<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siklon Tropis Anggrek Terpantau di Dekat Bengkulu, Waspada Dampak Cuacanya!</title><description>&amp;nbsp;
BMKG pun mengingatkan agar waspada dampak tidak langsung terhadap cuaca di wilayah Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/16/340/2955363/siklon-tropis-anggrek-terpantau-di-dekat-bengkulu-waspada-dampak-cuacanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/16/340/2955363/siklon-tropis-anggrek-terpantau-di-dekat-bengkulu-waspada-dampak-cuacanya"/><item><title>Siklon Tropis Anggrek Terpantau di Dekat Bengkulu, Waspada Dampak Cuacanya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/16/340/2955363/siklon-tropis-anggrek-terpantau-di-dekat-bengkulu-waspada-dampak-cuacanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/16/340/2955363/siklon-tropis-anggrek-terpantau-di-dekat-bengkulu-waspada-dampak-cuacanya</guid><pubDate>Selasa 16 Januari 2024 08:46 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/16/340/2955363/siklon-tropis-anggrek-terpantau-di-dekat-bengkulu-waspada-dampak-cuacanya-iURgs7cZps.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siklon Tropis Anggrek (Foto: Ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/16/340/2955363/siklon-tropis-anggrek-terpantau-di-dekat-bengkulu-waspada-dampak-cuacanya-iURgs7cZps.jpg</image><title>Siklon Tropis Anggrek (Foto: Ist) </title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta mendeteksi Siklon Tropis Anggrek di Samudra Hindia Barat Daya Bengkulu.

BMKG pun mengingatkan agar waspada dampak tidak langsung terhadap cuaca di wilayah Indonesia.

&amp;ldquo;Siklon Tropis Anggrek terpantau di Samudra Hindia Barat Daya Bengkulu di sekitar 9.4 derajat Lintang Utara dan 93.3 derajat Bujur Timur dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan udara minimum sebesar 1.000 hPa,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangannya, Selasa (16/1/2024).

BACA JUGA:
Cuaca Kurang Bersahabat, Hujan Ekstrem Diprakirakan Terjang Jabodetabek Hari Ini


BMKG memprediksi diperkirakan intensitas Siklon Tropis Anggrek meningkat dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah Timur.

Siklon Tropis Anggrek berdampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan di antaranya gelombang laut tinggi 1.25 hingga 2.5 meter di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias. Kemudian, di Perairan Bengkulu, Perairan Barat Lampung, dan Selat Sunda bagian Selatan.

BACA JUGA:
 BNPB: 38 Kejadian Bencana Sepekan Terakhir, Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kemudian, gelombang laut tinggi 2.5 hingga 4.0 meter di Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Kepulauan Enggano, dan Samudra Hindia Selatan Banten.

</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta mendeteksi Siklon Tropis Anggrek di Samudra Hindia Barat Daya Bengkulu.

BMKG pun mengingatkan agar waspada dampak tidak langsung terhadap cuaca di wilayah Indonesia.

&amp;ldquo;Siklon Tropis Anggrek terpantau di Samudra Hindia Barat Daya Bengkulu di sekitar 9.4 derajat Lintang Utara dan 93.3 derajat Bujur Timur dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan udara minimum sebesar 1.000 hPa,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangannya, Selasa (16/1/2024).

BACA JUGA:
Cuaca Kurang Bersahabat, Hujan Ekstrem Diprakirakan Terjang Jabodetabek Hari Ini


BMKG memprediksi diperkirakan intensitas Siklon Tropis Anggrek meningkat dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah Timur.

Siklon Tropis Anggrek berdampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan di antaranya gelombang laut tinggi 1.25 hingga 2.5 meter di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias. Kemudian, di Perairan Bengkulu, Perairan Barat Lampung, dan Selat Sunda bagian Selatan.

BACA JUGA:
 BNPB: 38 Kejadian Bencana Sepekan Terakhir, Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kemudian, gelombang laut tinggi 2.5 hingga 4.0 meter di Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Kepulauan Enggano, dan Samudra Hindia Selatan Banten.

</content:encoded></item></channel></rss>
