<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Bahas Pungli Hingga Keselamatan Mengendara Bareng Sopir Truk</title><description>Sambil ngopi bareng, Ganjar dan para supir berddiskusi terkait pungli hingga truk ODOL (over dimension over load)</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/17/337/2956030/ganjar-bahas-pungli-hingga-keselamatan-mengendara-bareng-sopir-truk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/17/337/2956030/ganjar-bahas-pungli-hingga-keselamatan-mengendara-bareng-sopir-truk"/><item><title>Ganjar Bahas Pungli Hingga Keselamatan Mengendara Bareng Sopir Truk</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/17/337/2956030/ganjar-bahas-pungli-hingga-keselamatan-mengendara-bareng-sopir-truk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/17/337/2956030/ganjar-bahas-pungli-hingga-keselamatan-mengendara-bareng-sopir-truk</guid><pubDate>Rabu 17 Januari 2024 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/17/337/2956030/ganjar-bahas-pungli-hingga-keselamatan-mengendara-bareng-sopir-truk-2yjqASLiPv.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/17/337/2956030/ganjar-bahas-pungli-hingga-keselamatan-mengendara-bareng-sopir-truk-2yjqASLiPv.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo kongkow bareng supir truk di Terminal Bus Kota Limpung, Batang, Jawa Tengah, Rabu (17/1/2024) pagi. Sambil ngopi bareng, Ganjar dan para supir berddiskusi terkait pungli hingga truk ODOL (over dimension over load) atau kendaraan yang mengangkut muatan melebihi batas beban.

Kepada Ganjar, para supir truk menyampaikan terima kasih karena pungli di kawasan Jembatan Lima berhasil diberantas.

&quot;Ini dulu ada kejadian luar biasa, pungli di Jembatan Lima yang sempat viral, akhirnya kami tangani dan pengemudi truk sampaikan bahwa sekarang pungli sudah tidak ada lagi. Jadi mereka berterima kasih,&quot; kata Ganjar dalam keterangannya, Rabu (17/1/2024).


BACA JUGA:
Temui Buruh Pelintingan Tembakau di Kendal, Ganjar Beri Pesan Penting Jelang Pilpres 2024


Meski demikian, para supir truk masih mengeluhkan praktik pungli di beberapa titik yang dilalui, di luar Jembatan Lima. Mereka mengalu harus menyiapkan sekitar Rp300.000 karena ada sekitar 6 titik pungli per hari.

&quot;Tadi, ada yang menyampaikan semoga pungli bisa ditiadakan di seluruh Indonesia, karena mereka harus menyiapkan sekitar Rp300.000 di tempat lain. Makanya, saya sampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan, dengarkanlah keluhan ini, Penegak hukum untuk memperhatikan supaya selain di Jembatan Lima, di wilayah lain juga diatasi punglinya agar tidak memberatkan para pengemudi truk,&quot; tutur Ganjar.

Pada kesempatan itu, Ganjar juga membahas tentang kepatuhan pengemudi membawa muatan yang sesuai kapasitas alias tidak ODOL. Hal itu, bukan hanya untuk keselamatan pengemudi dan masyarakat, juga untuk menjaga daya dukung jalan.
&quot;Saya sampaikan juga jangan ODOL muatannya supaya mereka juga selamat di jalan dan jalannya juga tidak cepat rusak. Kapasitas harus sesuai tidak boleh lebih. Karena kita pengguna jalan juga harus memikirkan daya dukung jalan,&quot; ujar Ganjar.



Selain itu, Ganjar juga meminta para supir untuk tak lupa menjaga stamina dan tidak memaksakan membawa kendaraan tanpa beristirahat. Menurut pengakuan para supir, rata-rata mereka mengendarai truk tanpa henti selama 8 jam.



&quot;Mereka nyupir sekitar 8 jam gaspol terus. Saya ingatkan harus dipikirkan untuk kesehatan juga, jadi harus istirahat setiap 4 jam. Tadi kami ngobrol santai sambil ngopi,&quot; ujar Ganjar.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo kongkow bareng supir truk di Terminal Bus Kota Limpung, Batang, Jawa Tengah, Rabu (17/1/2024) pagi. Sambil ngopi bareng, Ganjar dan para supir berddiskusi terkait pungli hingga truk ODOL (over dimension over load) atau kendaraan yang mengangkut muatan melebihi batas beban.

Kepada Ganjar, para supir truk menyampaikan terima kasih karena pungli di kawasan Jembatan Lima berhasil diberantas.

&quot;Ini dulu ada kejadian luar biasa, pungli di Jembatan Lima yang sempat viral, akhirnya kami tangani dan pengemudi truk sampaikan bahwa sekarang pungli sudah tidak ada lagi. Jadi mereka berterima kasih,&quot; kata Ganjar dalam keterangannya, Rabu (17/1/2024).


BACA JUGA:
Temui Buruh Pelintingan Tembakau di Kendal, Ganjar Beri Pesan Penting Jelang Pilpres 2024


Meski demikian, para supir truk masih mengeluhkan praktik pungli di beberapa titik yang dilalui, di luar Jembatan Lima. Mereka mengalu harus menyiapkan sekitar Rp300.000 karena ada sekitar 6 titik pungli per hari.

&quot;Tadi, ada yang menyampaikan semoga pungli bisa ditiadakan di seluruh Indonesia, karena mereka harus menyiapkan sekitar Rp300.000 di tempat lain. Makanya, saya sampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan, dengarkanlah keluhan ini, Penegak hukum untuk memperhatikan supaya selain di Jembatan Lima, di wilayah lain juga diatasi punglinya agar tidak memberatkan para pengemudi truk,&quot; tutur Ganjar.

Pada kesempatan itu, Ganjar juga membahas tentang kepatuhan pengemudi membawa muatan yang sesuai kapasitas alias tidak ODOL. Hal itu, bukan hanya untuk keselamatan pengemudi dan masyarakat, juga untuk menjaga daya dukung jalan.
&quot;Saya sampaikan juga jangan ODOL muatannya supaya mereka juga selamat di jalan dan jalannya juga tidak cepat rusak. Kapasitas harus sesuai tidak boleh lebih. Karena kita pengguna jalan juga harus memikirkan daya dukung jalan,&quot; ujar Ganjar.



Selain itu, Ganjar juga meminta para supir untuk tak lupa menjaga stamina dan tidak memaksakan membawa kendaraan tanpa beristirahat. Menurut pengakuan para supir, rata-rata mereka mengendarai truk tanpa henti selama 8 jam.



&quot;Mereka nyupir sekitar 8 jam gaspol terus. Saya ingatkan harus dipikirkan untuk kesehatan juga, jadi harus istirahat setiap 4 jam. Tadi kami ngobrol santai sambil ngopi,&quot; ujar Ganjar.</content:encoded></item></channel></rss>
