<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Siap Penuhi Kebutuhan Produksi Petani Bawang Merah di Brebes</title><description>Ganjar Pranowo ikut panen bawang merah bersama petani di Desa Kertabesuki, Kecamatan Wanasari, Brebes.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/10/512/2952814/ganjar-siap-penuhi-kebutuhan-produksi-petani-bawang-merah-di-brebes</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/10/512/2952814/ganjar-siap-penuhi-kebutuhan-produksi-petani-bawang-merah-di-brebes"/><item><title>Ganjar Siap Penuhi Kebutuhan Produksi Petani Bawang Merah di Brebes</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/10/512/2952814/ganjar-siap-penuhi-kebutuhan-produksi-petani-bawang-merah-di-brebes</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/10/512/2952814/ganjar-siap-penuhi-kebutuhan-produksi-petani-bawang-merah-di-brebes</guid><pubDate>Rabu 10 Januari 2024 23:20 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/10/512/2952814/ganjar-siap-penuhi-kebutuhan-produksi-petani-bawang-merah-di-brebes-EbquNh9j7k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo ikut panen bawang merah (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/10/512/2952814/ganjar-siap-penuhi-kebutuhan-produksi-petani-bawang-merah-di-brebes-EbquNh9j7k.jpg</image><title>Ganjar Pranowo ikut panen bawang merah (Foto: Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wOS81LzE3NTk0MS81L3g4cmFscm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKRTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo ikut panen bawang merah bersama petani di Desa Kertabesuki, Kecamatan Wanasari, Brebes, Rabu (10/1/2024). Pada kesempatan panen itu, Ganjar juga berdialog dan rembukan dengan para petani.

Ganjar menegaskan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan produksi petani. Selain itu, Ganjar juga menyiapkan langkah pascapanen, termasuk menjualkan hasil panen petani.


BACA JUGA:
Ganjar Menginap di Rumah Warga Gang Senggol Tegal Malam Ini


Begitu tida di lokasi, Ganjar langsung diserbut ribuan petani. Mereka antusias untuk meminta salaman dan foto bareng mantan Gubernur Jateng dua periode tersebut. Tak jarang mereka meneriakkan &quot;Ganjar menang&quot; dan &quot;Ganjar Presiden&quot; berulang-ulang.

Sepanjang pematang, Ganjar tersenyum sambil menyalami para petani, hingga sampai di sawah tempat panen bawang merah. Di tengah area persawahan, suami Siti Atikoh itu mengajak ngobrol petani tentang kondisi pertanian bawang merah, sekaligus hasil panen dan harga bawang merah.

Ganjar mengatakan bahwa petani bawang merah di Brebes mengeluhkan beberapa kebutuhan untuk produksi hingga akses jual hasil panen. Misalnya ketersediaan pupuk subsidi, air irigasi, bahan bakar minyak (BBM) dan pasar.

&quot;Yang utama memang soal pupuk. Petani semua sudah menjerit karena pupuk kurang,&quot; ujar Ganjar.


BACA JUGA:
Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud, Kadispenad: TNI Enggak Ngurusun Knalpot Brong


Ke depan, Ganjar memastikan kuota pupuk khusus petani akan ditambah. Selain itu, penyalurannya berbasis data yang hanya menggunakan KTP.

&quot;Faktanya memang pupuk subsidi kurang. Maka, kedepan harus kita tambah sesuai dengan kebutuhan petani. Sebetulnya sistem distribusi tertutup dan tepat sasaran inilah yang penting dilakukan,&quot; tuturnya.Begitu juga dengan air irigasi dan BBM untuk petani, kata Ganjar, juga perlu diperhatikan oleh pemerintah. Karena itu memang kebutuhan produksi petani.

&quot;Iya air juga sangat penting dan BBM tidak boleh dikesampingkan. Itu memang yang dibutuhkan petani,&quot; lanjutnya.

Capres berambut putih itu, juga menyampaikan keberadaan tengkulak perlu diantisipasi. Sebab, itu yang akan mempengaruhi harga bawang.


BACA JUGA:
Petani Brebes Sulit Dapat Pupuk, Ganjar Bicara soal Ketidaktepatan Subsidi


&quot;Tadi ada usulan pasar, ya kita hidupkan kembali pasar itu untuk antisipasi adanya tengkulak,&quot; paparnya.

Sementara itu, Ratmi, seorang petani bawang merah mengaku senang bisa bertemu dan berdialog langsung dengan Ganjar.

&quot;Senang bisa didatangi Pak Ganjar. Orangnya baik dan merakyat. Harapannya, nanti Pak Ganjar bisa menyejahterakan petani bawang di Brebes,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wOS81LzE3NTk0MS81L3g4cmFscm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKRTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo ikut panen bawang merah bersama petani di Desa Kertabesuki, Kecamatan Wanasari, Brebes, Rabu (10/1/2024). Pada kesempatan panen itu, Ganjar juga berdialog dan rembukan dengan para petani.

Ganjar menegaskan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan produksi petani. Selain itu, Ganjar juga menyiapkan langkah pascapanen, termasuk menjualkan hasil panen petani.


BACA JUGA:
Ganjar Menginap di Rumah Warga Gang Senggol Tegal Malam Ini


Begitu tida di lokasi, Ganjar langsung diserbut ribuan petani. Mereka antusias untuk meminta salaman dan foto bareng mantan Gubernur Jateng dua periode tersebut. Tak jarang mereka meneriakkan &quot;Ganjar menang&quot; dan &quot;Ganjar Presiden&quot; berulang-ulang.

Sepanjang pematang, Ganjar tersenyum sambil menyalami para petani, hingga sampai di sawah tempat panen bawang merah. Di tengah area persawahan, suami Siti Atikoh itu mengajak ngobrol petani tentang kondisi pertanian bawang merah, sekaligus hasil panen dan harga bawang merah.

Ganjar mengatakan bahwa petani bawang merah di Brebes mengeluhkan beberapa kebutuhan untuk produksi hingga akses jual hasil panen. Misalnya ketersediaan pupuk subsidi, air irigasi, bahan bakar minyak (BBM) dan pasar.

&quot;Yang utama memang soal pupuk. Petani semua sudah menjerit karena pupuk kurang,&quot; ujar Ganjar.


BACA JUGA:
Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud, Kadispenad: TNI Enggak Ngurusun Knalpot Brong


Ke depan, Ganjar memastikan kuota pupuk khusus petani akan ditambah. Selain itu, penyalurannya berbasis data yang hanya menggunakan KTP.

&quot;Faktanya memang pupuk subsidi kurang. Maka, kedepan harus kita tambah sesuai dengan kebutuhan petani. Sebetulnya sistem distribusi tertutup dan tepat sasaran inilah yang penting dilakukan,&quot; tuturnya.Begitu juga dengan air irigasi dan BBM untuk petani, kata Ganjar, juga perlu diperhatikan oleh pemerintah. Karena itu memang kebutuhan produksi petani.

&quot;Iya air juga sangat penting dan BBM tidak boleh dikesampingkan. Itu memang yang dibutuhkan petani,&quot; lanjutnya.

Capres berambut putih itu, juga menyampaikan keberadaan tengkulak perlu diantisipasi. Sebab, itu yang akan mempengaruhi harga bawang.


BACA JUGA:
Petani Brebes Sulit Dapat Pupuk, Ganjar Bicara soal Ketidaktepatan Subsidi


&quot;Tadi ada usulan pasar, ya kita hidupkan kembali pasar itu untuk antisipasi adanya tengkulak,&quot; paparnya.

Sementara itu, Ratmi, seorang petani bawang merah mengaku senang bisa bertemu dan berdialog langsung dengan Ganjar.

&quot;Senang bisa didatangi Pak Ganjar. Orangnya baik dan merakyat. Harapannya, nanti Pak Ganjar bisa menyejahterakan petani bawang di Brebes,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
