<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polresta Pekanbaru Gandeng Admin Medsos Tangani Informasi Menyesatkan Pemilu 2024</title><description>Polisi&amp;nbsp;admin media sosial serta konten kreator berkolaborasi dalam menyukseskan Pemilu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/17/340/2956350/polresta-pekanbaru-gandeng-admin-medsos-tangani-informasi-menyesatkan-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/17/340/2956350/polresta-pekanbaru-gandeng-admin-medsos-tangani-informasi-menyesatkan-pemilu-2024"/><item><title>Polresta Pekanbaru Gandeng Admin Medsos Tangani Informasi Menyesatkan Pemilu 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/17/340/2956350/polresta-pekanbaru-gandeng-admin-medsos-tangani-informasi-menyesatkan-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/17/340/2956350/polresta-pekanbaru-gandeng-admin-medsos-tangani-informasi-menyesatkan-pemilu-2024</guid><pubDate>Rabu 17 Januari 2024 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/17/340/2956350/polresta-pekanbaru-gandeng-admin-medsos-tangani-informasi-menyesatkan-pemilu-2024-wXtPf4y6Jk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi dan penggiat medsos sukseskan Pemilu 2024 (Foto: dok polisi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/17/340/2956350/polresta-pekanbaru-gandeng-admin-medsos-tangani-informasi-menyesatkan-pemilu-2024-wXtPf4y6Jk.jpg</image><title>Polisi dan penggiat medsos sukseskan Pemilu 2024 (Foto: dok polisi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNy8xLzE3NjIzMi81L3g4cmpnYmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PEKANBARU - Media Sosial (Medsos) pelaku tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi menyesatkan termasuk kabar Pemilu 2024. Untuk meredamnya, Polresta Pekanbaru memiliki terobosan.
Pihak Satreskrim Polresta Pekanbaru dengan tim sibernya mengandeng admin media sosial publik di Pekanbaru untuk sama-sama mencegah hoaks hingga isu SARA selama Pemilu 2024.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra mengatakan bahwa pertemuan dengan belasan admin penggiat medsos di Pekanbaru dilakukan  dengan silahturahmi di salah satu kafe Pekanbaru. Di sana kedua belah pihak saling bertukar pikiran.
Lalu dalam pertemuan itu Satreskrim dan admin media sosial serta konten kreator berkolaborasi dalam menyukseskan Pemilu.
&quot;Banyak juga informasi datangnya dari jempol dan klik teman-teman admin medsos dan konten kreator. Mereka mendapatkan informasi dan disebarkan lewat media sosial sebelum akhirnya dibaca masyarakat. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi agar tidak ada informasi informasi yang menyesatkan,&quot; kata Berry Rabu (17/1/2024).

BACA JUGA:
Inilah Alasan Kenapa Anggota Polri dan TNI Tidak Boleh Ikut Pemilu

Dia menjelaskan bahwa memang selama ini sudah ada filter dari penggiat admin Medsos untuk memfilter berita berita yang berbau SARA dan hoaks. Namun dalam Pemilu ini harus ditingkatkan untuk lebih hati hati lagi untuk memposting sebuah  berita.

BACA JUGA:
Caleg Perindo Abdul Khaliq Ajak Warga Salurkan Hak Pilihnya di Pemilu 2024

&quot;Kami minta teman-teman sebelum ada memosting, cek betul-betul, lihat lagi apakah informasi itu benar atau hoaks. Jangan sampai berita yang tidak benar, apalagi sampai viral ternyata tidak benar. Untuk itu mari bersama cipatkan Pemilu yang damai,&quot; imbuhnya.Juru bicara admin Medsos Pekanbaru, Jarwo sepakat kalau Pemilu ini harus mencegah berita hoaks dan SARA. Jangan sampai warga terjebak dengam menyebar berita bohong dan berhadapan dengan hukum.

&quot;Ini tentunya berdampak positif kepada kami khususnya admin-admin medsos yang ada di Pekanbaru. Kami merespon niat baik bapak Kasat merangkul kami. Pemilu ini pengguna medsos harus bijak,&quot; katanya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNy8xLzE3NjIzMi81L3g4cmpnYmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PEKANBARU - Media Sosial (Medsos) pelaku tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi menyesatkan termasuk kabar Pemilu 2024. Untuk meredamnya, Polresta Pekanbaru memiliki terobosan.
Pihak Satreskrim Polresta Pekanbaru dengan tim sibernya mengandeng admin media sosial publik di Pekanbaru untuk sama-sama mencegah hoaks hingga isu SARA selama Pemilu 2024.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra mengatakan bahwa pertemuan dengan belasan admin penggiat medsos di Pekanbaru dilakukan  dengan silahturahmi di salah satu kafe Pekanbaru. Di sana kedua belah pihak saling bertukar pikiran.
Lalu dalam pertemuan itu Satreskrim dan admin media sosial serta konten kreator berkolaborasi dalam menyukseskan Pemilu.
&quot;Banyak juga informasi datangnya dari jempol dan klik teman-teman admin medsos dan konten kreator. Mereka mendapatkan informasi dan disebarkan lewat media sosial sebelum akhirnya dibaca masyarakat. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi agar tidak ada informasi informasi yang menyesatkan,&quot; kata Berry Rabu (17/1/2024).

BACA JUGA:
Inilah Alasan Kenapa Anggota Polri dan TNI Tidak Boleh Ikut Pemilu

Dia menjelaskan bahwa memang selama ini sudah ada filter dari penggiat admin Medsos untuk memfilter berita berita yang berbau SARA dan hoaks. Namun dalam Pemilu ini harus ditingkatkan untuk lebih hati hati lagi untuk memposting sebuah  berita.

BACA JUGA:
Caleg Perindo Abdul Khaliq Ajak Warga Salurkan Hak Pilihnya di Pemilu 2024

&quot;Kami minta teman-teman sebelum ada memosting, cek betul-betul, lihat lagi apakah informasi itu benar atau hoaks. Jangan sampai berita yang tidak benar, apalagi sampai viral ternyata tidak benar. Untuk itu mari bersama cipatkan Pemilu yang damai,&quot; imbuhnya.Juru bicara admin Medsos Pekanbaru, Jarwo sepakat kalau Pemilu ini harus mencegah berita hoaks dan SARA. Jangan sampai warga terjebak dengam menyebar berita bohong dan berhadapan dengan hukum.

&quot;Ini tentunya berdampak positif kepada kami khususnya admin-admin medsos yang ada di Pekanbaru. Kami merespon niat baik bapak Kasat merangkul kami. Pemilu ini pengguna medsos harus bijak,&quot; katanya.



</content:encoded></item></channel></rss>
