal tersebut.</description><content:encoded>
ISRAEL - Pengalaman gabungan Itay Tagner selama 25 tahun di bidang bisnis dan diplomasi, tersebar di 4 benua sebagai eksekutif bisnis senior, konsultan, dan diplomat senior.

Itay Tagner adalah Co-Founder dan menjabat sebagai Managing General Partner di Keren-Yam. Sebelumnya, ItaLy menjabat sebagai Utusan Khusus Israel untuk Energi, yang meresmikan struktur bisnis internasional dan regional di gas, listrik, dan energi terbarukan.



BACA JUGA:
Presiden Herzog Tegaskan Pengusiran Warga Palestina dari Gaza Bukan Sikap Resmi Israel

Kemudian, Itay menjadi kepala kedutaan Israel pertama di Bahrain dan benar-benar membangun hubungan antara kedua negara di lapangan. Itay meraih gelar B.A. Manajemen Publik, dan gelar M.A. dalam konsultasi Organisasi serta Resolusi dan Negosiasi Konflik.



BACA JUGA:
3 Senjata Israel Paling Laku di Dunia


Melansir Middle East Monitor, Itay tampak berdiskusi dengan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto di sela-sela Konferensi Dialog IISS Manama tahunan Bahrain. Pertemuan keduanya menimbulkan spekulasi terkait normalisasi hubungan antara Israel dengan Indonesia, menyusul kesepakatan Abraham yang ditengahi AS.

Pada awal tahun 2022, para pejabat AS di pemerintahan Trump mengatakan bahwa Indonesia dan Mauritania hampir mencapai perjanjian normalisasi mereka sendiri dengan Israel.
Mauritania dan Indonesia berada di urutan teratas dalam daftar tersebut, namun mereka berubah berdasarkan berbagai keadaan. Seorang anggota parlemen senior Indonesia menekankan bahwa negaranya tidak akan pernah menormalisasikan hubungan dengan Israel, dan membenarkan klaim terkait AS yang menawarkan negara tersebut sebesar USD2 miliar atau sekitar Rp31 triliun untuk melakukan hal tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
