<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Duka! Dokter Lo Meninggal Dunia, Sosok yang Tak Pernah Beri Tarif ke Pasiennya</title><description>Seorang dokter kenamaan, Dokter Lo Siauw Ging atau yang lebih dikenal sebagai dr. Lo meninggal dunia pada Selasa 9 Januari 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/10/337/2952717/kabar-duka-dokter-lo-meninggal-dunia-sosok-yang-tak-pernah-beri-tarif-ke-pasiennya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/10/337/2952717/kabar-duka-dokter-lo-meninggal-dunia-sosok-yang-tak-pernah-beri-tarif-ke-pasiennya"/><item><title>Kabar Duka! Dokter Lo Meninggal Dunia, Sosok yang Tak Pernah Beri Tarif ke Pasiennya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/10/337/2952717/kabar-duka-dokter-lo-meninggal-dunia-sosok-yang-tak-pernah-beri-tarif-ke-pasiennya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/10/337/2952717/kabar-duka-dokter-lo-meninggal-dunia-sosok-yang-tak-pernah-beri-tarif-ke-pasiennya</guid><pubDate>Rabu 10 Januari 2024 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Lituhayu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/10/337/2952717/kabar-duka-dokter-lo-meninggal-dunia-sosok-yang-tak-pernah-beri-tarif-ke-pasiennya-wMBNuZZzGL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dokter Lo Siauw Ging (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/10/337/2952717/kabar-duka-dokter-lo-meninggal-dunia-sosok-yang-tak-pernah-beri-tarif-ke-pasiennya-wMBNuZZzGL.jpg</image><title>Dokter Lo Siauw Ging (Foto: Ist)</title></images><description>SOLO - Kabar duka, seorang dokter kenamaan, Dokter Lo Siauw Ging atau yang lebih dikenal sebagai dr. Lo meninggal dunia pada Selasa 9 Januari 2024. Dr Lo meninggal di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.
Kepergiannya mengejutkan banyak pihak. Tak heran, karena dr. Lo dikenal sebagai seorang dokter yang amat dermawan, selalu memberikan pelayanan medis tanpa meminta bayaran kepada pasiennya.

BACA JUGA:
PDIP Tayangkan Video Kader Berprestasi di HUT Ke-51, Tak Ada Jokowi

Pasiennya mayoritas berasal dari kalangan kurang mampu, dan tidak jarang dr. Lo bahkan menggunakan uang pribadinya untuk membantu membeli obat bagi pasien-pasiennya.
Kabar duka ini tersebar melalui grup WhatsApp wartawan, dan Sumartono Hadinoto, tokoh masyarakat Kota Solo, menyampaikan informasi melalui grup tersebut.
&quot;Dr Lo baru saja meninggal di RS Kasih Ibu dan akan disemayamkan di RD Thiong Ting, mohon doanya,&amp;rdquo; demikian isi pesan WA dari Martono.

BACA JUGA:
Bencana Longsor di Subang, BNPB: Dua Warga Meninggal dan 80 Orang Lainnya Mengungsi&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Jenazah dr. Lo rencananya akan disemayamkan di rumah duka Thiong Ting. &amp;ldquo;Iya benar, dirawat di RS Kasih Ibu sejak Jumat, hari ini Selasa 9 Januari 2024 wafat pukul 14.00. Hari ini juga akan disemayamkan di Thiong Ting, belum tahu berapa hari,&amp;rdquo; ujar Sumartono yang mengenal baik dr. Lo.Dokter Lo merupakan kelahiran di Magelang pada 16 Agustus 1934 dari keluarga pengusaha tembakau moderat (Lo Ban Tjiang &amp;amp; Liem Hwat Nio). Setelah menyelesaikan SMA di Semarang, Lo ingin meraih pendidikan kedokteran.
&quot;Jika ingin menjadi dokter jangan berdagang. Sebaliknya jika ingin berdagang, jangan menjadi dokter!&quot; demikian pesan Ayahnya yang selalu diingat dr. Lo.
Lo memulai kariernya sebagai dokter sejak 1963 di poliklinik Tsi Sheng Yuan milik Dr Oen Boen Ing (1903-1982). Masa Orde Baru, poliklinik ini menjadi RS Panti Kosala &amp;amp; kini menjadi RS Dr Oen Kandang Sapi.
Dokter Lo juga pernah bertugas di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Hingga usianya mencapai 89 tahun. Meski hidup dengan mengandalkan tongkat, dr. Lo tetap setia melayani pasien dengan penuh dedikasi.</description><content:encoded>SOLO - Kabar duka, seorang dokter kenamaan, Dokter Lo Siauw Ging atau yang lebih dikenal sebagai dr. Lo meninggal dunia pada Selasa 9 Januari 2024. Dr Lo meninggal di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.
Kepergiannya mengejutkan banyak pihak. Tak heran, karena dr. Lo dikenal sebagai seorang dokter yang amat dermawan, selalu memberikan pelayanan medis tanpa meminta bayaran kepada pasiennya.

BACA JUGA:
PDIP Tayangkan Video Kader Berprestasi di HUT Ke-51, Tak Ada Jokowi

Pasiennya mayoritas berasal dari kalangan kurang mampu, dan tidak jarang dr. Lo bahkan menggunakan uang pribadinya untuk membantu membeli obat bagi pasien-pasiennya.
Kabar duka ini tersebar melalui grup WhatsApp wartawan, dan Sumartono Hadinoto, tokoh masyarakat Kota Solo, menyampaikan informasi melalui grup tersebut.
&quot;Dr Lo baru saja meninggal di RS Kasih Ibu dan akan disemayamkan di RD Thiong Ting, mohon doanya,&amp;rdquo; demikian isi pesan WA dari Martono.

BACA JUGA:
Bencana Longsor di Subang, BNPB: Dua Warga Meninggal dan 80 Orang Lainnya Mengungsi&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Jenazah dr. Lo rencananya akan disemayamkan di rumah duka Thiong Ting. &amp;ldquo;Iya benar, dirawat di RS Kasih Ibu sejak Jumat, hari ini Selasa 9 Januari 2024 wafat pukul 14.00. Hari ini juga akan disemayamkan di Thiong Ting, belum tahu berapa hari,&amp;rdquo; ujar Sumartono yang mengenal baik dr. Lo.Dokter Lo merupakan kelahiran di Magelang pada 16 Agustus 1934 dari keluarga pengusaha tembakau moderat (Lo Ban Tjiang &amp;amp; Liem Hwat Nio). Setelah menyelesaikan SMA di Semarang, Lo ingin meraih pendidikan kedokteran.
&quot;Jika ingin menjadi dokter jangan berdagang. Sebaliknya jika ingin berdagang, jangan menjadi dokter!&quot; demikian pesan Ayahnya yang selalu diingat dr. Lo.
Lo memulai kariernya sebagai dokter sejak 1963 di poliklinik Tsi Sheng Yuan milik Dr Oen Boen Ing (1903-1982). Masa Orde Baru, poliklinik ini menjadi RS Panti Kosala &amp;amp; kini menjadi RS Dr Oen Kandang Sapi.
Dokter Lo juga pernah bertugas di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Hingga usianya mencapai 89 tahun. Meski hidup dengan mengandalkan tongkat, dr. Lo tetap setia melayani pasien dengan penuh dedikasi.</content:encoded></item></channel></rss>
