<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenang Orangtua Bergaji Pas-pasan, Ganjar: Derita Rakyat Adalah Kita</title><description>Ganjar Pranowo terus konsisten mengusung program pengentasan kemiskinan yang lebih tajam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/14/519/2954336/kenang-orangtua-bergaji-pas-pasan-ganjar-derita-rakyat-adalah-kita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/14/519/2954336/kenang-orangtua-bergaji-pas-pasan-ganjar-derita-rakyat-adalah-kita"/><item><title>Kenang Orangtua Bergaji Pas-pasan, Ganjar: Derita Rakyat Adalah Kita</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/14/519/2954336/kenang-orangtua-bergaji-pas-pasan-ganjar-derita-rakyat-adalah-kita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/14/519/2954336/kenang-orangtua-bergaji-pas-pasan-ganjar-derita-rakyat-adalah-kita</guid><pubDate>Minggu 14 Januari 2024 03:30 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/13/519/2954336/kenang-orangtua-bergaji-pas-pasan-ganjar-derita-rakyat-adalah-kita-Z44YL1WKLl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: Ist/Ari Sandita)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/13/519/2954336/kenang-orangtua-bergaji-pas-pasan-ganjar-derita-rakyat-adalah-kita-Z44YL1WKLl.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: Ist/Ari Sandita)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xMi8xLzE3NjA2Ni81L3g4cmVoM2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SURABAYA - Calon Presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo terus konsisten mengusung program pengentasan kemiskinan yang lebih tajam. Hal itu meliputi sektor pendidikan dan kesehatan.

Ganjar Pranowo menyampaikan itu saat dirinya tengah bertemu Tim Pemenangan Daerah Jawa Timur di Gedung Internatio, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (13/1/2024).

BACA JUGA:
Puluhan Ribu Warga Malang Hadiri Pesta Rakyat, Siap Menangkan Ganjar-Mahfud


Dia mengungkapkan baik dirinya maupun sosok Mahfud MD berasal dari keluarga kebanyakan.

Ayah Ganjar adalah seorang polisi yang bergaji pas-pasan. Sosok ayah bernama lengkap Parmudji Pramudi Wiryo pernah ikut dalam operasi penumpasan PRRI/Permesta di Sumatera.

&amp;ldquo;Dia adalah sosok polisi yang jujur, sederhana. Maka keluarga kami pun terlalu sederhana, sehingga sekolah pun susah,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Soroti Kesejahteraan, Ribuan Guru hingga Dosen di Jatim Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud


Hal yang sama dirasakan Mahfud MD. Sosok ayahnya merupakan pegawai kecamatan di Sampang, Madura.
&amp;ldquo;Karena itu jika yang lain mengatakan &amp;lsquo;Hei lihatlah penderitaan rakyat itu&amp;rsquo;, maka kami [Ganjar dan Mahfud] itu sudah merasakannya sejak dulu,&amp;rdquo; tegas mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

Pengalaman kehidupan yang sederhana dan lebih dekat dengan kemiskinan itu membuat pasangan Ganjar-Mahfud memiliki kedekatan sekaligus pengetahuan untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia.



&amp;ldquo;Itulah mengapa kami usung program &amp;lsquo;1 Keluarga Miskin 1 Sarjana&amp;rsquo;, kami harus bantu betul itu. Karena kami merasakan bagaimana susahnya mendapatkan akses pendidikan yang kelak bisa mengubah kehidupan selanjutnya,&amp;rdquo; tambah Ganjar.

BACA JUGA:
Hadiri Sholawat Persatuan, Hary Tanoe: Mahfud MD Sosok Pendekar Antikorupsi




Lebih jauh, sektor kesehatan juga jadi kunci mengentaskan kemiskinan. Pasangan yang diusung koalisi PDI Perjuangan, PPP, Perindo, dan Hanura ini akan menggulirkan program 1 Desa 1 Faskes. Tidak hanya itu, terdapat program prioritas bagi ibu hamil.



&amp;ldquo;Jadi kalau ada yang meributkan soal stunting, harus dijaga sejak ibu hamil, bagaimana gizinya dan akses kesehatannya. Kami merasakan bagaimana dulu di desa sulitnya ibu melahirkan, banyak ibu ataupun bayi yang meninggal,&amp;rdquo; simpul Ganjar.

BACA JUGA:
Meski Diguyur Hujan, Caleg Perindo Sosialisasikan Program Andalan dan Ganjar-Mahfud di Depok




Berbekal program konkret inilah, katanya, Paslon nomor urut 3 mendapatkan dukungan luas dari berbagai daerah.



&amp;ldquo;Kami berkeliling Indonesia, kami menangkap situasi sesungguhnya, sehingga berani mengatakan apa yang sebenarnya terjadi,&amp;rdquo; kata Ganjar.



Tidak hanya itu, dia menyinggung seluruh program dalam visi dan misi pun disusun bedasarkan fakta dan persoalan nyata di lapangan.



&amp;ldquo;Kami menyiapkan dan membandingkan program yang lebih baik, maka pada debat kemarin saya buka, biar republik ini tahu. Kami berikan referensi agar rakyat percaya kepada kita. Data dan informasi sudah ada, semua terukur dan sesuai kenyataan,&amp;rdquo; ungkapnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xMi8xLzE3NjA2Ni81L3g4cmVoM2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SURABAYA - Calon Presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo terus konsisten mengusung program pengentasan kemiskinan yang lebih tajam. Hal itu meliputi sektor pendidikan dan kesehatan.

Ganjar Pranowo menyampaikan itu saat dirinya tengah bertemu Tim Pemenangan Daerah Jawa Timur di Gedung Internatio, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (13/1/2024).

BACA JUGA:
Puluhan Ribu Warga Malang Hadiri Pesta Rakyat, Siap Menangkan Ganjar-Mahfud


Dia mengungkapkan baik dirinya maupun sosok Mahfud MD berasal dari keluarga kebanyakan.

Ayah Ganjar adalah seorang polisi yang bergaji pas-pasan. Sosok ayah bernama lengkap Parmudji Pramudi Wiryo pernah ikut dalam operasi penumpasan PRRI/Permesta di Sumatera.

&amp;ldquo;Dia adalah sosok polisi yang jujur, sederhana. Maka keluarga kami pun terlalu sederhana, sehingga sekolah pun susah,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Soroti Kesejahteraan, Ribuan Guru hingga Dosen di Jatim Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud


Hal yang sama dirasakan Mahfud MD. Sosok ayahnya merupakan pegawai kecamatan di Sampang, Madura.
&amp;ldquo;Karena itu jika yang lain mengatakan &amp;lsquo;Hei lihatlah penderitaan rakyat itu&amp;rsquo;, maka kami [Ganjar dan Mahfud] itu sudah merasakannya sejak dulu,&amp;rdquo; tegas mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

Pengalaman kehidupan yang sederhana dan lebih dekat dengan kemiskinan itu membuat pasangan Ganjar-Mahfud memiliki kedekatan sekaligus pengetahuan untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia.



&amp;ldquo;Itulah mengapa kami usung program &amp;lsquo;1 Keluarga Miskin 1 Sarjana&amp;rsquo;, kami harus bantu betul itu. Karena kami merasakan bagaimana susahnya mendapatkan akses pendidikan yang kelak bisa mengubah kehidupan selanjutnya,&amp;rdquo; tambah Ganjar.

BACA JUGA:
Hadiri Sholawat Persatuan, Hary Tanoe: Mahfud MD Sosok Pendekar Antikorupsi




Lebih jauh, sektor kesehatan juga jadi kunci mengentaskan kemiskinan. Pasangan yang diusung koalisi PDI Perjuangan, PPP, Perindo, dan Hanura ini akan menggulirkan program 1 Desa 1 Faskes. Tidak hanya itu, terdapat program prioritas bagi ibu hamil.



&amp;ldquo;Jadi kalau ada yang meributkan soal stunting, harus dijaga sejak ibu hamil, bagaimana gizinya dan akses kesehatannya. Kami merasakan bagaimana dulu di desa sulitnya ibu melahirkan, banyak ibu ataupun bayi yang meninggal,&amp;rdquo; simpul Ganjar.

BACA JUGA:
Meski Diguyur Hujan, Caleg Perindo Sosialisasikan Program Andalan dan Ganjar-Mahfud di Depok




Berbekal program konkret inilah, katanya, Paslon nomor urut 3 mendapatkan dukungan luas dari berbagai daerah.



&amp;ldquo;Kami berkeliling Indonesia, kami menangkap situasi sesungguhnya, sehingga berani mengatakan apa yang sebenarnya terjadi,&amp;rdquo; kata Ganjar.



Tidak hanya itu, dia menyinggung seluruh program dalam visi dan misi pun disusun bedasarkan fakta dan persoalan nyata di lapangan.



&amp;ldquo;Kami menyiapkan dan membandingkan program yang lebih baik, maka pada debat kemarin saya buka, biar republik ini tahu. Kami berikan referensi agar rakyat percaya kepada kita. Data dan informasi sudah ada, semua terukur dan sesuai kenyataan,&amp;rdquo; ungkapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
