<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>25 Sekolah di Muratara Kebanjiran, Aktivitas Sekolah Diliburkan</title><description>Ada sekitar 25 gedung sekolah di Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan, terendam banjir&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/11/610/2953165/25-sekolah-di-muratara-kebanjiran-aktivitas-sekolah-diliburkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/11/610/2953165/25-sekolah-di-muratara-kebanjiran-aktivitas-sekolah-diliburkan"/><item><title>25 Sekolah di Muratara Kebanjiran, Aktivitas Sekolah Diliburkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/11/610/2953165/25-sekolah-di-muratara-kebanjiran-aktivitas-sekolah-diliburkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/11/610/2953165/25-sekolah-di-muratara-kebanjiran-aktivitas-sekolah-diliburkan</guid><pubDate>Kamis 11 Januari 2024 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/11/610/2953165/25-sekolah-di-muratara-teredam-banjir-aktivitas-sekolah-diliburkan-UbcZrORGLJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir sekolah di Musi Rawas Utara (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/11/610/2953165/25-sekolah-di-muratara-teredam-banjir-aktivitas-sekolah-diliburkan-UbcZrORGLJ.jpg</image><title>Banjir sekolah di Musi Rawas Utara (foto: dok ist)</title></images><description>MURATARA - Ada sekitar 25 gedung sekolah di Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan, terendam banjir sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) diliburkan, Kamis (11/1/2024)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara, Sazili membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 25 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tujuh kecamatan yang terendam banjir.
Sekolah yang terdampak banjir antara lain, SDN Biaro Baru, SDN 4 Bingin Teluk, SDN 1 Noman, SDN 1 Karang Dapo, SDN Pantai, SDN 3 Muara Rupit, SDN 2 Maur, SDN Biaro Lama, SDN 2 Karang Dapo, SDN karang anyar, SDN 1 Rantau Kadam, SDN1 Lesung Batu, SDN Kertasari, SDN Mandi Angin, SDN Kerta Dewa, SDN Lubuk Rumbai, SDN Terpadu Translok Pauh, SMPN Karang Anyar, SMPN Terpadu Translok Pauh, SMPN Pangkalan, Smpn Pulau Lebar, SMPN Napalicin, SMPN karang Dapo, SMPN 1 Muara Rupit, dan SMPN Pulau Kidak.

BACA JUGA:
Banjir Rob Akibat Fenomena New Moon Berpotensi Terjadi di 13 Wilayah Pesisir Indonesia

Ditambahkan Sazili, dari 135 sekolah baru terdata 25 sekolah yang terendam dan jumlah tersebut berkemungkinan bertambah, karena saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan untuk sekolah-sekolah yang terdampak banjir di Kabupaten Muratara.
Akibat kejadian tersebut, Sazili mengatakan, bahwa pihaknya telah  menghimbau untuk mengintruksikan kepada sekolah terdampak banjir untuk tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar
&quot;Kita himbaukan bagi sekolah yang terdampak banjir agar melakukan evakuasi dan untuk menyelamatkan aset sekolah serta mendata aset aset sekolah yang rusak akibat banjir,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
PVMBG: Longsor Subang Diduga Akibat Banjir Bandang Sungai Cipunegara

Selain itu, ia juga meminta dan mengarahkan kepada Kepala Sekolah untuk dapat mengamankan barang-barang maupun inventaris sekolah. Mengingat kondisi banjir yang belum diketahui akan berakhir kapan. Banjir ini akibat luapan Air Sungai Rupit dan Sungai Rawas.
Selain rumah warga, puluhan sekolah juga dilaporkan terkena imbas bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara.</description><content:encoded>MURATARA - Ada sekitar 25 gedung sekolah di Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan, terendam banjir sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) diliburkan, Kamis (11/1/2024)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara, Sazili membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 25 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tujuh kecamatan yang terendam banjir.
Sekolah yang terdampak banjir antara lain, SDN Biaro Baru, SDN 4 Bingin Teluk, SDN 1 Noman, SDN 1 Karang Dapo, SDN Pantai, SDN 3 Muara Rupit, SDN 2 Maur, SDN Biaro Lama, SDN 2 Karang Dapo, SDN karang anyar, SDN 1 Rantau Kadam, SDN1 Lesung Batu, SDN Kertasari, SDN Mandi Angin, SDN Kerta Dewa, SDN Lubuk Rumbai, SDN Terpadu Translok Pauh, SMPN Karang Anyar, SMPN Terpadu Translok Pauh, SMPN Pangkalan, Smpn Pulau Lebar, SMPN Napalicin, SMPN karang Dapo, SMPN 1 Muara Rupit, dan SMPN Pulau Kidak.

BACA JUGA:
Banjir Rob Akibat Fenomena New Moon Berpotensi Terjadi di 13 Wilayah Pesisir Indonesia

Ditambahkan Sazili, dari 135 sekolah baru terdata 25 sekolah yang terendam dan jumlah tersebut berkemungkinan bertambah, karena saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan untuk sekolah-sekolah yang terdampak banjir di Kabupaten Muratara.
Akibat kejadian tersebut, Sazili mengatakan, bahwa pihaknya telah  menghimbau untuk mengintruksikan kepada sekolah terdampak banjir untuk tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar
&quot;Kita himbaukan bagi sekolah yang terdampak banjir agar melakukan evakuasi dan untuk menyelamatkan aset sekolah serta mendata aset aset sekolah yang rusak akibat banjir,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
PVMBG: Longsor Subang Diduga Akibat Banjir Bandang Sungai Cipunegara

Selain itu, ia juga meminta dan mengarahkan kepada Kepala Sekolah untuk dapat mengamankan barang-barang maupun inventaris sekolah. Mengingat kondisi banjir yang belum diketahui akan berakhir kapan. Banjir ini akibat luapan Air Sungai Rupit dan Sungai Rawas.
Selain rumah warga, puluhan sekolah juga dilaporkan terkena imbas bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara.</content:encoded></item></channel></rss>
