<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel Klaim Bertanggung Jawas Atas Kematian Komandan Hizbullah yang Tewas di Lebanon</title><description>Katz menambahkan bahwa Israel membuat Hizbullah &amp;ldquo;membayar akibatnya.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/09/18/2951903/israel-klaim-bertanggung-jawas-atas-kematian-komandan-hizbullah-yang-tewas-di-lebanon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/09/18/2951903/israel-klaim-bertanggung-jawas-atas-kematian-komandan-hizbullah-yang-tewas-di-lebanon"/><item><title>Israel Klaim Bertanggung Jawas Atas Kematian Komandan Hizbullah yang Tewas di Lebanon</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/09/18/2951903/israel-klaim-bertanggung-jawas-atas-kematian-komandan-hizbullah-yang-tewas-di-lebanon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/09/18/2951903/israel-klaim-bertanggung-jawas-atas-kematian-komandan-hizbullah-yang-tewas-di-lebanon</guid><pubDate>Selasa 09 Januari 2024 12:07 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/09/18/2951903/israel-klaim-bertanggung-jawas-atas-kematian-komandan-hizbullah-yang-tewas-di-lebanon-aSGFT4dsYQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Israel klaim bertanggung jawab atas kematian komandan Hizbullah yang tewas di Lebanon (Foto: Media Militer Hizbullah/AP) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/09/18/2951903/israel-klaim-bertanggung-jawas-atas-kematian-komandan-hizbullah-yang-tewas-di-lebanon-aSGFT4dsYQ.jpg</image><title>Israel klaim bertanggung jawab atas kematian komandan Hizbullah yang tewas di Lebanon (Foto: Media Militer Hizbullah/AP) </title></images><description>ISRAEL &amp;ndash; Israel mengaku bertanggung jawab atas kematian seorang komandan senior Hizbullah di Lebanon. Hal ini diungkapkan Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz dalam sebuah wawancara dengan Channel 14 Israel pada Senin (8/1/2024).

&amp;ldquo;Mengenai serangan di Lebanon selatan, kami memang bertanggung jawab,&amp;rdquo; terangnya dalam wawancara.
&amp;ldquo;Ini adalah bagian dari perang kami,&amp;rdquo; lanjutnya.


BACA JUGA:
Komandan Senior Hizbullah Tewas di Lebanon, Diduga Serangan Israel

&amp;ldquo;Kami menargetkan warga Hizbullah, infrastrukturnya, sistem yang berhasil mereka terapkan untuk menghalangi Israel,&amp;rdquo; ujarnya.
Katz menambahkan bahwa Israel membuat Hizbullah &amp;ldquo;membayar akibatnya.&amp;rdquo;


BACA JUGA:
Kirim Pesan Khusus ke Hizbullah, Netanyahu: Mereka Buat Kesalahan Besar

&amp;ldquo;Kami tidak menetapkan tujuan untuk menggagalkan 150.000 rudal,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Kami menetapkan tujuan untuk memulihkan keamanan bagi penduduk di utara, memulihkan keamanan bagi penduduk di selatan dan Negara Israel,&amp;rdquo; tambahnya.

Katz juga menegaskan kembali bahwa Israel belum mengaku bertanggung jawab atas ledakan pekan lalu di Beirut selatan yang menewaskan wakil kepala biro politik Hamas, Saleh Al-Arouri.
Seperti diketahui, Wissam Tawil, seorang komandan senior pasukan Radwan Hizbullah tewas akibat serangan pesawat tak berawak Israel di mobilnya di Lebanon selatan.
Wissam Tawil dilaporkan adalah anggota pasukan elit Radwan Force, dan salah satu tokoh Hizbullah paling terkemuka yang terbunuh dalam kekerasan saat ini.



Militer Israel sebelumnya tidak berkomentar, namun mengatakan pihaknya telah menyerang sasaran Hizbullah sebagai respons terhadap serangan lintas batas.



Bentrokan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas.



Hizbullah adalah kelompok yang didukung Iran dan memiliki kekuatan militer dan politik yang besar di Lebanon. Kelompok ini ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Israel, Inggris, dan negara-negara Barat lainnya.



Para pejuangnya saling baku tembak dengan pasukan Israel hampir setiap hari di sepanjang perbatasan sejak dimulainya perang antara Israel dan kelompok Palestina Hamas di Jalur Gaza pada 7 Oktober.



Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa dua orang &amp;ndash; yang tidak disebutkan namanya &amp;ndash; tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan sebuah mobil di daerah al-Dabsha di Khirbet Selim sekitar pukul 10:15 (08:15 GMT) pada Senin (8/1/2024).

</description><content:encoded>ISRAEL &amp;ndash; Israel mengaku bertanggung jawab atas kematian seorang komandan senior Hizbullah di Lebanon. Hal ini diungkapkan Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz dalam sebuah wawancara dengan Channel 14 Israel pada Senin (8/1/2024).

&amp;ldquo;Mengenai serangan di Lebanon selatan, kami memang bertanggung jawab,&amp;rdquo; terangnya dalam wawancara.
&amp;ldquo;Ini adalah bagian dari perang kami,&amp;rdquo; lanjutnya.


BACA JUGA:
Komandan Senior Hizbullah Tewas di Lebanon, Diduga Serangan Israel

&amp;ldquo;Kami menargetkan warga Hizbullah, infrastrukturnya, sistem yang berhasil mereka terapkan untuk menghalangi Israel,&amp;rdquo; ujarnya.
Katz menambahkan bahwa Israel membuat Hizbullah &amp;ldquo;membayar akibatnya.&amp;rdquo;


BACA JUGA:
Kirim Pesan Khusus ke Hizbullah, Netanyahu: Mereka Buat Kesalahan Besar

&amp;ldquo;Kami tidak menetapkan tujuan untuk menggagalkan 150.000 rudal,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Kami menetapkan tujuan untuk memulihkan keamanan bagi penduduk di utara, memulihkan keamanan bagi penduduk di selatan dan Negara Israel,&amp;rdquo; tambahnya.

Katz juga menegaskan kembali bahwa Israel belum mengaku bertanggung jawab atas ledakan pekan lalu di Beirut selatan yang menewaskan wakil kepala biro politik Hamas, Saleh Al-Arouri.
Seperti diketahui, Wissam Tawil, seorang komandan senior pasukan Radwan Hizbullah tewas akibat serangan pesawat tak berawak Israel di mobilnya di Lebanon selatan.
Wissam Tawil dilaporkan adalah anggota pasukan elit Radwan Force, dan salah satu tokoh Hizbullah paling terkemuka yang terbunuh dalam kekerasan saat ini.



Militer Israel sebelumnya tidak berkomentar, namun mengatakan pihaknya telah menyerang sasaran Hizbullah sebagai respons terhadap serangan lintas batas.



Bentrokan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas.



Hizbullah adalah kelompok yang didukung Iran dan memiliki kekuatan militer dan politik yang besar di Lebanon. Kelompok ini ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Israel, Inggris, dan negara-negara Barat lainnya.



Para pejuangnya saling baku tembak dengan pasukan Israel hampir setiap hari di sepanjang perbatasan sejak dimulainya perang antara Israel dan kelompok Palestina Hamas di Jalur Gaza pada 7 Oktober.



Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa dua orang &amp;ndash; yang tidak disebutkan namanya &amp;ndash; tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan sebuah mobil di daerah al-Dabsha di Khirbet Selim sekitar pukul 10:15 (08:15 GMT) pada Senin (8/1/2024).

</content:encoded></item></channel></rss>
