<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Korban Dibawa ke RSUD, Polisi Masih Dalami Motif Carok Massal di Madura</title><description>Sementara polisi masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan motif di balik insiden berdarah ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2953985/4-korban-dibawa-ke-rsud-polisi-masih-dalami-motif-carok-massal-di-madura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2953985/4-korban-dibawa-ke-rsud-polisi-masih-dalami-motif-carok-massal-di-madura"/><item><title>4 Korban Dibawa ke RSUD, Polisi Masih Dalami Motif Carok Massal di Madura</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2953985/4-korban-dibawa-ke-rsud-polisi-masih-dalami-motif-carok-massal-di-madura</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2953985/4-korban-dibawa-ke-rsud-polisi-masih-dalami-motif-carok-massal-di-madura</guid><pubDate>Sabtu 13 Januari 2024 02:33 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Syahrawi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/13/519/2953985/4-korban-dibawa-ke-rsud-polisi-masih-dalami-motif-carok-massal-di-madura-lEZWyOfRsX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban carok massal di Madura dibawa ke RSUD (Foto: Taufik Syahrawi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/13/519/2953985/4-korban-dibawa-ke-rsud-polisi-masih-dalami-motif-carok-massal-di-madura-lEZWyOfRsX.jpg</image><title>Korban carok massal di Madura dibawa ke RSUD (Foto: Taufik Syahrawi)</title></images><description>BANGKALAN - Empat korban tewas dalam insiden perkelahian memakai celurit di Bangkalan, Madura akhirnya dievakuasi ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan dengan memakai mobil ambulans. Sementara polisi masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan motif di balik insiden berdarah ini.

Halaman depan ruangan jenazah RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan langsung hening saat empat ambulans yang mengangkut para korban carok tiba sekitar pukul 1.00 dini hari. Iring-iringan jenazah ini pun dikawal personel Satsamapta Polres Bangkalan.

BACA JUGA:
Mencekam! Carok Massal di Madura Tewaskan 4 Orang, Korban Penuh Luka Bacok


Keempat jenazah korban carok di Desa Banyu Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan ini lalu diturunkan satu per satu dan dimasukkan ke ruangan jenazah.

Keempat korban tewas tersebut yakni MDR, MTJ, dan NJH. Ketiganya merupakan warga dari Desa Larangan, Kecamatan Tanjung Bumi yang langsung tewas di lokasi kejadian.

Sementara satu korban tewas lainnya, yakni HFD warga Desa Banyu Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi yang awalnya kritis karena luka yang dideritanya, kemudian meninggal saat hendak dibawa dari tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA:
Gempa Guncang Melonguane Sulut Berkekuatan M4,3&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Keempat jenazah tersebut dievakuasi ke RSUD setelah sebelumnya sempat dibawa ke puskesmas setempat.

Kasar Samapta Bangkalan AKP Buntoro mengatakan, para korban menderita sejumlah luka sabetan senjata tajam di beberapa bagian tubuh mereka.


Polisi memastikan, tidak ada korban lagi selain keempat korban tersebut.



Sejumlah keluarga korban nampak berdatangan dan berkerumun di sekitar ruangan jenazah RSUD. Mereka menunggu proses pemeriksaan petugas medis rumah sakit.



Insiden carok di Desa Banyu Anyar ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

BACA JUGA:
Jokowi Bertemu Ketua Majelis Nasional Vietnam Bahas Kerja Sama Energi Terbarukan




Selain personel Satreskrim Polres Bangkalan, sejumlah anggota unit Jatanras Polda Jawa Timur juga datang ke lokasi untuk melakukan pengusutan kasus ini. Mereka langsung melakukan olah TKP serta pemeriksaan para saksi.



KBO Satreskrim Polres Bangkalan Iptu Sugeng Hariana mengatakan, belum bisa memastikan motif di balik insiden carok berdarah ini.

BACA JUGA:
Kampanye di Jatim, Ganjar Pranowo Targetkan Raih Suara 60 Persen




Para anggota dari personel Satsamapta Polres Bangkalan pun masih melakukan penjagaan di sekitar ruangan jenazah RSUD ini.

</description><content:encoded>BANGKALAN - Empat korban tewas dalam insiden perkelahian memakai celurit di Bangkalan, Madura akhirnya dievakuasi ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan dengan memakai mobil ambulans. Sementara polisi masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan motif di balik insiden berdarah ini.

Halaman depan ruangan jenazah RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan langsung hening saat empat ambulans yang mengangkut para korban carok tiba sekitar pukul 1.00 dini hari. Iring-iringan jenazah ini pun dikawal personel Satsamapta Polres Bangkalan.

BACA JUGA:
Mencekam! Carok Massal di Madura Tewaskan 4 Orang, Korban Penuh Luka Bacok


Keempat jenazah korban carok di Desa Banyu Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan ini lalu diturunkan satu per satu dan dimasukkan ke ruangan jenazah.

Keempat korban tewas tersebut yakni MDR, MTJ, dan NJH. Ketiganya merupakan warga dari Desa Larangan, Kecamatan Tanjung Bumi yang langsung tewas di lokasi kejadian.

Sementara satu korban tewas lainnya, yakni HFD warga Desa Banyu Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi yang awalnya kritis karena luka yang dideritanya, kemudian meninggal saat hendak dibawa dari tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA:
Gempa Guncang Melonguane Sulut Berkekuatan M4,3&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Keempat jenazah tersebut dievakuasi ke RSUD setelah sebelumnya sempat dibawa ke puskesmas setempat.

Kasar Samapta Bangkalan AKP Buntoro mengatakan, para korban menderita sejumlah luka sabetan senjata tajam di beberapa bagian tubuh mereka.


Polisi memastikan, tidak ada korban lagi selain keempat korban tersebut.



Sejumlah keluarga korban nampak berdatangan dan berkerumun di sekitar ruangan jenazah RSUD. Mereka menunggu proses pemeriksaan petugas medis rumah sakit.



Insiden carok di Desa Banyu Anyar ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

BACA JUGA:
Jokowi Bertemu Ketua Majelis Nasional Vietnam Bahas Kerja Sama Energi Terbarukan




Selain personel Satreskrim Polres Bangkalan, sejumlah anggota unit Jatanras Polda Jawa Timur juga datang ke lokasi untuk melakukan pengusutan kasus ini. Mereka langsung melakukan olah TKP serta pemeriksaan para saksi.



KBO Satreskrim Polres Bangkalan Iptu Sugeng Hariana mengatakan, belum bisa memastikan motif di balik insiden carok berdarah ini.

BACA JUGA:
Kampanye di Jatim, Ganjar Pranowo Targetkan Raih Suara 60 Persen




Para anggota dari personel Satsamapta Polres Bangkalan pun masih melakukan penjagaan di sekitar ruangan jenazah RSUD ini.

</content:encoded></item></channel></rss>
