<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawaslu: Pemilu Jujur Lahirkan Pemimpin yang Dapat Dipercaya</title><description>Pemilu adalah instrument satu-satunya dalam negara demokrasi untuk menghasilkan Pemerintahan yang berkualitas mewakili harapan Rakyat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/08/337/2951675/bawaslu-pemilu-jujur-lahirkan-pemimpin-yang-dapat-dipercaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/08/337/2951675/bawaslu-pemilu-jujur-lahirkan-pemimpin-yang-dapat-dipercaya"/><item><title>Bawaslu: Pemilu Jujur Lahirkan Pemimpin yang Dapat Dipercaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/08/337/2951675/bawaslu-pemilu-jujur-lahirkan-pemimpin-yang-dapat-dipercaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/08/337/2951675/bawaslu-pemilu-jujur-lahirkan-pemimpin-yang-dapat-dipercaya</guid><pubDate>Senin 08 Januari 2024 21:18 WIB</pubDate><dc:creator>Aufi Shabirah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/08/337/2951675/bawaslu-pemilu-jujur-lahirkan-pemimpin-yang-dapat-dipercaya-cSvavQNWoT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diskusi Publik MPW Pemuda ICMI Riau</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/08/337/2951675/bawaslu-pemilu-jujur-lahirkan-pemimpin-yang-dapat-dipercaya-cSvavQNWoT.jpg</image><title>Diskusi Publik MPW Pemuda ICMI Riau</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNC8xLzE3NTc5OC81L3g4cjVpM3A=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash;Bawaslu Provinsi Riau Amirudin Sijaya mengatakan, sebagian masyarakat saat ini tidak percaya terhadap penyelenggaran pemilu.&amp;nbsp;
&quot;Kami berharap semua stakeholder Pemilu bisa berkomitmen untuk terselenggaranya Pemilu yang bersih, adil dan jujur,&quot; ujarnya saat menghadiri diskusi publik yang diadakan MPW Pemuda ICMI Riau, Senin (8/1/2024).

BACA JUGA:
Marak Politik Uang Jelang Pilpres 2024, Haedar Nashir: Bawaslu Jangan Ngantuk

&quot;Sehingga bisa melahirkan pemimpin  yang legitimatif yang benar-benar dipercaya oleh masyarakat,&quot;sambungnya.
Menurutnya, Pemilu adalah instrument satu-satunya dalam negara demokrasi untuk menghasilkan Pemerintahan yang berkualitas mewakili harapan Rakyat.

BACA JUGA:
Ganjar: Bawaslu Harus Tunjukkan Taring, Kalau Tidak Tak Akan Dipercaya

&quot;Jangan sampai Pemilu dirusak oleh kepentingan segelintir orang yang memiliki tujuan pragmatis dengan menggadaikan kepentingan dan tujuan megara dan bangsa yang sangat besar,&quot; ujarnya.
Tokoh Masyarakat Riau Chaidir, mengharapkan bahwa elemen negara seperti TNI, Polri dan ASN harus memastikan jalannya pemilu dengan jujur.
&quot;Ini penting sebab kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia jauh lebih penting diatas semua kepentingan,&quot; kata Chaidir.

Mantan anggota DPRD Provinsi Riau ini menambahkan, penyelenggara negara diharapkan bersikap netral dalam menjaga wibawa dan integritas pemilu untuk kelangsungan kehidupan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Director Political Economy and Policy Studies, Anthony Budiawan berharap, Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik, tanpa ada kecurangan. &quot;Pemilu yang curang adalah bentuk pengkhianatan terhadap negara dan konstitusi,&quot; ujar Anthony.





Dalam acara ini, Majelis Pengurus Pusat Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (MPP Pemuda ICMI) membuat survei.

Sebanyak 85,2 persen dari total responden yang diminta tanggapannya menyebutkan bahwa ancaman adanya disintegrasi bangsa jika saja pemilu ini berlangsung curang, tidak adil dan tidak transparan.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNC8xLzE3NTc5OC81L3g4cjVpM3A=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash;Bawaslu Provinsi Riau Amirudin Sijaya mengatakan, sebagian masyarakat saat ini tidak percaya terhadap penyelenggaran pemilu.&amp;nbsp;
&quot;Kami berharap semua stakeholder Pemilu bisa berkomitmen untuk terselenggaranya Pemilu yang bersih, adil dan jujur,&quot; ujarnya saat menghadiri diskusi publik yang diadakan MPW Pemuda ICMI Riau, Senin (8/1/2024).

BACA JUGA:
Marak Politik Uang Jelang Pilpres 2024, Haedar Nashir: Bawaslu Jangan Ngantuk

&quot;Sehingga bisa melahirkan pemimpin  yang legitimatif yang benar-benar dipercaya oleh masyarakat,&quot;sambungnya.
Menurutnya, Pemilu adalah instrument satu-satunya dalam negara demokrasi untuk menghasilkan Pemerintahan yang berkualitas mewakili harapan Rakyat.

BACA JUGA:
Ganjar: Bawaslu Harus Tunjukkan Taring, Kalau Tidak Tak Akan Dipercaya

&quot;Jangan sampai Pemilu dirusak oleh kepentingan segelintir orang yang memiliki tujuan pragmatis dengan menggadaikan kepentingan dan tujuan megara dan bangsa yang sangat besar,&quot; ujarnya.
Tokoh Masyarakat Riau Chaidir, mengharapkan bahwa elemen negara seperti TNI, Polri dan ASN harus memastikan jalannya pemilu dengan jujur.
&quot;Ini penting sebab kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia jauh lebih penting diatas semua kepentingan,&quot; kata Chaidir.

Mantan anggota DPRD Provinsi Riau ini menambahkan, penyelenggara negara diharapkan bersikap netral dalam menjaga wibawa dan integritas pemilu untuk kelangsungan kehidupan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Director Political Economy and Policy Studies, Anthony Budiawan berharap, Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik, tanpa ada kecurangan. &quot;Pemilu yang curang adalah bentuk pengkhianatan terhadap negara dan konstitusi,&quot; ujar Anthony.





Dalam acara ini, Majelis Pengurus Pusat Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (MPP Pemuda ICMI) membuat survei.

Sebanyak 85,2 persen dari total responden yang diminta tanggapannya menyebutkan bahwa ancaman adanya disintegrasi bangsa jika saja pemilu ini berlangsung curang, tidak adil dan tidak transparan.

</content:encoded></item></channel></rss>
