<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Isu Koalisi Anies-Ganjar, Jusuf Kalla : Tak Ada Lawan dan Kawan Abadi dalam Politik!</title><description>Menuru JK, dalam politik yang ada hanya kepentingan abadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2955161/isu-koalisi-anies-ganjar-jusuf-kalla-tak-ada-lawan-dan-kawan-abadi-dalam-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2955161/isu-koalisi-anies-ganjar-jusuf-kalla-tak-ada-lawan-dan-kawan-abadi-dalam-politik"/><item><title>Isu Koalisi Anies-Ganjar, Jusuf Kalla : Tak Ada Lawan dan Kawan Abadi dalam Politik!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2955161/isu-koalisi-anies-ganjar-jusuf-kalla-tak-ada-lawan-dan-kawan-abadi-dalam-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/15/337/2955161/isu-koalisi-anies-ganjar-jusuf-kalla-tak-ada-lawan-dan-kawan-abadi-dalam-politik</guid><pubDate>Senin 15 Januari 2024 18:54 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/15/337/2955161/isu-koalisi-anies-ganjar-jusuf-kalla-tak-ada-lawan-dan-kawan-abadi-dalam-politik-k360Y5K5Hm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jusuf Kalla (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/15/337/2955161/isu-koalisi-anies-ganjar-jusuf-kalla-tak-ada-lawan-dan-kawan-abadi-dalam-politik-k360Y5K5Hm.jpg</image><title>Jusuf Kalla (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOS8xLzE3MzkzMy81L3g4cHJwaTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla menanggapi terkait isu koalisi pasangan calon (Paslon) capres-cawapres nomor urut 1, Anies-Muhaimin dan nomor urut 3, Ganjar-Mahfud di putaran kedua. Menurutnya ide tersebut bagus demi memajukan bangsa Indonesia.

&quot;Politik ini tidak ada lawan dan kawan abadi yang ada ialah kepentingan yang abadi untuk memajukan bangsa ini memenangkan pemilu dan sebagainya. Jadi memang harus bersama-sama dibutuhkan kebersamaan,&quot;kata Jusuf Kalla saat ditemui wartawan di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin (15/1/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Fakta-Fakta yang Diungkap JK Terkait Asal-usul Lahan Prabowo Subianto

Adapun keputusan itu, kata Jusuf Kalla merupakan keputusan pimpinan partai. Namun dia menilai ide koalisi sungguh bagus.

&quot;Yang harus memutuskan bukan saya tapi idenya oke, tapi para pimpinan partai berkoalisi itu kan pimpinan partai,&quot;ucapnya.
&amp;nbsp;
Sebagai informasi, isu mengenai koalisi antara kubu Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan untuk putaran kedua di Pemilu 2024 santer terdengar. Bahkan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) juga turut berkomentar mengenai isu tersebut.

BACA JUGA:
Wacana Koalisi Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin di Putaran Kedua, Sandiaga Uno Bilang Begini

JK mengatakan, koalisi baru biasanya muncul berdasarkan urutan pemenang partai politik (parpol) dalam Pemilu 2024.

&quot;Biasanya yang selalu bersatu itu, yang nomor, artinya partai yang rankingnya ya bukan nomornya, ranking 2 dan 3 biasanya itu sehingga bikin koalisi baru. Saya juga dulu waktu 2004 kan banyak partai itu ada koalisi baru tapi kita tetap menang,&quot; kata JK saat ditemui di kediamannya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Januari 2024.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOS8xLzE3MzkzMy81L3g4cHJwaTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla menanggapi terkait isu koalisi pasangan calon (Paslon) capres-cawapres nomor urut 1, Anies-Muhaimin dan nomor urut 3, Ganjar-Mahfud di putaran kedua. Menurutnya ide tersebut bagus demi memajukan bangsa Indonesia.

&quot;Politik ini tidak ada lawan dan kawan abadi yang ada ialah kepentingan yang abadi untuk memajukan bangsa ini memenangkan pemilu dan sebagainya. Jadi memang harus bersama-sama dibutuhkan kebersamaan,&quot;kata Jusuf Kalla saat ditemui wartawan di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin (15/1/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Fakta-Fakta yang Diungkap JK Terkait Asal-usul Lahan Prabowo Subianto

Adapun keputusan itu, kata Jusuf Kalla merupakan keputusan pimpinan partai. Namun dia menilai ide koalisi sungguh bagus.

&quot;Yang harus memutuskan bukan saya tapi idenya oke, tapi para pimpinan partai berkoalisi itu kan pimpinan partai,&quot;ucapnya.
&amp;nbsp;
Sebagai informasi, isu mengenai koalisi antara kubu Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan untuk putaran kedua di Pemilu 2024 santer terdengar. Bahkan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) juga turut berkomentar mengenai isu tersebut.

BACA JUGA:
Wacana Koalisi Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin di Putaran Kedua, Sandiaga Uno Bilang Begini

JK mengatakan, koalisi baru biasanya muncul berdasarkan urutan pemenang partai politik (parpol) dalam Pemilu 2024.

&quot;Biasanya yang selalu bersatu itu, yang nomor, artinya partai yang rankingnya ya bukan nomornya, ranking 2 dan 3 biasanya itu sehingga bikin koalisi baru. Saya juga dulu waktu 2004 kan banyak partai itu ada koalisi baru tapi kita tetap menang,&quot; kata JK saat ditemui di kediamannya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Januari 2024.
</content:encoded></item></channel></rss>
