<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bicara Demokrasi, Yenny Wahid: Anak Tukang Cilok, Anak Presiden Harus Setara dalam Hukum</title><description>Ia menegaskan, siapa pun dengan profesi apa pun tak ada yang istimewa di mata hukum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2954326/bicara-demokrasi-yenny-wahid-anak-tukang-cilok-anak-presiden-harus-setara-dalam-hukum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2954326/bicara-demokrasi-yenny-wahid-anak-tukang-cilok-anak-presiden-harus-setara-dalam-hukum"/><item><title>Bicara Demokrasi, Yenny Wahid: Anak Tukang Cilok, Anak Presiden Harus Setara dalam Hukum</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2954326/bicara-demokrasi-yenny-wahid-anak-tukang-cilok-anak-presiden-harus-setara-dalam-hukum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/13/519/2954326/bicara-demokrasi-yenny-wahid-anak-tukang-cilok-anak-presiden-harus-setara-dalam-hukum</guid><pubDate>Sabtu 13 Januari 2024 23:31 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/13/519/2954326/bicara-demokrasi-yenny-wahid-anak-tukang-cilok-anak-presiden-harus-setara-dalam-hukum-cKs8lwk4Pe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yenny Wahid (Foto: Dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/13/519/2954326/bicara-demokrasi-yenny-wahid-anak-tukang-cilok-anak-presiden-harus-setara-dalam-hukum-cKs8lwk4Pe.jpg</image><title>Yenny Wahid (Foto: Dok MPI)</title></images><description>


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xMi8xLzE3NjA2Ni81L3g4cmVoM2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SURABAYA - Dewan Penasihat TPN Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Yenny Wahid, mengatakan semua orang harus mendapat kesetaraan di mata hukum. Ia menegaskan, siapa pun dengan profesi apa pun tak ada yang istimewa di mata hukum.

Hal itu disampaikan putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam sambutannya saat menghadiri acara pensiunan aparatur negara, di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (13/1/2024). Yenny mengajak semua orang untuk menjaga demokrasi di Indonesia.

&quot;Demokrasi itu memastikan bahwa anaknya tukang parkir, anaknya tukang cilok, dan anak presiden seperti saya ini sama dan setaranya di mata hukum,&quot; kata Yenny.

BACA JUGA:
Puluhan Ribu Warga Malang Hadiri Pesta Rakyat, Siap Menangkan Ganjar-Mahfud


Yenny menegaskan, demokrasi harus untuk dijaga bersama. Ia menyebut memenangkan Ganjar-Mahfud merupakan cara untuk menjaga demokrasi.

&quot;Karena itu demokrasi harus dijaga. Yang bisa menjaga itu adalah kita semua,&quot; ujarnya.

&quot;Ganjar dan Mahfud mereka adalah alat-alat kita untuk mempertahankan demokrasi di Indonesia,&quot; sambung dia.

BACA JUGA:
Hary Tanoesoedibjo Dampingi Capres Ganjar Pranowo pada Acara Silaturahmi Kebangsaan Lintas Agama di Surabaya


Maka, Yenny pun mengajak para pendukung untuk berjuang bersama memenangkan Ganjar-Mahfud. Ia juga meminta para pendukung agar mau bergerak ke bawah.

&quot;Jangan biarkan mereka keliling kampung sendiri, kita harus memastikan kita itu berjuang bersama mereka,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xMi8xLzE3NjA2Ni81L3g4cmVoM2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SURABAYA - Dewan Penasihat TPN Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Yenny Wahid, mengatakan semua orang harus mendapat kesetaraan di mata hukum. Ia menegaskan, siapa pun dengan profesi apa pun tak ada yang istimewa di mata hukum.

Hal itu disampaikan putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam sambutannya saat menghadiri acara pensiunan aparatur negara, di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (13/1/2024). Yenny mengajak semua orang untuk menjaga demokrasi di Indonesia.

&quot;Demokrasi itu memastikan bahwa anaknya tukang parkir, anaknya tukang cilok, dan anak presiden seperti saya ini sama dan setaranya di mata hukum,&quot; kata Yenny.

BACA JUGA:
Puluhan Ribu Warga Malang Hadiri Pesta Rakyat, Siap Menangkan Ganjar-Mahfud


Yenny menegaskan, demokrasi harus untuk dijaga bersama. Ia menyebut memenangkan Ganjar-Mahfud merupakan cara untuk menjaga demokrasi.

&quot;Karena itu demokrasi harus dijaga. Yang bisa menjaga itu adalah kita semua,&quot; ujarnya.

&quot;Ganjar dan Mahfud mereka adalah alat-alat kita untuk mempertahankan demokrasi di Indonesia,&quot; sambung dia.

BACA JUGA:
Hary Tanoesoedibjo Dampingi Capres Ganjar Pranowo pada Acara Silaturahmi Kebangsaan Lintas Agama di Surabaya


Maka, Yenny pun mengajak para pendukung untuk berjuang bersama memenangkan Ganjar-Mahfud. Ia juga meminta para pendukung agar mau bergerak ke bawah.

&quot;Jangan biarkan mereka keliling kampung sendiri, kita harus memastikan kita itu berjuang bersama mereka,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
