<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Reaksi Atikoh Ketika Dinyinyiri Ambisius karena Gerak Bantu Ganjar   </title><description>Salah seorang generasi Z asal Palembang bernama Tisya mengungkapkan kekagumannya terhadap Atikoh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/11/610/2953341/reaksi-atikoh-ketika-dinyinyiri-ambisius-karena-gerak-bantu-ganjar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/11/610/2953341/reaksi-atikoh-ketika-dinyinyiri-ambisius-karena-gerak-bantu-ganjar"/><item><title>Reaksi Atikoh Ketika Dinyinyiri Ambisius karena Gerak Bantu Ganjar   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/11/610/2953341/reaksi-atikoh-ketika-dinyinyiri-ambisius-karena-gerak-bantu-ganjar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/11/610/2953341/reaksi-atikoh-ketika-dinyinyiri-ambisius-karena-gerak-bantu-ganjar</guid><pubDate>Kamis 11 Januari 2024 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Wiwie Heriyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/11/610/2953341/reaksi-atikoh-ketika-dinyinyiri-ambisius-karena-gerak-bantu-ganjar-RZOBf73aEC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Atikoh Ganjar (Foto: Wiwie Heriyani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/11/610/2953341/reaksi-atikoh-ketika-dinyinyiri-ambisius-karena-gerak-bantu-ganjar-RZOBf73aEC.jpg</image><title>Atikoh Ganjar (Foto: Wiwie Heriyani)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xMS8xLzE3NjAyNS81L3g4cmNzODM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PALEMBANG - Siti Atikoh melakukan dialog dengan ratusan milenial dan generasi Z di sebuah restoran, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (11/1/2024). Di momen tersebut, salah seorang generasi Z asal Palembang bernama Tisya mengungkapkan kekagumannya terhadap Atikoh.

Menurutnya, keluarga Ganjar tergolong sangat kompak karena selama masa kampanye Pilpres 2024, mereka saling bahu-membahu dan mau berjuang bersama.

&quot;Ibu kayanya calon ibu presiden satu-satunya yang bapak kemana, ibu ke mana, Mas Alam (Muhammad Zinedine Alam Ganjar, red) ke mana, jadi semua gerak dan itu yang menginspirasi kami semua. Jadi, keluarga yang sangat luar biasa,&quot; kata Tisya.

BACA JUGA:
Jawab Keluhan Petani, Atikoh Pastikan Ganjar-Mahfud Akan Bangun 3 Pabrik Pupuk Baru


Selain itu, dia juga mengungkapkan kekagumannya ke Atikoh, karena menjadi calon ibu negara yang energik dibandingkan istri kontestan Pilpres 2024 lain.

&quot;Bu, sebelum bertanya saya mau apresiasi ke Bu Atikoh, saya mau bilang kalau ibu itu calon Ibu Negara yang energik banget. Hobi olahraga, saya juga hobi olahraga,&quot; kata Tisya membuka pernyataan dalam dialog dengan Atikoh.

BACA JUGA:
Menginap di Ponpes Miftahul Huda Lampung, Atikoh Ajak Santri Selawat dan Panjatkan Doa


Tisya di akhir ucapan kemudian menanyakan kesan Atikoh setelah mantan wartawan itu datang ke Palembang. &quot;Bagaimana kesannya ibu di Sumsel? Mudah-mudahan selama ibu di sini menerima berkah selalu,&quot; kata dia.

Atikoh menjawab pernyataan Tisya mengatakan bahwa selama ini memang sering punya kegiatan yang berbeda dengan Ganjar. Terlebih, saat sang suami menjabat Gubernur Jawa Tengah.

&quot;Terima kasih apresiasi terhadap kami. Jadi, memang pas Mas Ganjar jadi gubernur pun, selama 10 tahun, kami ada pembagian tugas. Sebab, sebagai istri kepala wilayah, itu juga ada tanggung jawab, ya. Jadi Kepala PKK, Dekranasda, itu membina dan memberdayakan masyarakat. Jadi, tidak selalu saya menemani Mas Ganjar,&quot; kata dia menjawab pernyataan Tisya.

Atikoh mengatakan, selama ini dirinya bersama sang putra, Alam selalu menjadikan Ganjar sebagai tempat bersandar. Kini, dia bersama Alam ingin membantu Ketua Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) itu.



Toh, Atikoh sebagai keluarga tergerak ingin membantu Ganjar yang ingin mewujudkan semua program kerakyatan. &quot;Saatnya kami juga memberikan support kepada Mas Ganjar. Memang sempat, lo, ada yang agak nyinyir. Mungkin tahu, ya, yang di sosmed dan sebagainya. Wah, ini, kok, terlalu ambisius, sih. Begitu,&amp;rdquo; tuturnya.



&amp;ldquo;Kami bukan masalah ambisius atau tidak, orang-orang yang mohon maaf tidak kenal secara pribadi ke Mas Ganjar saja support-nya luar biasa. Apalagi, kami yang selama ini sudah menjadi bagian dari hidupnya Mas Ganjar. Jadi, prinsip kami, kami berjuang bersama-sama untuk kemanfaatan masyarakat Indonesia. Itu,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Tampung Curhat Para Simpatisan Ganjar-Mahfud, Siti Atikoh Disebut Sangat Solutif




Atikoh mengaku senang blusukan menemui rakyat, dengan begitu dirinya bisa mengetahui aspirasi riil wong cilik. &quot;Kalau kami makin banyak turun ke bawah, kami akan tahu apa sih perjuangan di akar rumput, apa sih yg dihadapi masyarakat, problem-problem riil saat ini apa, kalau kita hanya duduk di rumah, kita tidak tahu,&quot; kata dia.



Menjawab soal kesan, Atikoh merasa Sumsel menjadi daerah yang dekat baginya. &quot;Jadi, ketika ke sini, seperti pulang ke rumah nenek. Belum lagi masakan enak sekali. Penduduknya ramah,&quot; kata dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xMS8xLzE3NjAyNS81L3g4cmNzODM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PALEMBANG - Siti Atikoh melakukan dialog dengan ratusan milenial dan generasi Z di sebuah restoran, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (11/1/2024). Di momen tersebut, salah seorang generasi Z asal Palembang bernama Tisya mengungkapkan kekagumannya terhadap Atikoh.

Menurutnya, keluarga Ganjar tergolong sangat kompak karena selama masa kampanye Pilpres 2024, mereka saling bahu-membahu dan mau berjuang bersama.

&quot;Ibu kayanya calon ibu presiden satu-satunya yang bapak kemana, ibu ke mana, Mas Alam (Muhammad Zinedine Alam Ganjar, red) ke mana, jadi semua gerak dan itu yang menginspirasi kami semua. Jadi, keluarga yang sangat luar biasa,&quot; kata Tisya.

BACA JUGA:
Jawab Keluhan Petani, Atikoh Pastikan Ganjar-Mahfud Akan Bangun 3 Pabrik Pupuk Baru


Selain itu, dia juga mengungkapkan kekagumannya ke Atikoh, karena menjadi calon ibu negara yang energik dibandingkan istri kontestan Pilpres 2024 lain.

&quot;Bu, sebelum bertanya saya mau apresiasi ke Bu Atikoh, saya mau bilang kalau ibu itu calon Ibu Negara yang energik banget. Hobi olahraga, saya juga hobi olahraga,&quot; kata Tisya membuka pernyataan dalam dialog dengan Atikoh.

BACA JUGA:
Menginap di Ponpes Miftahul Huda Lampung, Atikoh Ajak Santri Selawat dan Panjatkan Doa


Tisya di akhir ucapan kemudian menanyakan kesan Atikoh setelah mantan wartawan itu datang ke Palembang. &quot;Bagaimana kesannya ibu di Sumsel? Mudah-mudahan selama ibu di sini menerima berkah selalu,&quot; kata dia.

Atikoh menjawab pernyataan Tisya mengatakan bahwa selama ini memang sering punya kegiatan yang berbeda dengan Ganjar. Terlebih, saat sang suami menjabat Gubernur Jawa Tengah.

&quot;Terima kasih apresiasi terhadap kami. Jadi, memang pas Mas Ganjar jadi gubernur pun, selama 10 tahun, kami ada pembagian tugas. Sebab, sebagai istri kepala wilayah, itu juga ada tanggung jawab, ya. Jadi Kepala PKK, Dekranasda, itu membina dan memberdayakan masyarakat. Jadi, tidak selalu saya menemani Mas Ganjar,&quot; kata dia menjawab pernyataan Tisya.

Atikoh mengatakan, selama ini dirinya bersama sang putra, Alam selalu menjadikan Ganjar sebagai tempat bersandar. Kini, dia bersama Alam ingin membantu Ketua Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) itu.



Toh, Atikoh sebagai keluarga tergerak ingin membantu Ganjar yang ingin mewujudkan semua program kerakyatan. &quot;Saatnya kami juga memberikan support kepada Mas Ganjar. Memang sempat, lo, ada yang agak nyinyir. Mungkin tahu, ya, yang di sosmed dan sebagainya. Wah, ini, kok, terlalu ambisius, sih. Begitu,&amp;rdquo; tuturnya.



&amp;ldquo;Kami bukan masalah ambisius atau tidak, orang-orang yang mohon maaf tidak kenal secara pribadi ke Mas Ganjar saja support-nya luar biasa. Apalagi, kami yang selama ini sudah menjadi bagian dari hidupnya Mas Ganjar. Jadi, prinsip kami, kami berjuang bersama-sama untuk kemanfaatan masyarakat Indonesia. Itu,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Tampung Curhat Para Simpatisan Ganjar-Mahfud, Siti Atikoh Disebut Sangat Solutif




Atikoh mengaku senang blusukan menemui rakyat, dengan begitu dirinya bisa mengetahui aspirasi riil wong cilik. &quot;Kalau kami makin banyak turun ke bawah, kami akan tahu apa sih perjuangan di akar rumput, apa sih yg dihadapi masyarakat, problem-problem riil saat ini apa, kalau kita hanya duduk di rumah, kita tidak tahu,&quot; kata dia.



Menjawab soal kesan, Atikoh merasa Sumsel menjadi daerah yang dekat baginya. &quot;Jadi, ketika ke sini, seperti pulang ke rumah nenek. Belum lagi masakan enak sekali. Penduduknya ramah,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
