<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Satu Keluarga di Sampang Dibantai Keponakan, Korban Dihabisi Pakai Pisau Dapur</title><description>Pemuda inisial HA (30), warga Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, membantai pamannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2953973/kronologi-satu-keluarga-di-sampang-dibantai-keponakan-korban-dihabisi-pakai-pisau-dapur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2953973/kronologi-satu-keluarga-di-sampang-dibantai-keponakan-korban-dihabisi-pakai-pisau-dapur"/><item><title>Kronologi Satu Keluarga di Sampang Dibantai Keponakan, Korban Dihabisi Pakai Pisau Dapur</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2953973/kronologi-satu-keluarga-di-sampang-dibantai-keponakan-korban-dihabisi-pakai-pisau-dapur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2953973/kronologi-satu-keluarga-di-sampang-dibantai-keponakan-korban-dihabisi-pakai-pisau-dapur</guid><pubDate>Sabtu 13 Januari 2024 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/13/519/2953973/kronologi-satu-keluarga-di-sampang-dibantai-keponakan-korban-dihabisi-pakai-pisau-dapur-SI3j5yE4Q4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/13/519/2953973/kronologi-satu-keluarga-di-sampang-dibantai-keponakan-korban-dihabisi-pakai-pisau-dapur-SI3j5yE4Q4.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>SAMPANG - Pemuda inisial HA (30), warga Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, membantai pamannya Saudi (48) hingga tewas.

Selain membunuh pamannya itu, pelaku juga melukai keluarga korban yakni Mudirah (43) dan LK (13) menggunakan pisau dapur.

Kasi Humas Polres Sampag Ipda Sujianto mengungkap kronologinya bermula saat tiga korban berada di mushola tiba-tiba datang pelaku menenteng pisau dapur dan menyabet serta menusuk korban hingga mengalami luka berat.

&quot;Korban mengalami luka sobek di pipi kiri, bahu kiri, dada kiri, rusuk kiri, pergelangan tangan kiri, dan perut sebelah kiri. Korban meninggal di TKP,&quot; ujar Sujianto, Jum'at (12/1/2024).

BACA JUGA:
Sadis! Satu Keluarga di Sampang Dibantai Keponakan, 1 Orang Tewas

Di saat pelaku menganiaya korban, istri dan anak pelaku mencoba untuk melerai, sehingga keduanya juga terkena sabetan pisau.

&quot;Kedua korban itu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan yang intensif, sementara korban bernama saudi meninggal dunia,&quot; ujarnya.

Menurut Sujianto, pelaku tega melakukan perbuatannya kepada pamannya sendiri karena sakit hati kerap dimarahi.

&quot;Untuk kejelasan motifnya nanti saya sampaikan, karena saat ini masih proses lidik. Pelaku sudah diamankan,&quot; pungkasnya.

BACA JUGA:
Gempa Guncang Garut Jawa Barat, Kedalaman 21 Km



Sebelumnya diberitakan, satu keluargga di Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura jadi korban penganiayaan di sebuah mushola, Jum'at sekitar 03.00 WIB dini hari.



Satu dari dua korban meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam dan mengalami luka yang cukup parah di bagian tubuhnya.

</description><content:encoded>SAMPANG - Pemuda inisial HA (30), warga Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, membantai pamannya Saudi (48) hingga tewas.

Selain membunuh pamannya itu, pelaku juga melukai keluarga korban yakni Mudirah (43) dan LK (13) menggunakan pisau dapur.

Kasi Humas Polres Sampag Ipda Sujianto mengungkap kronologinya bermula saat tiga korban berada di mushola tiba-tiba datang pelaku menenteng pisau dapur dan menyabet serta menusuk korban hingga mengalami luka berat.

&quot;Korban mengalami luka sobek di pipi kiri, bahu kiri, dada kiri, rusuk kiri, pergelangan tangan kiri, dan perut sebelah kiri. Korban meninggal di TKP,&quot; ujar Sujianto, Jum'at (12/1/2024).

BACA JUGA:
Sadis! Satu Keluarga di Sampang Dibantai Keponakan, 1 Orang Tewas

Di saat pelaku menganiaya korban, istri dan anak pelaku mencoba untuk melerai, sehingga keduanya juga terkena sabetan pisau.

&quot;Kedua korban itu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan yang intensif, sementara korban bernama saudi meninggal dunia,&quot; ujarnya.

Menurut Sujianto, pelaku tega melakukan perbuatannya kepada pamannya sendiri karena sakit hati kerap dimarahi.

&quot;Untuk kejelasan motifnya nanti saya sampaikan, karena saat ini masih proses lidik. Pelaku sudah diamankan,&quot; pungkasnya.

BACA JUGA:
Gempa Guncang Garut Jawa Barat, Kedalaman 21 Km



Sebelumnya diberitakan, satu keluargga di Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura jadi korban penganiayaan di sebuah mushola, Jum'at sekitar 03.00 WIB dini hari.



Satu dari dua korban meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam dan mengalami luka yang cukup parah di bagian tubuhnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
