<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengintip Isi Ramalan Sunan Kalijaga Tentang Pulau Jawa yang Sebagian Sudah Terjadi</title><description>Sunan Kalijaga memiliki kesaktian untuk dapat mengetahui isi hati orang lain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/11/337/2952477/mengintip-isi-ramalan-sunan-kalijaga-tentang-pulau-jawa-yang-sebagian-sudah-terjadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/11/337/2952477/mengintip-isi-ramalan-sunan-kalijaga-tentang-pulau-jawa-yang-sebagian-sudah-terjadi"/><item><title>Mengintip Isi Ramalan Sunan Kalijaga Tentang Pulau Jawa yang Sebagian Sudah Terjadi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/11/337/2952477/mengintip-isi-ramalan-sunan-kalijaga-tentang-pulau-jawa-yang-sebagian-sudah-terjadi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/11/337/2952477/mengintip-isi-ramalan-sunan-kalijaga-tentang-pulau-jawa-yang-sebagian-sudah-terjadi</guid><pubDate>Kamis 11 Januari 2024 07:29 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/10/337/2952477/mengintip-isi-ramalan-sunan-kalijaga-tentang-pulau-jawa-yang-sebagian-sudah-terjadi-LW05fqApkP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi ramalan sunan kalijaga (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/10/337/2952477/mengintip-isi-ramalan-sunan-kalijaga-tentang-pulau-jawa-yang-sebagian-sudah-terjadi-LW05fqApkP.jpg</image><title>Ilustrasi ramalan sunan kalijaga (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Mengintip isi ramalan Sunan Kalijaga tentang Pulau Jawa yang sebagian sudah terjadi. Dalam hal ini Sunan Kalijaga memiliki kesaktian untuk dapat mengetahui isi hati orang lain.
Kesaktian dan karomah Sunan Kalijaga sebagai seorang waliullah itu didapatkan saat menjadi wali songo. Saking saktinya, ada beberapa prediksinya terjadi. Lalu apa saja?

BACA JUGA:
Kisah Joko Tingkir, Murid Sakti Sunan Kalijaga yang Kalahkan Siluman Buaya Putih

Berikut ini mengintip isi ramalan Sunan Kalijaga tentang Pulau Jawa yang sebagian sudah terjadi:
1. Sudah Tidak Ada Pasar
Sunan Kalijaga pernah menyebutkan makna Yen pasar ilang kumandange&amp;rdquo;. Jika, pasar sudah mulai hening. Maksudnya jika perdagangan sudah tidak dengan tawar-menawar, karena banyaknya mall dan pasar swalayan yang berdiri.

BACA JUGA:
Karomah Sunan Kalijaga, Ubah Beras Jadi Pasir

2. Manusia Sudah Individu
Sunan Kalijaga juga pernah menyebutkan bahwa kehangatan dalam &amp;lsquo;social relationship&amp;rsquo; atau kehidupan bersosial tidak ada lagi. Sehingga banyak masyarakat yang individual.
3. Sumber air menjadi kering
Yen kali wis ilang kedunge&amp;rdquo;. Jika sungai sudah mulai dangkal sehingga hilanglah kedungnya. Jika sumber air sudah mulai kering.
Maksudnya jika para alim ulama sebagai sumber ilmu sudah mulai wafat satu persatu, tanda ilmu mulai dicabut dari muka bumi. Sehingga orang tak berilmu menjadi pemimpin agama dan dimintai fatwa. Maka ini alamat bahwa dunia mau dikiamatkan oleh Allah swt. Ulama ditamsilkan seperti air yang menghidupkan hati-hati manusia yang gelap tanpa cahaya hidayah.
4. Wanita berhijab sudah jarang
&amp;ldquo;Yen wong wadon wis ilang wirange&amp;rdquo;. Jika wanita sudah tidak punya rasa malu. Sudah tidak mau berhijab dan lebih suka berpakaian minim dan suka selfi lalu diunggah di sosmed (facebook, twitter, instagram, dan lain-lain). Menceritakan aib keluarga ke banyak orang melalaui media tersebut.
5. Akhir jaman akan semakin dekat
&amp;ldquo;Mlakuho topo lelono njajah deso milang kori&amp;rdquo;
Berjalanlah bertapa lelana. Artinya bermujahadah, susah payah dalam perjalanan ruhani, spiritual (suluk), riyadlah atau perjalanan fi sabilillah.
</description><content:encoded>JAKARTA - Mengintip isi ramalan Sunan Kalijaga tentang Pulau Jawa yang sebagian sudah terjadi. Dalam hal ini Sunan Kalijaga memiliki kesaktian untuk dapat mengetahui isi hati orang lain.
Kesaktian dan karomah Sunan Kalijaga sebagai seorang waliullah itu didapatkan saat menjadi wali songo. Saking saktinya, ada beberapa prediksinya terjadi. Lalu apa saja?

BACA JUGA:
Kisah Joko Tingkir, Murid Sakti Sunan Kalijaga yang Kalahkan Siluman Buaya Putih

Berikut ini mengintip isi ramalan Sunan Kalijaga tentang Pulau Jawa yang sebagian sudah terjadi:
1. Sudah Tidak Ada Pasar
Sunan Kalijaga pernah menyebutkan makna Yen pasar ilang kumandange&amp;rdquo;. Jika, pasar sudah mulai hening. Maksudnya jika perdagangan sudah tidak dengan tawar-menawar, karena banyaknya mall dan pasar swalayan yang berdiri.

BACA JUGA:
Karomah Sunan Kalijaga, Ubah Beras Jadi Pasir

2. Manusia Sudah Individu
Sunan Kalijaga juga pernah menyebutkan bahwa kehangatan dalam &amp;lsquo;social relationship&amp;rsquo; atau kehidupan bersosial tidak ada lagi. Sehingga banyak masyarakat yang individual.
3. Sumber air menjadi kering
Yen kali wis ilang kedunge&amp;rdquo;. Jika sungai sudah mulai dangkal sehingga hilanglah kedungnya. Jika sumber air sudah mulai kering.
Maksudnya jika para alim ulama sebagai sumber ilmu sudah mulai wafat satu persatu, tanda ilmu mulai dicabut dari muka bumi. Sehingga orang tak berilmu menjadi pemimpin agama dan dimintai fatwa. Maka ini alamat bahwa dunia mau dikiamatkan oleh Allah swt. Ulama ditamsilkan seperti air yang menghidupkan hati-hati manusia yang gelap tanpa cahaya hidayah.
4. Wanita berhijab sudah jarang
&amp;ldquo;Yen wong wadon wis ilang wirange&amp;rdquo;. Jika wanita sudah tidak punya rasa malu. Sudah tidak mau berhijab dan lebih suka berpakaian minim dan suka selfi lalu diunggah di sosmed (facebook, twitter, instagram, dan lain-lain). Menceritakan aib keluarga ke banyak orang melalaui media tersebut.
5. Akhir jaman akan semakin dekat
&amp;ldquo;Mlakuho topo lelono njajah deso milang kori&amp;rdquo;
Berjalanlah bertapa lelana. Artinya bermujahadah, susah payah dalam perjalanan ruhani, spiritual (suluk), riyadlah atau perjalanan fi sabilillah.
</content:encoded></item></channel></rss>
