<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minta Dana Riset Diperbesar, Jokowi : Presiden yang Akan Datang Gak Berani Potong</title><description>Jokowi meyakini bahwa presiden selanjutnya akan tetap melanjutkan program perbesar dana riset.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2954980/minta-dana-riset-diperbesar-jokowi-presiden-yang-akan-datang-gak-berani-potong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2954980/minta-dana-riset-diperbesar-jokowi-presiden-yang-akan-datang-gak-berani-potong"/><item><title>Minta Dana Riset Diperbesar, Jokowi : Presiden yang Akan Datang Gak Berani Potong</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2954980/minta-dana-riset-diperbesar-jokowi-presiden-yang-akan-datang-gak-berani-potong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2954980/minta-dana-riset-diperbesar-jokowi-presiden-yang-akan-datang-gak-berani-potong</guid><pubDate>Senin 15 Januari 2024 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/15/337/2954980/minta-dana-riset-diperbesar-jokowi-presiden-yang-akan-datang-gak-berani-potong-iMnoFFFFEn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/15/337/2954980/minta-dana-riset-diperbesar-jokowi-presiden-yang-akan-datang-gak-berani-potong-iMnoFFFFEn.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNS8xLzE3NjEzNS81L3g4cmd6ODA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Mendikbudristek Nadiem Makarim agar menaikkan anggaran untuk riset. Meski sudah di tahun terakhir masa jabatan, Jokowi optimis presiden penggantinya akan meneruskan kebijakan tersebut.

&quot;Artinya lagi pak Nadiem anggarannya diperbesar, enggak apa-apa dimulai tahun ini, nanti kan sudah ganti presiden,&quot; kata Jokowi saat pembukaan Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/1/2024).

Jokowi meyakini presiden penggantinya akan setuju dengan kenaikan anggaran riset. Bahkan, katanya, dana riset tersebut tidak akan mungkin dipotong oleh presiden penggantinya nanti.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Dapat Permintaan Pemakzulan Jokowi, Mahfud MD: Itu Urusan Parpol dan DPR Bukan Menko Polhukam

&quot;Tapi dimulai itu yang gede, jadi presiden yang akan datang pasti mau tidak mau melanjutkan. Entah itu 01, entah itu 02, itu entah 03, tapi dimulai dulu,&quot; kata Jokowi.

&quot;Nggak mungkin kalo sudah di Pak Nadiem sudah menambahkan banyak, kemudian presiden yang akan datang motong.  Nggak akan berani,&quot; tambahnya.

Jokowi mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan ekonomi hijau dan juga  ekonomi biru di masa depan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Jokowi: SDA Kita Memang Melimpah Tapi Tak Cukup Jadikan Indonesia Negara Maju

Menurut Jokowi, semua hal harus disiapkan termasuk SDM yang unggul. Sebab, katanya, dalam peradaban sebuah negar biasanya hanya diberi sekali peluang untuk menjadi negara maju.

&quot;Oleh sebab itu, kita butuh teknologi smart farming, smart fisheries, kita juga butuh teknologi bio energy, EV battery, green industry, kita juga butuh teknologi fast computing, fast analysis dan masih banyak lagi yang ini memang semuanya harus segera kita siapkan,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNS8xLzE3NjEzNS81L3g4cmd6ODA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Mendikbudristek Nadiem Makarim agar menaikkan anggaran untuk riset. Meski sudah di tahun terakhir masa jabatan, Jokowi optimis presiden penggantinya akan meneruskan kebijakan tersebut.

&quot;Artinya lagi pak Nadiem anggarannya diperbesar, enggak apa-apa dimulai tahun ini, nanti kan sudah ganti presiden,&quot; kata Jokowi saat pembukaan Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/1/2024).

Jokowi meyakini presiden penggantinya akan setuju dengan kenaikan anggaran riset. Bahkan, katanya, dana riset tersebut tidak akan mungkin dipotong oleh presiden penggantinya nanti.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Dapat Permintaan Pemakzulan Jokowi, Mahfud MD: Itu Urusan Parpol dan DPR Bukan Menko Polhukam

&quot;Tapi dimulai itu yang gede, jadi presiden yang akan datang pasti mau tidak mau melanjutkan. Entah itu 01, entah itu 02, itu entah 03, tapi dimulai dulu,&quot; kata Jokowi.

&quot;Nggak mungkin kalo sudah di Pak Nadiem sudah menambahkan banyak, kemudian presiden yang akan datang motong.  Nggak akan berani,&quot; tambahnya.

Jokowi mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan ekonomi hijau dan juga  ekonomi biru di masa depan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Jokowi: SDA Kita Memang Melimpah Tapi Tak Cukup Jadikan Indonesia Negara Maju

Menurut Jokowi, semua hal harus disiapkan termasuk SDM yang unggul. Sebab, katanya, dalam peradaban sebuah negar biasanya hanya diberi sekali peluang untuk menjadi negara maju.

&quot;Oleh sebab itu, kita butuh teknologi smart farming, smart fisheries, kita juga butuh teknologi bio energy, EV battery, green industry, kita juga butuh teknologi fast computing, fast analysis dan masih banyak lagi yang ini memang semuanya harus segera kita siapkan,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
