<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ucapkan Terima Kasih ke Ganjar, Warga: Berkat Bapak Pesisir Pekalongan Tak Banjir Rob Lagi</title><description>Momen ini terjadi ketika Ganjar kembali melakukan blusukan di Pantai Wonokerto.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/16/512/2955755/ucapkan-terima-kasih-ke-ganjar-warga-berkat-bapak-pesisir-pekalongan-tak-banjir-rob-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/16/512/2955755/ucapkan-terima-kasih-ke-ganjar-warga-berkat-bapak-pesisir-pekalongan-tak-banjir-rob-lagi"/><item><title>Ucapkan Terima Kasih ke Ganjar, Warga: Berkat Bapak Pesisir Pekalongan Tak Banjir Rob Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/16/512/2955755/ucapkan-terima-kasih-ke-ganjar-warga-berkat-bapak-pesisir-pekalongan-tak-banjir-rob-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/16/512/2955755/ucapkan-terima-kasih-ke-ganjar-warga-berkat-bapak-pesisir-pekalongan-tak-banjir-rob-lagi</guid><pubDate>Selasa 16 Januari 2024 19:04 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/16/512/2955755/ucapkan-terima-kasih-ke-ganjar-warga-berkat-bapak-pesisir-pekalongan-tak-banjir-rob-lagi-MIWPDQv6x0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo bertemu di Pekalongan (Foto: istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/16/512/2955755/ucapkan-terima-kasih-ke-ganjar-warga-berkat-bapak-pesisir-pekalongan-tak-banjir-rob-lagi-MIWPDQv6x0.jpg</image><title>Ganjar Pranowo bertemu di Pekalongan (Foto: istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNi8xLzE3NjE3My81L3g4cmkwbnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PEKALONGAN &amp;ndash; Calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo mendapat ucapan terima kasih dari warga pesisir Pekalongan atas kinerjanya sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Momen ini terjadi ketika Ganjar kembali melakukan blusukan di Pantai Wonokerto.
Sepanjang perjalanan menuju lokasi acara, Ganjar terlihat disambut warga yang berdiri di pinggir jalan sambil berteriak memanggil namanya. Bahkan, mereka mengucapkan terima kasih kepada Ganjar, yang telah membangun tanggul laut semasa menjabat Gubernur Jateng.
&quot;Makasih banyak Pak, sekarang kampung kami sudah tidak banjir rob lagi. Dulu setiap rob, bisa satu pinggang tingginya, sekarang sudah tidak lagi,&quot; Kata seorang warga bernama Zulaikha (56) kepada Ganjar.

BACA JUGA:
Ganjar Dicurhati Nelayan, Harga Ikan Anjlok karena Impor dari Tiongkok

Diketahui, tanggul laut di Pekalongan merupakan hasil kerja Ganjar saat masih menjadi Gubernur Jateng. Semasa kepemimpinannya, Ganjar paling getol mengupayakan adanya pembangunan tanggul laut di Pekalongan.

BACA JUGA:
Sampaikan Program KTP Sakti Ganjar-Mahfud, Atikoh: Bakal Permudah Hidup Rakyat

Ganjar menyatukan pendapat antara Bupati dan Wali Kota Pekalongan. Ia juga mendatangi langsung Kementerian PUPR dan meminta agar proyek tanggul laut itu segera diwujudkan.
&quot;Iya dulu ini daerah langganan banjir rob, tapi tadi saya lewat sudah kering ya. Sudah tidak banjir lagi bapak ibu?,&quot; tanya Ganjar.
&quot;Sudah tidak banjir Pak, makasih banyak Pak,&quot; ucap warga dengan kompak.Ganjar menceritakan betapa sulitnya mewujudkan proyek tanggul laut di Pekalongan. Saat awal pembangunan, masyarakat banyak yang tidak setuju. Bahkan ada sebagian warga menolak pembangunan tanggul laut yang berfungsi sebagai penahan ombak itu.

&quot;Tapi sekarang sudah dirasakan manfaatnya ya. Sudah tidak banjir rob lagi,&quot; jelasnya.

Dalam acara itu, Ganjar juga mendiskusikan banyak hal dengan ribuan nelayan. Para nelayan mengeluhkan terkait BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran. Ada juga petani tambak yang berharap mendapat bantuan alat pembuat pakan ikan supaya mereka tak kesulitan membeli pakan yang mahal.

&quot;Soal BBM betul, maka kami menilai pentingnya ada SPDN (Solar Packed Dealer Nelayan). Dan sekali lagi data penerima subsidi harus benar. Maka ini harus disalurkan secara tertutup agar bantuan tepat sasaran,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNi8xLzE3NjE3My81L3g4cmkwbnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PEKALONGAN &amp;ndash; Calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo mendapat ucapan terima kasih dari warga pesisir Pekalongan atas kinerjanya sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Momen ini terjadi ketika Ganjar kembali melakukan blusukan di Pantai Wonokerto.
Sepanjang perjalanan menuju lokasi acara, Ganjar terlihat disambut warga yang berdiri di pinggir jalan sambil berteriak memanggil namanya. Bahkan, mereka mengucapkan terima kasih kepada Ganjar, yang telah membangun tanggul laut semasa menjabat Gubernur Jateng.
&quot;Makasih banyak Pak, sekarang kampung kami sudah tidak banjir rob lagi. Dulu setiap rob, bisa satu pinggang tingginya, sekarang sudah tidak lagi,&quot; Kata seorang warga bernama Zulaikha (56) kepada Ganjar.

BACA JUGA:
Ganjar Dicurhati Nelayan, Harga Ikan Anjlok karena Impor dari Tiongkok

Diketahui, tanggul laut di Pekalongan merupakan hasil kerja Ganjar saat masih menjadi Gubernur Jateng. Semasa kepemimpinannya, Ganjar paling getol mengupayakan adanya pembangunan tanggul laut di Pekalongan.

BACA JUGA:
Sampaikan Program KTP Sakti Ganjar-Mahfud, Atikoh: Bakal Permudah Hidup Rakyat

Ganjar menyatukan pendapat antara Bupati dan Wali Kota Pekalongan. Ia juga mendatangi langsung Kementerian PUPR dan meminta agar proyek tanggul laut itu segera diwujudkan.
&quot;Iya dulu ini daerah langganan banjir rob, tapi tadi saya lewat sudah kering ya. Sudah tidak banjir lagi bapak ibu?,&quot; tanya Ganjar.
&quot;Sudah tidak banjir Pak, makasih banyak Pak,&quot; ucap warga dengan kompak.Ganjar menceritakan betapa sulitnya mewujudkan proyek tanggul laut di Pekalongan. Saat awal pembangunan, masyarakat banyak yang tidak setuju. Bahkan ada sebagian warga menolak pembangunan tanggul laut yang berfungsi sebagai penahan ombak itu.

&quot;Tapi sekarang sudah dirasakan manfaatnya ya. Sudah tidak banjir rob lagi,&quot; jelasnya.

Dalam acara itu, Ganjar juga mendiskusikan banyak hal dengan ribuan nelayan. Para nelayan mengeluhkan terkait BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran. Ada juga petani tambak yang berharap mendapat bantuan alat pembuat pakan ikan supaya mereka tak kesulitan membeli pakan yang mahal.

&quot;Soal BBM betul, maka kami menilai pentingnya ada SPDN (Solar Packed Dealer Nelayan). Dan sekali lagi data penerima subsidi harus benar. Maka ini harus disalurkan secara tertutup agar bantuan tepat sasaran,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
