<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinkes Depok: Kasus Aktif Covid-19 Capai 231</title><description>&quot;Hampir seluruhnya isoman. Pemantauan dari puskesmas setempat,&quot; ujarnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/08/338/2951197/dinkes-depok-kasus-aktif-covid-19-capai-231</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/08/338/2951197/dinkes-depok-kasus-aktif-covid-19-capai-231"/><item><title>Dinkes Depok: Kasus Aktif Covid-19 Capai 231</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/08/338/2951197/dinkes-depok-kasus-aktif-covid-19-capai-231</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/08/338/2951197/dinkes-depok-kasus-aktif-covid-19-capai-231</guid><pubDate>Senin 08 Januari 2024 06:35 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/08/338/2951197/dinkes-depok-kasus-aktif-covid-19-capai-231-B3j3RblLYu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/08/338/2951197/dinkes-depok-kasus-aktif-covid-19-capai-231-B3j3RblLYu.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMi8xLzE3NTczMS81L3g4cjNibDM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Mary Liziawati menyebut kasus Covid-19 tembus hingga 425 kasus periode September 2023 hingga awal Januari 2024. Sedangkan kasus aktif saat ini sebanyak 231 kasus.
&quot;Jumlah kasus kumulatif sejak 1 September 2023 - 3 Januari 2024 sebanyak 425 kasus, Jumlah kasus aktif mencapai 231 dan sembuh 193,&quot; kata Mary saat dikonfirmasi, Senin (8/1/2024).
Mary menambahkan bahwa hampir seluruh pasien kasus Covid-19 di Depok menjalani isolasi mandiri (Isoman) dengan pemantauan ketat dari Puskesmas setempat.

BACA JUGA:
Apakah Boleh Vaksin Covid Lebih dari 4 Kali saat Ini?

&quot;Hampir seluruhnya isoman. Pemantauan dari puskesmas setempat,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/07-Dinkes Tentang Kewaspadaan Terhadap Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Depok.

BACA JUGA:
Vaksin Covid-19 Berbayar, DPR: Harus Dilihat dari Perspektif yang Lebih Luas

Adapun SE yang dikeluarkan tersebut menindaklanjuti SE Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor: HK.02.02/C/4815/2023 dan Surat Edaran Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nomor: 25902/KS.02.01/P2P tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Lonjakan Kasus Covid-19.SE yang ditandatangani pada 5 Januari 2023 tersebut, diterbitkan di tengah Coronavirus atau Covid-19 yang kembali merebak pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Depok khususnya.

&amp;ldquo;Dikeluarkan SE ini untuk memberikan imbauan kepada masyarakat karena Covid-19 kembali meningkat pada pekan terakhir Desember 2023,&amp;rdquo; kata Idris dalam keterangannya, Jumat (5/1/2024).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMi8xLzE3NTczMS81L3g4cjNibDM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Mary Liziawati menyebut kasus Covid-19 tembus hingga 425 kasus periode September 2023 hingga awal Januari 2024. Sedangkan kasus aktif saat ini sebanyak 231 kasus.
&quot;Jumlah kasus kumulatif sejak 1 September 2023 - 3 Januari 2024 sebanyak 425 kasus, Jumlah kasus aktif mencapai 231 dan sembuh 193,&quot; kata Mary saat dikonfirmasi, Senin (8/1/2024).
Mary menambahkan bahwa hampir seluruh pasien kasus Covid-19 di Depok menjalani isolasi mandiri (Isoman) dengan pemantauan ketat dari Puskesmas setempat.

BACA JUGA:
Apakah Boleh Vaksin Covid Lebih dari 4 Kali saat Ini?

&quot;Hampir seluruhnya isoman. Pemantauan dari puskesmas setempat,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/07-Dinkes Tentang Kewaspadaan Terhadap Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Depok.

BACA JUGA:
Vaksin Covid-19 Berbayar, DPR: Harus Dilihat dari Perspektif yang Lebih Luas

Adapun SE yang dikeluarkan tersebut menindaklanjuti SE Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor: HK.02.02/C/4815/2023 dan Surat Edaran Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nomor: 25902/KS.02.01/P2P tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Lonjakan Kasus Covid-19.SE yang ditandatangani pada 5 Januari 2023 tersebut, diterbitkan di tengah Coronavirus atau Covid-19 yang kembali merebak pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Depok khususnya.

&amp;ldquo;Dikeluarkan SE ini untuk memberikan imbauan kepada masyarakat karena Covid-19 kembali meningkat pada pekan terakhir Desember 2023,&amp;rdquo; kata Idris dalam keterangannya, Jumat (5/1/2024).</content:encoded></item></channel></rss>
