<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingatkan Pendukungnya Santun Berkampanye, Ganjar: Knalpotnya Biasa Saja</title><description>Ganjar Pranowo meminta para pendukungnya melakukan kampanye terbuka dengan tidak menggunakan knalpot yang membuat berisik atau mengganggu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/13/337/2954140/ingatkan-pendukungnya-santun-berkampanye-ganjar-knalpotnya-biasa-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/13/337/2954140/ingatkan-pendukungnya-santun-berkampanye-ganjar-knalpotnya-biasa-saja"/><item><title>Ingatkan Pendukungnya Santun Berkampanye, Ganjar: Knalpotnya Biasa Saja</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/13/337/2954140/ingatkan-pendukungnya-santun-berkampanye-ganjar-knalpotnya-biasa-saja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/13/337/2954140/ingatkan-pendukungnya-santun-berkampanye-ganjar-knalpotnya-biasa-saja</guid><pubDate>Sabtu 13 Januari 2024 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/13/337/2954140/ingatkan-pendukungnya-santun-berkampanye-ganjar-knalpotnya-biasa-saja-HsxVHcY3Xe.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/13/337/2954140/ingatkan-pendukungnya-santun-berkampanye-ganjar-knalpotnya-biasa-saja-HsxVHcY3Xe.JPG</image><title></title></images><description>SURABAYA - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo meminta para pendukungnya melakukan kampanye terbuka dengan tidak menggunakan knalpot yang membuat berisik atau mengganggu.

Hal ini ia sampaikan kepada para tim pemenangan daerah (TPD), calon legislatif (caleg) partai koalisi dan relawan Ganjar-Mahfud di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (13/1/2024).

&quot;Besok kalau kampanye terbuka, knalpotnya biasa saja,&quot; pinta Ganjar yang diiringi kata&quot;siap&quot; para pendukungnya, di Surabaya, Sabtu siang.

&quot;Ora usah (enggak usah) diganti,&quot; sambungnya.

Ganjar bahkan tak peduli jika masih ada pendukungnya yang berkampanye dengan menggunakan knalpot yang membuat berisik.

Menurutnya, jika ingin benar-benar mendukung, maka harus tertib pada aturan.


BACA JUGA:
Gegap Gempita Ribuan Pensiunan ASN Deklarasi Dukungan Ganjar-Mahfud


&quot;Nek kowe mbleyer sampai knalpotnya pecah, sakarepmu (kalau kamu tetap menggeber sampai knalpot pecah, terserah). Tapi kita tetap tidak perlu bikin,&quot; ujar mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

&quot;Setuju opo mboten? (Setuju atau tidak),&quot; lanjut Ganjar.

Lebih jauh, Ganjar kembali menanyakan kesediaan para pendukungnya untuk tetap menjaga aturan.
Menurut Ganjar, jika sudah tertib aturan tetapi para pendukungnya tetap mendapatkan intimidasi, maka tidak ada kata lain selain lawan.



&quot;Insyaallah bapak ibu, kita tertib, kita ikuti aturan. Kalau masih diganggu, tabrak!&quot; tegasnya.



&quot;Catat. kita sekali lagi, tetap kita ikut aturan, tetap kita tertib,&quot; pungkas politikus PDI-P ini.



Sebagai informasi, belakangan ada kejadian di mana pendukung Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah mendapatkan penganiayaan oleh prajurit TNI karena menggunakan knalpot tidak biasa saat kampanye.



Buntut kejadian itu, enam orang tentara ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan relawannya di Boyolali, Jawa Tengah.</description><content:encoded>SURABAYA - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo meminta para pendukungnya melakukan kampanye terbuka dengan tidak menggunakan knalpot yang membuat berisik atau mengganggu.

Hal ini ia sampaikan kepada para tim pemenangan daerah (TPD), calon legislatif (caleg) partai koalisi dan relawan Ganjar-Mahfud di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (13/1/2024).

&quot;Besok kalau kampanye terbuka, knalpotnya biasa saja,&quot; pinta Ganjar yang diiringi kata&quot;siap&quot; para pendukungnya, di Surabaya, Sabtu siang.

&quot;Ora usah (enggak usah) diganti,&quot; sambungnya.

Ganjar bahkan tak peduli jika masih ada pendukungnya yang berkampanye dengan menggunakan knalpot yang membuat berisik.

Menurutnya, jika ingin benar-benar mendukung, maka harus tertib pada aturan.


BACA JUGA:
Gegap Gempita Ribuan Pensiunan ASN Deklarasi Dukungan Ganjar-Mahfud


&quot;Nek kowe mbleyer sampai knalpotnya pecah, sakarepmu (kalau kamu tetap menggeber sampai knalpot pecah, terserah). Tapi kita tetap tidak perlu bikin,&quot; ujar mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

&quot;Setuju opo mboten? (Setuju atau tidak),&quot; lanjut Ganjar.

Lebih jauh, Ganjar kembali menanyakan kesediaan para pendukungnya untuk tetap menjaga aturan.
Menurut Ganjar, jika sudah tertib aturan tetapi para pendukungnya tetap mendapatkan intimidasi, maka tidak ada kata lain selain lawan.



&quot;Insyaallah bapak ibu, kita tertib, kita ikuti aturan. Kalau masih diganggu, tabrak!&quot; tegasnya.



&quot;Catat. kita sekali lagi, tetap kita ikut aturan, tetap kita tertib,&quot; pungkas politikus PDI-P ini.



Sebagai informasi, belakangan ada kejadian di mana pendukung Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah mendapatkan penganiayaan oleh prajurit TNI karena menggunakan knalpot tidak biasa saat kampanye.



Buntut kejadian itu, enam orang tentara ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan relawannya di Boyolali, Jawa Tengah.</content:encoded></item></channel></rss>
