<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Besar Landa Musi Rawas, Seorang Siswi Tewas Tenggelam Depan Rumahnya</title><description>Korban ditemukan pertama kali oleh saksi Teguh yang pertama kali menyelam mencari korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/16/610/2955447/banjir-besar-landa-musi-rawas-seorang-siswi-tewas-tenggelam-depan-rumahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/16/610/2955447/banjir-besar-landa-musi-rawas-seorang-siswi-tewas-tenggelam-depan-rumahnya"/><item><title>Banjir Besar Landa Musi Rawas, Seorang Siswi Tewas Tenggelam Depan Rumahnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/16/610/2955447/banjir-besar-landa-musi-rawas-seorang-siswi-tewas-tenggelam-depan-rumahnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/16/610/2955447/banjir-besar-landa-musi-rawas-seorang-siswi-tewas-tenggelam-depan-rumahnya</guid><pubDate>Selasa 16 Januari 2024 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/16/610/2955447/banjir-besar-landa-musi-rawas-seorang-siswi-tewas-tenggelam-depan-rumahnya-DqN64PFkHu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi korban tewas</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/16/610/2955447/banjir-besar-landa-musi-rawas-seorang-siswi-tewas-tenggelam-depan-rumahnya-DqN64PFkHu.jpg</image><title>Ilustrasi korban tewas</title></images><description>


MUSI RAWAS &amp;ndash; Banjir besar melanda Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan. Banjir tersebut menyebabkan korban jiwa, yaitu seorang siswi kelas I MTSN I Muara Kelingi, Qresya Indri (13) warga Dusun I Desa Bingin Jungut, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) ditemukan tewas tenggelam di depan rumahnya.
Korban tewas akibat penyakit epilepsi kambuh ketika sedang berenang. Korban ditemukan pertama kali oleh saksi Teguh yang pertama kali menyelam mencari korban.
Keluarga korban dengan membuat surat pernyataan diatas materai menolak jenasah korban di visum et revertum.

BACA JUGA:
Potensi Hujan Masih Tinggi, Kepala BNPB Imbau Warga Bandung Waspada Banjir Susulan

Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi, didampingi Kapolsek Muara Kelingi, Iptu Kosim dan Humas, mengatakan  di duga korban mempunyai riwayat sakitnya kumat saat melaksanakan berenang di lokasi banjir sekitar rumahnya.
&amp;ldquo;Namun korban tidak terseret arus banjir dan masih tersangkut di bawah rumahnya panggung yang terendam banjir,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (16/1/2024).

BACA JUGA:
Puncak Gunung Lewotobi Diguyur Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada Banjir Lahar Dingin&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dijelaskan peristiwa terjadi Senin (15/1) sekitar pukul 10.50 WIB bermula dari orang tua korban mencari korban yang sedang berenang dilokasi banjir didepan rumahnya kurang lebih 10 menit. Orang tua korban bersama warga sekitar berusaha mencari korban didepan rumahnya.
Dari hasil pencarian dilokasi banjir dekat rumah korban. Korban tenggelam pertama kali di temukan saksi  Teguh yang menyelam mencari dilokasi banjir dan mendapati korban tersangkut tenggelam dibawah sekitar rumah korban yang terendam banjir dalam kondisi sudah meninggal dunia (tidak terdapat bekas luka).
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban bisa berenang namun memiliki riwayat menderita penyakit  (epilepsi) sehingga pihak korban menduga korban meninggal akibat sakitnya kumat saat berenang sehingga tenggelam.
&quot;Setelah kejadian tersebut orang tua korban mengikhlaskan kepergian korban dan menerima musibah yang dialaminya,&quot; imbuhnya.Selanjutnya sekitar pukul 11.15 WIB Kapolsek Muara Kelingi Iptu Kosim beserta anggota polsek Muara Kelingi melakukan cek TKP untuk evakuasi korban dari lokasi rumah korban yang terdampak banjir serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada keluarga korban dan masyarakat sekitar untuk mengawasi anak-anaknya maupun orangtua Lansia saat mandi atau berenang dalam kondisi banjir saat ini.
&amp;ldquo;Korban meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang di lokasi banjir di sekitar rumah korban akibat intensitas curah hujan luapan Sungai Musi yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Mura saat ini,&amp;rdquo;pungkasnya.</description><content:encoded>


MUSI RAWAS &amp;ndash; Banjir besar melanda Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan. Banjir tersebut menyebabkan korban jiwa, yaitu seorang siswi kelas I MTSN I Muara Kelingi, Qresya Indri (13) warga Dusun I Desa Bingin Jungut, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) ditemukan tewas tenggelam di depan rumahnya.
Korban tewas akibat penyakit epilepsi kambuh ketika sedang berenang. Korban ditemukan pertama kali oleh saksi Teguh yang pertama kali menyelam mencari korban.
Keluarga korban dengan membuat surat pernyataan diatas materai menolak jenasah korban di visum et revertum.

BACA JUGA:
Potensi Hujan Masih Tinggi, Kepala BNPB Imbau Warga Bandung Waspada Banjir Susulan

Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi, didampingi Kapolsek Muara Kelingi, Iptu Kosim dan Humas, mengatakan  di duga korban mempunyai riwayat sakitnya kumat saat melaksanakan berenang di lokasi banjir sekitar rumahnya.
&amp;ldquo;Namun korban tidak terseret arus banjir dan masih tersangkut di bawah rumahnya panggung yang terendam banjir,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (16/1/2024).

BACA JUGA:
Puncak Gunung Lewotobi Diguyur Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada Banjir Lahar Dingin&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dijelaskan peristiwa terjadi Senin (15/1) sekitar pukul 10.50 WIB bermula dari orang tua korban mencari korban yang sedang berenang dilokasi banjir didepan rumahnya kurang lebih 10 menit. Orang tua korban bersama warga sekitar berusaha mencari korban didepan rumahnya.
Dari hasil pencarian dilokasi banjir dekat rumah korban. Korban tenggelam pertama kali di temukan saksi  Teguh yang menyelam mencari dilokasi banjir dan mendapati korban tersangkut tenggelam dibawah sekitar rumah korban yang terendam banjir dalam kondisi sudah meninggal dunia (tidak terdapat bekas luka).
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban bisa berenang namun memiliki riwayat menderita penyakit  (epilepsi) sehingga pihak korban menduga korban meninggal akibat sakitnya kumat saat berenang sehingga tenggelam.
&quot;Setelah kejadian tersebut orang tua korban mengikhlaskan kepergian korban dan menerima musibah yang dialaminya,&quot; imbuhnya.Selanjutnya sekitar pukul 11.15 WIB Kapolsek Muara Kelingi Iptu Kosim beserta anggota polsek Muara Kelingi melakukan cek TKP untuk evakuasi korban dari lokasi rumah korban yang terdampak banjir serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada keluarga korban dan masyarakat sekitar untuk mengawasi anak-anaknya maupun orangtua Lansia saat mandi atau berenang dalam kondisi banjir saat ini.
&amp;ldquo;Korban meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang di lokasi banjir di sekitar rumah korban akibat intensitas curah hujan luapan Sungai Musi yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Mura saat ini,&amp;rdquo;pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
