<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Yusril Mau Jadi Saksi Meringankan Firli Bahuri? Ini Alasannya</title><description>Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra mengungkap alasannya mau menjadi saksi meringankan untuk Firli Bahuri</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2954932/kenapa-yusril-mau-jadi-saksi-meringankan-firli-bahuri-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2954932/kenapa-yusril-mau-jadi-saksi-meringankan-firli-bahuri-ini-alasannya"/><item><title>Kenapa Yusril Mau Jadi Saksi Meringankan Firli Bahuri? Ini Alasannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2954932/kenapa-yusril-mau-jadi-saksi-meringankan-firli-bahuri-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2954932/kenapa-yusril-mau-jadi-saksi-meringankan-firli-bahuri-ini-alasannya</guid><pubDate>Senin 15 Januari 2024 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/15/337/2954932/kenapa-yusril-mau-jadi-saksi-meringankan-firli-bahuri-ini-alasannya-QJFm7PXxYp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yusril Ihza Mahendra (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/15/337/2954932/kenapa-yusril-mau-jadi-saksi-meringankan-firli-bahuri-ini-alasannya-QJFm7PXxYp.jpg</image><title>Yusril Ihza Mahendra (Foto : MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNS8xLzE3NjEzMy81L3g4cmd5enA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan alasannya mau menjadi saksi meringankan untuk mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, dalam dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

&quot;Mengapa saya mau menjadi saksi ahli atau saksi meringankan? Karena saya selalu berpendapat bahwa penegakkan hukum pidana itu harus benar-benar fair jujur dan adil,&quot; kata Yusril di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/1/2024).


BACA JUGA:
 Diperiksa Dua Hari Berturut-turut, SYL : Saya Berproses dan Kooperatif&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Menurut Yusril, jika penyidik dapat menghadirkan saksi memberatkan dan menghimpun alat bukti. Maka tersangka dapat diberikan hak yang sama dengan menghadirkan saksi meringankan.

&quot;Supaya penyelidikan dan penyidikan itu berjalan secara adil dan berimbang, itu yang pertama,&quot; katanya.


BACA JUGA:
Jadi Saksi Meringankan Firli Bahuri, Yusril Serahkan Keterangan Tertulis ke Penyidik


Alasan kedua, kata Yusril, dirinya hadir sebagai saksi yang diputuskan dalam putusan MK Nomor 65 tahun 2010. Artinya, memperluas pengertian saksi itu bukan hanya orang yang melihat, mendengar dan mengalami terjadinya suatu dugaan tindak pidana.

&quot;Tapi setiap orang yang tidak selalu melihat, mendengar, dan mengalami, tetapi dia mengetahui persoalan yang terjadinya suatu perdugaan tindak pidana. Maka itu saya bersedia menjadi saksi a de charge dalam kasus ini,&quot; katanya.Sebagai informasi, Penyidik gabungan dari Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri, memeriksa Yusril Ihza Mahendra sebagai saksi meringankan untuk mantan KPK Firli Bahuri.

Berdasarkan pantauan MNC Portal di lapangan, Yusril Ihza tiba di Bareskrim pukul 10.37 WIB pada Senin 15 Januari 2024, ia nampak membawa map biru. Terlihat, Yusril memakai kemeja putih dengan dibalut jas hitam.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNS8xLzE3NjEzMy81L3g4cmd5enA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan alasannya mau menjadi saksi meringankan untuk mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, dalam dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

&quot;Mengapa saya mau menjadi saksi ahli atau saksi meringankan? Karena saya selalu berpendapat bahwa penegakkan hukum pidana itu harus benar-benar fair jujur dan adil,&quot; kata Yusril di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/1/2024).


BACA JUGA:
 Diperiksa Dua Hari Berturut-turut, SYL : Saya Berproses dan Kooperatif&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Menurut Yusril, jika penyidik dapat menghadirkan saksi memberatkan dan menghimpun alat bukti. Maka tersangka dapat diberikan hak yang sama dengan menghadirkan saksi meringankan.

&quot;Supaya penyelidikan dan penyidikan itu berjalan secara adil dan berimbang, itu yang pertama,&quot; katanya.


BACA JUGA:
Jadi Saksi Meringankan Firli Bahuri, Yusril Serahkan Keterangan Tertulis ke Penyidik


Alasan kedua, kata Yusril, dirinya hadir sebagai saksi yang diputuskan dalam putusan MK Nomor 65 tahun 2010. Artinya, memperluas pengertian saksi itu bukan hanya orang yang melihat, mendengar dan mengalami terjadinya suatu dugaan tindak pidana.

&quot;Tapi setiap orang yang tidak selalu melihat, mendengar, dan mengalami, tetapi dia mengetahui persoalan yang terjadinya suatu perdugaan tindak pidana. Maka itu saya bersedia menjadi saksi a de charge dalam kasus ini,&quot; katanya.Sebagai informasi, Penyidik gabungan dari Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri, memeriksa Yusril Ihza Mahendra sebagai saksi meringankan untuk mantan KPK Firli Bahuri.

Berdasarkan pantauan MNC Portal di lapangan, Yusril Ihza tiba di Bareskrim pukul 10.37 WIB pada Senin 15 Januari 2024, ia nampak membawa map biru. Terlihat, Yusril memakai kemeja putih dengan dibalut jas hitam.</content:encoded></item></channel></rss>
