<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! Tenda Hajatan Tutup Akses Jalan di Kembangan Sebabkan Macet, Bikin Polisi Geram</title><description>Kapolsek Kembangan, Kompol Billy Gustiano membenarkan ada keluhan dari warga. Hajatan tersebut langsung ditertibkan petugas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/09/338/2952144/viral-tenda-hajatan-tutup-akses-jalan-di-kembangan-sebabkan-macet-bikin-polisi-geram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/09/338/2952144/viral-tenda-hajatan-tutup-akses-jalan-di-kembangan-sebabkan-macet-bikin-polisi-geram"/><item><title>Viral! Tenda Hajatan Tutup Akses Jalan di Kembangan Sebabkan Macet, Bikin Polisi Geram</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/09/338/2952144/viral-tenda-hajatan-tutup-akses-jalan-di-kembangan-sebabkan-macet-bikin-polisi-geram</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/09/338/2952144/viral-tenda-hajatan-tutup-akses-jalan-di-kembangan-sebabkan-macet-bikin-polisi-geram</guid><pubDate>Selasa 09 Januari 2024 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/09/338/2952144/viral-tenda-hajatan-tutup-akses-jalan-di-kembangan-sebabkan-macet-bikin-polisi-geram-EgkJdnigmx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tenda Hajatan Tutup Jalanan/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/09/338/2952144/viral-tenda-hajatan-tutup-akses-jalan-di-kembangan-sebabkan-macet-bikin-polisi-geram-EgkJdnigmx.jpg</image><title>Tenda Hajatan Tutup Jalanan/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wOS8xLzE3NTkzNi81L3g4cmFqejY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Viral di media sosial, tenda hajatan di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, terpaksa ditertibkan pihak berwenang karena didirikan di tengah jalan. Hal itu dilakukan karena akibat pemasangan tenda tersebut membuat kemacetan.
Salah satunya diposting akun @lensa_berita_jakarta. Warga mengeluh karena macet. Pasalnya, tenda itu menutupi ruas jalan. Kursi, meja dan perlengkapan hajatan berada di ruas jalan.

BACA JUGA:
Viral Ratusan Motor Siswa Diparkir Tutup Jalan di Pamulang, Tuai Kecaman!

&quot;Momen petugas kepolisian dan Satpol PP menegur warga yang menggelar hajatan hingga menutup jalan di kawasan Kembangan jalan H. Lebar Jakarta Barat,&quot;tulis keterangan tersebut, Selasa (9/1/2024).

BACA JUGA:
Viral Emak-Emak Berbahasa Mandarin Tak Bayar Usai Isi Bensin Full Tank di SPBU Cimahi

Dalam video menampilkan, sejumlah pengendara motor diarahkan menerabas tenda hajatan. Sebab, tenda dibangun sampai menutup akses jalan masyarakat,&quot; jelasnya.
Kapolsek Kembangan, Kompol Billy Gustiano membenarkan ada keluhan dari warga. Kemudian, tenda hajatan tersebut langsung ditertibkan petugas.
&quot;Iya ada keluhan dari warga. Sempat (macet) cuman tiga pilar langsung segera ke lokasi untuk menertibkan,&quot; ucap Billy.Dia menyebut, pihaknya telah menegur pemilik tenda. Kata Billy, pemilik tenda sudah diberi masukan agar hajatan tak mendirikan di jalanan umum karena menggangu aktivitas warga.

&quot;Memberikan imbauan bersama 3 pilar. Supaya jalan tersebut bisa dilalui pengguna jalan lain, tidak ada penutupan jalan tersebut,&quot; kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, lalu lintas yang sebelumnya sempat tersendat pun telah kembali normal. &quot;Untuk izin tersebut sudah dicabut dan sudah ditertibkan oleh 3 pilar. Jadi sudah ditertibkan, dan pengguna jalan sudah bisa melewati itu lagi, jalan sudah normal,&quot;pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wOS8xLzE3NTkzNi81L3g4cmFqejY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Viral di media sosial, tenda hajatan di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, terpaksa ditertibkan pihak berwenang karena didirikan di tengah jalan. Hal itu dilakukan karena akibat pemasangan tenda tersebut membuat kemacetan.
Salah satunya diposting akun @lensa_berita_jakarta. Warga mengeluh karena macet. Pasalnya, tenda itu menutupi ruas jalan. Kursi, meja dan perlengkapan hajatan berada di ruas jalan.

BACA JUGA:
Viral Ratusan Motor Siswa Diparkir Tutup Jalan di Pamulang, Tuai Kecaman!

&quot;Momen petugas kepolisian dan Satpol PP menegur warga yang menggelar hajatan hingga menutup jalan di kawasan Kembangan jalan H. Lebar Jakarta Barat,&quot;tulis keterangan tersebut, Selasa (9/1/2024).

BACA JUGA:
Viral Emak-Emak Berbahasa Mandarin Tak Bayar Usai Isi Bensin Full Tank di SPBU Cimahi

Dalam video menampilkan, sejumlah pengendara motor diarahkan menerabas tenda hajatan. Sebab, tenda dibangun sampai menutup akses jalan masyarakat,&quot; jelasnya.
Kapolsek Kembangan, Kompol Billy Gustiano membenarkan ada keluhan dari warga. Kemudian, tenda hajatan tersebut langsung ditertibkan petugas.
&quot;Iya ada keluhan dari warga. Sempat (macet) cuman tiga pilar langsung segera ke lokasi untuk menertibkan,&quot; ucap Billy.Dia menyebut, pihaknya telah menegur pemilik tenda. Kata Billy, pemilik tenda sudah diberi masukan agar hajatan tak mendirikan di jalanan umum karena menggangu aktivitas warga.

&quot;Memberikan imbauan bersama 3 pilar. Supaya jalan tersebut bisa dilalui pengguna jalan lain, tidak ada penutupan jalan tersebut,&quot; kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, lalu lintas yang sebelumnya sempat tersendat pun telah kembali normal. &quot;Untuk izin tersebut sudah dicabut dan sudah ditertibkan oleh 3 pilar. Jadi sudah ditertibkan, dan pengguna jalan sudah bisa melewati itu lagi, jalan sudah normal,&quot;pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
