<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Subang Diterjang Longsor, Dua Warga Tewas dan Beberapa Lainnya Masih Hilang</title><description>Dalam peristiwa itu dilaporkan ada warga meninggal dunia, hilang dan luka-luka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/08/525/2951182/subang-diterjang-longsor-dua-warga-tewas-dan-beberapa-lainnya-masih-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/08/525/2951182/subang-diterjang-longsor-dua-warga-tewas-dan-beberapa-lainnya-masih-hilang"/><item><title>Subang Diterjang Longsor, Dua Warga Tewas dan Beberapa Lainnya Masih Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/08/525/2951182/subang-diterjang-longsor-dua-warga-tewas-dan-beberapa-lainnya-masih-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/08/525/2951182/subang-diterjang-longsor-dua-warga-tewas-dan-beberapa-lainnya-masih-hilang</guid><pubDate>Senin 08 Januari 2024 05:30 WIB</pubDate><dc:creator>Didin Jalaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/08/525/2951182/subang-diterjang-longsor-dua-warga-tewas-dan-beberapa-lainnya-masih-hilang-TaKhDXn3HO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/08/525/2951182/subang-diterjang-longsor-dua-warga-tewas-dan-beberapa-lainnya-masih-hilang-TaKhDXn3HO.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNi8xLzE3NTg2MS81L3g4cjd2Mjc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUBANG - Bencana longsor menerjang Kabupaten Subang, Jawa Barat, tepatnya di sekitar mata air Cipondok, Kampung Cipondok Desa Pasanggrahan Kecamatan Kasomalang, Minggu 7 Januari 2024 sore.
Dalam peristiwa itu dilaporkan ada warga meninggal dunia, hilang dan luka-luka.
&quot;Sejauh ini ada dua warga yang dilaporkan meninggal dunia dan beberapa luka-luka. Dan (Korban hilang) masih dalam pencarian,&quot; ungkap Kepala Pelaksana BPBD Subang Udin Jazudin saat dibubungi, Minggu 7 Januari 2024 malam.

BACA JUGA:
 Longsor Terjang Subang, BPBD Jabar : Akibat Hujan Intensitas Tinggi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban yang dilaporkan hilang oleh warga dilakukan pencarian hingga malam. Namun pencarian korban yang dilakukan Tim BPBD dibantu warga dan aparat TNI/Polri terkendala medan yang tidak mememungkinkan dan kurangnya pencahayaan. Sehingga pencarian korban dihentikan dan akan dilakukan besok pagi.

BACA JUGA:
 Subang Diterjang Tanah Longsor, Lima Orang Tertimbun dan Belasan Terluka&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Untuk jumlah korban belum, masih proses pendataan semua. Nanti (kita sampaikan),&quot; ujarnya.Berdasarkan informasi yang didapat, longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi. Peristiwa ini menyebabkan beberapa bangunan rumah dan sebuah warung tergerus, termasuk Objek Wisata Air Cipondok rusak terbawa arus material longsor.

Dalam peristiwa ini diduga masih terdapat beberapa korban yang masih tertimbun material longsor dan belum diketemukan. Sementara saat longsor ada sedikitnya 11 orang luka-luka yang sudah dilarikan ke Puskesmas Kasomalang dan Cisalak untuk mendapatkan perawatan medis. Jumlah korban bisa bertambah.

Menurut informasi, pasca kejadian ini pemerintah setempat mengevakuasi sedikitnya 300 warga setempat yang dievakuasi ke tempat pengungsian, terutama mereka yang tinggal di sekitar lokasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisufasi adanya longsor susulan.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNi8xLzE3NTg2MS81L3g4cjd2Mjc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUBANG - Bencana longsor menerjang Kabupaten Subang, Jawa Barat, tepatnya di sekitar mata air Cipondok, Kampung Cipondok Desa Pasanggrahan Kecamatan Kasomalang, Minggu 7 Januari 2024 sore.
Dalam peristiwa itu dilaporkan ada warga meninggal dunia, hilang dan luka-luka.
&quot;Sejauh ini ada dua warga yang dilaporkan meninggal dunia dan beberapa luka-luka. Dan (Korban hilang) masih dalam pencarian,&quot; ungkap Kepala Pelaksana BPBD Subang Udin Jazudin saat dibubungi, Minggu 7 Januari 2024 malam.

BACA JUGA:
 Longsor Terjang Subang, BPBD Jabar : Akibat Hujan Intensitas Tinggi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban yang dilaporkan hilang oleh warga dilakukan pencarian hingga malam. Namun pencarian korban yang dilakukan Tim BPBD dibantu warga dan aparat TNI/Polri terkendala medan yang tidak mememungkinkan dan kurangnya pencahayaan. Sehingga pencarian korban dihentikan dan akan dilakukan besok pagi.

BACA JUGA:
 Subang Diterjang Tanah Longsor, Lima Orang Tertimbun dan Belasan Terluka&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Untuk jumlah korban belum, masih proses pendataan semua. Nanti (kita sampaikan),&quot; ujarnya.Berdasarkan informasi yang didapat, longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi. Peristiwa ini menyebabkan beberapa bangunan rumah dan sebuah warung tergerus, termasuk Objek Wisata Air Cipondok rusak terbawa arus material longsor.

Dalam peristiwa ini diduga masih terdapat beberapa korban yang masih tertimbun material longsor dan belum diketemukan. Sementara saat longsor ada sedikitnya 11 orang luka-luka yang sudah dilarikan ke Puskesmas Kasomalang dan Cisalak untuk mendapatkan perawatan medis. Jumlah korban bisa bertambah.

Menurut informasi, pasca kejadian ini pemerintah setempat mengevakuasi sedikitnya 300 warga setempat yang dievakuasi ke tempat pengungsian, terutama mereka yang tinggal di sekitar lokasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisufasi adanya longsor susulan.





</content:encoded></item></channel></rss>
