<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komplotan Maling Ngaku Polisi, 4 Kali Tembak Warga hingga Terkapar</title><description>Sebanyak 4 peluru bersarang di tubuh seorang warga yang memergoki aksi komplotan maling yang mengaku polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/09/340/2951999/komplotan-maling-ngaku-polisi-4-kali-tembak-warga-hingga-terkapar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/09/340/2951999/komplotan-maling-ngaku-polisi-4-kali-tembak-warga-hingga-terkapar"/><item><title>Komplotan Maling Ngaku Polisi, 4 Kali Tembak Warga hingga Terkapar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/09/340/2951999/komplotan-maling-ngaku-polisi-4-kali-tembak-warga-hingga-terkapar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/09/340/2951999/komplotan-maling-ngaku-polisi-4-kali-tembak-warga-hingga-terkapar</guid><pubDate>Selasa 09 Januari 2024 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/09/340/2951999/komplotan-maling-ngaku-polisi-4-kali-tembak-warga-hingga-terkapar-IZKbNJmy3a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/09/340/2951999/komplotan-maling-ngaku-polisi-4-kali-tembak-warga-hingga-terkapar-IZKbNJmy3a.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>SERANG - Jumadi warga Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten ditembak komplotan maling pada Jumat 3 November 2023, dini hari. Sebanyak 4 peluru bersarang di tubuhnya.
Peristiwa itu terjadi kala Jumadi memergoki komplotan maling bersenjata api yang hendak mencuri sebuah mobil Daihatsu Xenia berwarna hitam yang tengah terparkir.

BACA JUGA:
Kepergok Curi Mobil, Komplotan Begal Bersenjata Tembaki Warga

Jumadi bercerita dia mendapatkan laporan dari sang adik bahwa mobil di depan rumah akan dicuri. Dia pun bergegas mendatangi.
Karena kepergok, sang pencuri lantas menggertak agar Jumadi tak bergerak. Bahkan pelaku juga sempat mengaku sebagai polisi.
&quot;Adik sama saudara ronda, melihat enam orang mondar-mandir di lokasi dekat mobil lalu saya dibangunkan oleh adik saya bahwa ada yang mau mengambil mobil,&quot; kata Jumadi saat menceritakan kronologis kejadian di Mapolres Serang, Selasa (9/1/2024).

BACA JUGA:
Pedagang Buah di Pasar Kramat Jati Tewas Disiram Air Keras dan Dibacok, Motifnya Diduga Perselingkuhan

&quot;Bangun, turun ke bawah mendatangi pelaku. Di situ pelaku langsung bilang 'diam kamu! saya polisi' makanya saya tidak melawan. Di situ saya ditembak terkena di bagian kaki,&quot; tambah dia.
Jumadi mengatakan, usai tertembak dia langsung lari ke depan. Namun, pelaku lainnya juga mengejar dan membabi buta menembaki dirinya.
&quot;Saya kena peluru lagi di bagian tangan 3 dan pinggul,&quot; katanya.Atas peristiwa itu, Jumadi dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan bergegas melakukan pengejaran. Alhasil, hari ini para pelaku berhasil berhasil ditangkap di tempat yang berbeda olah Tim Asuhan AKP Andi Kurniady Eka Setyabudi.</description><content:encoded>SERANG - Jumadi warga Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten ditembak komplotan maling pada Jumat 3 November 2023, dini hari. Sebanyak 4 peluru bersarang di tubuhnya.
Peristiwa itu terjadi kala Jumadi memergoki komplotan maling bersenjata api yang hendak mencuri sebuah mobil Daihatsu Xenia berwarna hitam yang tengah terparkir.

BACA JUGA:
Kepergok Curi Mobil, Komplotan Begal Bersenjata Tembaki Warga

Jumadi bercerita dia mendapatkan laporan dari sang adik bahwa mobil di depan rumah akan dicuri. Dia pun bergegas mendatangi.
Karena kepergok, sang pencuri lantas menggertak agar Jumadi tak bergerak. Bahkan pelaku juga sempat mengaku sebagai polisi.
&quot;Adik sama saudara ronda, melihat enam orang mondar-mandir di lokasi dekat mobil lalu saya dibangunkan oleh adik saya bahwa ada yang mau mengambil mobil,&quot; kata Jumadi saat menceritakan kronologis kejadian di Mapolres Serang, Selasa (9/1/2024).

BACA JUGA:
Pedagang Buah di Pasar Kramat Jati Tewas Disiram Air Keras dan Dibacok, Motifnya Diduga Perselingkuhan

&quot;Bangun, turun ke bawah mendatangi pelaku. Di situ pelaku langsung bilang 'diam kamu! saya polisi' makanya saya tidak melawan. Di situ saya ditembak terkena di bagian kaki,&quot; tambah dia.
Jumadi mengatakan, usai tertembak dia langsung lari ke depan. Namun, pelaku lainnya juga mengejar dan membabi buta menembaki dirinya.
&quot;Saya kena peluru lagi di bagian tangan 3 dan pinggul,&quot; katanya.Atas peristiwa itu, Jumadi dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan bergegas melakukan pengejaran. Alhasil, hari ini para pelaku berhasil berhasil ditangkap di tempat yang berbeda olah Tim Asuhan AKP Andi Kurniady Eka Setyabudi.</content:encoded></item></channel></rss>
