<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Houthi Tegaskan Serangan Udara AS dan Inggris Tak Akan Hentikan Dukungan ke Gaza</title><description>Houthi akan terus menyerang kapal-kapal di Laut Merah yang menuju atau berhubungan dengan Israel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/12/18/2953645/houthi-tegaskan-serangan-udara-as-dan-inggris-tak-akan-hentikan-dukungan-ke-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/12/18/2953645/houthi-tegaskan-serangan-udara-as-dan-inggris-tak-akan-hentikan-dukungan-ke-gaza"/><item><title>Houthi Tegaskan Serangan Udara AS dan Inggris Tak Akan Hentikan Dukungan ke Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/12/18/2953645/houthi-tegaskan-serangan-udara-as-dan-inggris-tak-akan-hentikan-dukungan-ke-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/12/18/2953645/houthi-tegaskan-serangan-udara-as-dan-inggris-tak-akan-hentikan-dukungan-ke-gaza</guid><pubDate>Jum'at 12 Januari 2024 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/12/18/2953645/houthi-tegaskan-serangan-udara-as-dan-inggris-tak-akan-hentikan-dukungan-ke-gaza-yZbbjE4sVg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Houthi tegaskan serangan udara AS dan Inggris tak akan hentikan dukungan ke Gaza (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/12/18/2953645/houthi-tegaskan-serangan-udara-as-dan-inggris-tak-akan-hentikan-dukungan-ke-gaza-yZbbjE4sVg.jpg</image><title>Houthi tegaskan serangan udara AS dan Inggris tak akan hentikan dukungan ke Gaza (Foto: Reuters)</title></images><description>YAMAN &amp;ndash; Houthi menegaskan jika serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Inggris tidak akan mengurangi dukungan mereka terhadap Gaza.
Houthi mengatakan mereka akan terus menyerang kapal-kapal di Laut Merah yang menuju atau berhubungan dengan Israel.
&quot;Kami menegaskan bahwa sama sekali tidak ada pembenaran atas agresi terhadap Yaman ini, karena tidak ada ancaman terhadap navigasi internasional di Laut Merah dan Laut Arab,&amp;rdquo; terang juru bicara kelompok Houthi, Mohammed Abdulsalam.


BACA JUGA:
AS dan Inggris Lancarkan Serangan Udara, Pemimpin Houthi: Tidak Akan Dibiarkan Begitu Saja

&amp;ldquo;Penargetannya telah dan akan terus berdampak pada kapal-kapal Israel atau mereka yang menuju pelabuhan-pelabuhan Palestina yang diduduki,&amp;rdquo; tulisnya dalam sebuah postingan di X.


BACA JUGA:
AS dan Inggris Kompak Lancarkan Serangan Udara Terhadap Pemberontak Houthi di Yaman

Abdulsalam menambahkan bahwa AS dan Inggris &amp;ldquo;salah&amp;rdquo; jika berpikir bahwa serangan tersebut akan menghalangi Yaman untuk mendukung Palestina dan Gaza.
Seperti diketahui, militer AS dan Inggris melancarkan serangan udara terhadap beberapa sasaran Houthi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi pada Kamis (11/1/2024).

Seorang pejabat AS dan Inggris mengatakan kepada CNN, serangan tersebut berasal dari jet tempur dan rudal Tomahawk.
Pejabat AS mengatakan lebih dari selusin target Houthi dihantam oleh rudal yang ditembakkan dari udara, permukaan, dan sub-platform dan dipilih karena kemampuan mereka untuk melemahkan serangan berkelanjutan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah.



Tempat-tempat tersebut termasuk sistem radar, tempat penyimpanan dan peluncuran drone, tempat penyimpanan dan peluncuran rudal balistik, serta tempat penyimpanan dan peluncuran rudal jelajah.

Serangan tersebut menandai respons yang signifikan setelah pemerintahan Presiden AS Joe Biden dan sekutunya memperingatkan bahwa kelompok militan yang didukung Iran akan menanggung konsekuensi dari serangan pesawat tak berawak dan rudal yang berulang kali terhadap kapal komersial di Laut Merah.

</description><content:encoded>YAMAN &amp;ndash; Houthi menegaskan jika serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Inggris tidak akan mengurangi dukungan mereka terhadap Gaza.
Houthi mengatakan mereka akan terus menyerang kapal-kapal di Laut Merah yang menuju atau berhubungan dengan Israel.
&quot;Kami menegaskan bahwa sama sekali tidak ada pembenaran atas agresi terhadap Yaman ini, karena tidak ada ancaman terhadap navigasi internasional di Laut Merah dan Laut Arab,&amp;rdquo; terang juru bicara kelompok Houthi, Mohammed Abdulsalam.


BACA JUGA:
AS dan Inggris Lancarkan Serangan Udara, Pemimpin Houthi: Tidak Akan Dibiarkan Begitu Saja

&amp;ldquo;Penargetannya telah dan akan terus berdampak pada kapal-kapal Israel atau mereka yang menuju pelabuhan-pelabuhan Palestina yang diduduki,&amp;rdquo; tulisnya dalam sebuah postingan di X.


BACA JUGA:
AS dan Inggris Kompak Lancarkan Serangan Udara Terhadap Pemberontak Houthi di Yaman

Abdulsalam menambahkan bahwa AS dan Inggris &amp;ldquo;salah&amp;rdquo; jika berpikir bahwa serangan tersebut akan menghalangi Yaman untuk mendukung Palestina dan Gaza.
Seperti diketahui, militer AS dan Inggris melancarkan serangan udara terhadap beberapa sasaran Houthi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi pada Kamis (11/1/2024).

Seorang pejabat AS dan Inggris mengatakan kepada CNN, serangan tersebut berasal dari jet tempur dan rudal Tomahawk.
Pejabat AS mengatakan lebih dari selusin target Houthi dihantam oleh rudal yang ditembakkan dari udara, permukaan, dan sub-platform dan dipilih karena kemampuan mereka untuk melemahkan serangan berkelanjutan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah.



Tempat-tempat tersebut termasuk sistem radar, tempat penyimpanan dan peluncuran drone, tempat penyimpanan dan peluncuran rudal balistik, serta tempat penyimpanan dan peluncuran rudal jelajah.

Serangan tersebut menandai respons yang signifikan setelah pemerintahan Presiden AS Joe Biden dan sekutunya memperingatkan bahwa kelompok militan yang didukung Iran akan menanggung konsekuensi dari serangan pesawat tak berawak dan rudal yang berulang kali terhadap kapal komersial di Laut Merah.

</content:encoded></item></channel></rss>
