<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Direktur TPM Rake Narendra: Hanya Ganjar yang Sebut Pentingnya Peran Diaspora Indonesia   </title><description>Hanya Ganjar Pranowo yang menyebut pentingnya peran diaspora Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/08/337/2951566/direktur-tpm-rake-narendra-hanya-ganjar-yang-sebut-pentingnya-peran-diaspora-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/08/337/2951566/direktur-tpm-rake-narendra-hanya-ganjar-yang-sebut-pentingnya-peran-diaspora-indonesia"/><item><title>Direktur TPM Rake Narendra: Hanya Ganjar yang Sebut Pentingnya Peran Diaspora Indonesia   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/08/337/2951566/direktur-tpm-rake-narendra-hanya-ganjar-yang-sebut-pentingnya-peran-diaspora-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/08/337/2951566/direktur-tpm-rake-narendra-hanya-ganjar-yang-sebut-pentingnya-peran-diaspora-indonesia</guid><pubDate>Senin 08 Januari 2024 17:54 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/08/337/2951566/direktur-tpm-rake-narendra-hanya-ganjar-yang-sebut-pentingnya-peran-diaspora-indonesia-j6tJMlAien.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rake Narendra. (Foto: TPM Ganjar-Mahfud)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/08/337/2951566/direktur-tpm-rake-narendra-hanya-ganjar-yang-sebut-pentingnya-peran-diaspora-indonesia-j6tJMlAien.jpg</image><title>Rake Narendra. (Foto: TPM Ganjar-Mahfud)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNy8xLzE3NTkwMi81L3g4cjh3ZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Direktur Pemenangan Diaspora Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar-Mahfud, Rake Narendra N. Ampeldenta menilai hanya Ganjar Pranowo yang menyebut pentingnya peran diaspora Indonesia. Kemudian ia menilai Ganjar tampil memukau dan tampak menguasai masalah juga sangat solutif dalam menjawab pertanyan-pertanyaan dari panelis.

&quot;Saya rasa hanya Pak Ganjar yang menyebut pentingnya peran Diaspora Indonesia terutama sebagai bagian dari diplomasi luar negeri. Tadi kita lihat bagaimana Pak Ganjar menyebut NIKI, Rich Brian, Voice of Baceprot yang mampu membawa nama Indonesia dipentas dunia,&quot; tutur Rake, Senin (8/1/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Andi Widjajanto: Debat Terakhir Kembali Jadi Panggung Ganjar Pranowo

Kemudian Rake juga mengapresiasi Ganjar yang menyebut Carina, ilmuwan dan peneliti asal Jakarta yang berprofesi sebagai Senior Scientist di Oxford yang merupakan salah satu ilmuwan inti di balik formulasi vaksin COVID-19 AstraZeneca. Rake menyebut ini menjadi angin segar bagi dunia riset dan inovasi di Indonesia, di mana Ganjar juga menyebutkan hal tersebut dalam dokumen visi-misinya.&amp;nbsp;

&quot;Tadi kita juga lihat bagaimana Pak Ganjar juga mengapresiasi Carina, ilmuwan kita yang hebat yang merupakan salah satu ilmuwan di balik Vaksin COVID-19 AstraZeneca. Ini menjadi angin segar bagi dunia riset dan inovasi kita ke depan, bahwa Pak Ganjar ke depan akan melibatkan talenta-talenta terbaik kita untuk berkolaborasi membangun ekosistem riset kita. Kalau kita lihat dalam dokumen visi-misi juga jelas bahwa Pak Ganjar menyiapkan beberapa strategi untuk membangun ekosistem riset dan inovasi kita, seperti meningkatkan dana riset dan inovasi sebesar 1 persen atau lebih dari PDB secara bertahap pada 2029&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Dinilai Menang Debat Ketiga Capres, Shownya Bagus dan Outfitnya Memikat

Rake juga menggarisbawahi peran penting Kedutaan Besar Indonesia yang ada di luar negeri sebagai promotor kebudayaan Indonesia dan menarik potensi yang ada di Luar Negeri untuk masuk ke Indonesia yang juga disebut oleh Ganjar saat debat.&quot;Peran Kedutaan Besar kita diluar ini sangat penting ya sebagai fasilitator kalau Pak Ganjar tadi bilang dalam debat, tenaga pemasar apa yang ada di dalam Negeri dan menarik potensi yang bisa bermanfaat untuk dibawa ke dalam Negeri. Kalau kita lihat dalam dokumen visi-misi juga kita lihat bahwa Ganjar-Mahfud menilai pentingnya Kedutaan Besar sebagai ujung tombak pelayanan WNI, sebagai ujung tombak ekspor, dan yang tidak kalah penting adalah perlindungan PMI dan pelayanan WNI yang responsif di luar negeri,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNy8xLzE3NTkwMi81L3g4cjh3ZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Direktur Pemenangan Diaspora Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar-Mahfud, Rake Narendra N. Ampeldenta menilai hanya Ganjar Pranowo yang menyebut pentingnya peran diaspora Indonesia. Kemudian ia menilai Ganjar tampil memukau dan tampak menguasai masalah juga sangat solutif dalam menjawab pertanyan-pertanyaan dari panelis.

&quot;Saya rasa hanya Pak Ganjar yang menyebut pentingnya peran Diaspora Indonesia terutama sebagai bagian dari diplomasi luar negeri. Tadi kita lihat bagaimana Pak Ganjar menyebut NIKI, Rich Brian, Voice of Baceprot yang mampu membawa nama Indonesia dipentas dunia,&quot; tutur Rake, Senin (8/1/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Andi Widjajanto: Debat Terakhir Kembali Jadi Panggung Ganjar Pranowo

Kemudian Rake juga mengapresiasi Ganjar yang menyebut Carina, ilmuwan dan peneliti asal Jakarta yang berprofesi sebagai Senior Scientist di Oxford yang merupakan salah satu ilmuwan inti di balik formulasi vaksin COVID-19 AstraZeneca. Rake menyebut ini menjadi angin segar bagi dunia riset dan inovasi di Indonesia, di mana Ganjar juga menyebutkan hal tersebut dalam dokumen visi-misinya.&amp;nbsp;

&quot;Tadi kita juga lihat bagaimana Pak Ganjar juga mengapresiasi Carina, ilmuwan kita yang hebat yang merupakan salah satu ilmuwan di balik Vaksin COVID-19 AstraZeneca. Ini menjadi angin segar bagi dunia riset dan inovasi kita ke depan, bahwa Pak Ganjar ke depan akan melibatkan talenta-talenta terbaik kita untuk berkolaborasi membangun ekosistem riset kita. Kalau kita lihat dalam dokumen visi-misi juga jelas bahwa Pak Ganjar menyiapkan beberapa strategi untuk membangun ekosistem riset dan inovasi kita, seperti meningkatkan dana riset dan inovasi sebesar 1 persen atau lebih dari PDB secara bertahap pada 2029&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Dinilai Menang Debat Ketiga Capres, Shownya Bagus dan Outfitnya Memikat

Rake juga menggarisbawahi peran penting Kedutaan Besar Indonesia yang ada di luar negeri sebagai promotor kebudayaan Indonesia dan menarik potensi yang ada di Luar Negeri untuk masuk ke Indonesia yang juga disebut oleh Ganjar saat debat.&quot;Peran Kedutaan Besar kita diluar ini sangat penting ya sebagai fasilitator kalau Pak Ganjar tadi bilang dalam debat, tenaga pemasar apa yang ada di dalam Negeri dan menarik potensi yang bisa bermanfaat untuk dibawa ke dalam Negeri. Kalau kita lihat dalam dokumen visi-misi juga kita lihat bahwa Ganjar-Mahfud menilai pentingnya Kedutaan Besar sebagai ujung tombak pelayanan WNI, sebagai ujung tombak ekspor, dan yang tidak kalah penting adalah perlindungan PMI dan pelayanan WNI yang responsif di luar negeri,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
