<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Purnawirawan Diintimidasi Tak Hadiri Deklarasi, Jubir Perindo Nuning: Aneh Sekali</title><description>Aneh sekali mereka dilarang untuk hadiri deklarasi Paslon pilihannya. Indonesia negara demokrasi dan negara hukum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/15/1/2954778/purnawirawan-diintimidasi-tak-hadiri-deklarasi-jubir-perindo-nuning-aneh-sekali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/15/1/2954778/purnawirawan-diintimidasi-tak-hadiri-deklarasi-jubir-perindo-nuning-aneh-sekali"/><item><title>Purnawirawan Diintimidasi Tak Hadiri Deklarasi, Jubir Perindo Nuning: Aneh Sekali</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/15/1/2954778/purnawirawan-diintimidasi-tak-hadiri-deklarasi-jubir-perindo-nuning-aneh-sekali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/15/1/2954778/purnawirawan-diintimidasi-tak-hadiri-deklarasi-jubir-perindo-nuning-aneh-sekali</guid><pubDate>Senin 15 Januari 2024 06:13 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/15/1/2954778/purnawirawan-diintimidasi-tak-hadiri-deklarasi-jubir-perindo-nuning-aneh-sekali-jOflyrJF20.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Susaningtyas Kertopati (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/15/1/2954778/purnawirawan-diintimidasi-tak-hadiri-deklarasi-jubir-perindo-nuning-aneh-sekali-jOflyrJF20.jpg</image><title>Susaningtyas Kertopati (Foto : MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNC8xLzE3NjExMy81L3g4cmc3bHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas perihal intimidasi yang diterima sejumlah purnawirawan untuk tidak menghadiri deklarasi dukungan untuk Capres Nomor Urut 3 dalam Pemilu 2024 Ganjar Pranowo.

Hal tersebut ia sampaikan perihal informasi ada purnawirawan TNI-Polri dan pensiunan aparatur sipil negara (ASN) diintimidasi untuk tidak hadir dalam acara deklarasi dukungan beberapa waktu lalu.


BACA JUGA:
Ganjar : 01 Sama 03, Empat-empatnya Almuni UGM


&quot;Purnawirawan itu sudah menjadi warga sipil. Seluruh kehidupannya tak lagi diatur oleh lembaga TNI Polri kecuali sistem penggajiannya sebagai hak mereka,&quot; ujar Susaningtyas yang akrab dipanggil Nuning, Minggu (14/1/2024).

Nuning yang juga pengamat militer dan intelijen mengaku heran dengan adanya intimidasi terhadap purnawirawan TNI dan Polri yang hendak mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo - Mahfud MD.


BACA JUGA:
Angela Tanoesoedibjo Disambut Meriah saat Layani Warga di Bazar Minyak Goreng


&quot;Aneh sekali mereka dilarang untuk hadiri deklarasi Paslon pilihannya. Indonesia negara demokrasi dan negara hukum. Seluruh hak hidup purnawirawan dilindungi hukum sebagai warga sipil,&quot; papar Nuning.

Mantan Anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI itu berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti intimidasi yang diterima oleh purnawirawan TNI, Polri maupun PNS yang sudah memasuki masa pensiun.&quot;Apa alasan melarang purnawirawan bela dan ikut kampanye paslon 1 maupun 3? Jika betul Intimidasi berupa larangan itu ada perlu diusut tuntas oleh aparat hukum. Dan pihak tersebut harus dikenai sanksi hukum sesuai regulasinya,&quot; pungkas Nuning.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengaku menerima informasi ada purnawirawan TNI-Polri dan pensiunan aparatur sipil negara (ASN) diintimidasi untuk tidak hadir dalam acara deklarasi dukungan di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur. Namun mereka berani untuk melawan dan tetap hadir memberikan dukungan kepada dirinya.

&quot;Tadi saya dengar cerita, 'Enggak usah datang, Pak'. Gitu. Sudah disampaikan pada saya, 'Pak Ganjar, tadi yang disampaikan, mbok enggak usah datang,&quot; ujar Ganjar ditemui usai acara, Sabtu (13/1/2024).

Menurut Ganjar, intimidasi seakan percuma karena purnawirawan TNI-Polri merupakan orang-orang yang berani. Maka para purnawirawan TNI-Polri tetap menghadiri acara deklarasi dengan meriah.

&quot;Luar biasa, TNI Polri dididik dilatih untuk berani. Maka kalau cuma intimidasi seperti itu, enggak ada yang takut. Maka datanglah mereka semuanya di sini,&quot; tutur mantan Gubernur Jawa Tengah ini.


BACA JUGA:
Ganjar Gencar Kampanye di Jateng dan Jatim, Sekjen PDIP : 2 Provinsi Ini Banyak Intimidasi!


Lebih jauh, Ganjar juga menyetujui jika deklarasi purnawirawan TNI-Polri bisa diartikan guna menangkal banyaknya intimidasi yang terjadi beberapa waktu belakangan kepada para pendukungnya.

&quot;Oh tentu saja, maka saya sampaikan, beliau-beliau ini orang yang punya pengalaman di birokrasi yang cukup panjang, di masing-masing bidangnya. Tentu mereka akan tahu bagaimana cara mengantisipasi,&quot; kata Ganjar Pranowo.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNC8xLzE3NjExMy81L3g4cmc3bHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas perihal intimidasi yang diterima sejumlah purnawirawan untuk tidak menghadiri deklarasi dukungan untuk Capres Nomor Urut 3 dalam Pemilu 2024 Ganjar Pranowo.

Hal tersebut ia sampaikan perihal informasi ada purnawirawan TNI-Polri dan pensiunan aparatur sipil negara (ASN) diintimidasi untuk tidak hadir dalam acara deklarasi dukungan beberapa waktu lalu.


BACA JUGA:
Ganjar : 01 Sama 03, Empat-empatnya Almuni UGM


&quot;Purnawirawan itu sudah menjadi warga sipil. Seluruh kehidupannya tak lagi diatur oleh lembaga TNI Polri kecuali sistem penggajiannya sebagai hak mereka,&quot; ujar Susaningtyas yang akrab dipanggil Nuning, Minggu (14/1/2024).

Nuning yang juga pengamat militer dan intelijen mengaku heran dengan adanya intimidasi terhadap purnawirawan TNI dan Polri yang hendak mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo - Mahfud MD.


BACA JUGA:
Angela Tanoesoedibjo Disambut Meriah saat Layani Warga di Bazar Minyak Goreng


&quot;Aneh sekali mereka dilarang untuk hadiri deklarasi Paslon pilihannya. Indonesia negara demokrasi dan negara hukum. Seluruh hak hidup purnawirawan dilindungi hukum sebagai warga sipil,&quot; papar Nuning.

Mantan Anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI itu berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti intimidasi yang diterima oleh purnawirawan TNI, Polri maupun PNS yang sudah memasuki masa pensiun.&quot;Apa alasan melarang purnawirawan bela dan ikut kampanye paslon 1 maupun 3? Jika betul Intimidasi berupa larangan itu ada perlu diusut tuntas oleh aparat hukum. Dan pihak tersebut harus dikenai sanksi hukum sesuai regulasinya,&quot; pungkas Nuning.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengaku menerima informasi ada purnawirawan TNI-Polri dan pensiunan aparatur sipil negara (ASN) diintimidasi untuk tidak hadir dalam acara deklarasi dukungan di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur. Namun mereka berani untuk melawan dan tetap hadir memberikan dukungan kepada dirinya.

&quot;Tadi saya dengar cerita, 'Enggak usah datang, Pak'. Gitu. Sudah disampaikan pada saya, 'Pak Ganjar, tadi yang disampaikan, mbok enggak usah datang,&quot; ujar Ganjar ditemui usai acara, Sabtu (13/1/2024).

Menurut Ganjar, intimidasi seakan percuma karena purnawirawan TNI-Polri merupakan orang-orang yang berani. Maka para purnawirawan TNI-Polri tetap menghadiri acara deklarasi dengan meriah.

&quot;Luar biasa, TNI Polri dididik dilatih untuk berani. Maka kalau cuma intimidasi seperti itu, enggak ada yang takut. Maka datanglah mereka semuanya di sini,&quot; tutur mantan Gubernur Jawa Tengah ini.


BACA JUGA:
Ganjar Gencar Kampanye di Jateng dan Jatim, Sekjen PDIP : 2 Provinsi Ini Banyak Intimidasi!


Lebih jauh, Ganjar juga menyetujui jika deklarasi purnawirawan TNI-Polri bisa diartikan guna menangkal banyaknya intimidasi yang terjadi beberapa waktu belakangan kepada para pendukungnya.

&quot;Oh tentu saja, maka saya sampaikan, beliau-beliau ini orang yang punya pengalaman di birokrasi yang cukup panjang, di masing-masing bidangnya. Tentu mereka akan tahu bagaimana cara mengantisipasi,&quot; kata Ganjar Pranowo.</content:encoded></item></channel></rss>
