<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal RUU Perampasan Aset, Ganjar-Mahfud Tahu Caranya Agar Tak Mandek   </title><description>Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengakui bahwa di setiap pembentukan undang-undang (UU),&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956436/soal-ruu-perampasan-aset-ganjar-mahfud-tahu-caranya-agar-tak-mandek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956436/soal-ruu-perampasan-aset-ganjar-mahfud-tahu-caranya-agar-tak-mandek"/><item><title>Soal RUU Perampasan Aset, Ganjar-Mahfud Tahu Caranya Agar Tak Mandek   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956436/soal-ruu-perampasan-aset-ganjar-mahfud-tahu-caranya-agar-tak-mandek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956436/soal-ruu-perampasan-aset-ganjar-mahfud-tahu-caranya-agar-tak-mandek</guid><pubDate>Kamis 18 Januari 2024 03:26 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/18/337/2956436/soal-ruu-perampasan-aset-ganjar-mahfud-tahu-caranya-agar-tak-mandek-KRfWwPb8UI.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar - Mahfud (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/18/337/2956436/soal-ruu-perampasan-aset-ganjar-mahfud-tahu-caranya-agar-tak-mandek-KRfWwPb8UI.jpeg</image><title>Ganjar - Mahfud (foto: dok MPI)</title></images><description>
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengakui bahwa di setiap pembentukan undang-undang (UU), akan terjadi lobi yang menyebabkan prosesnya menjadi mandek.

Hal itu diungkap Ganjar setelah menghadiri program Penguatan Antikorupsi Berintegritas (Paku Integritas) untuk Capres-cawapres, yang diselenggarakan oleh KPK, Rabu (17/1/2024).

&quot;Kalau kita bicara perampasan aset maka itu RUU. RUU ada dua, satu dari eksekutif, dua dari legislatif. Di sana ada partai-partai. Setiap pembentukan (Undang-undang) pasti ada lobi,&quot; kata Ganjar.

BACA JUGA:
 Ganjar Ungkap Rencana Cegah Korupsi: E-Budgeting, Batasi Transaksi Tunai&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun, Ganjar menegaskan, ia bersama cawapresnya yakni Mahfud MD, mengetahui cara agar proses pembentukan tidak mandek, dan berhasil menjadi undang-undang.

&quot;Saya dan pak Mahfud pernah di badan legislasi, kita mengerti caranya,&quot; ucapnya.

Kendati demikian, capres yang didukung Partai Perindo itu enggan menyalahkan pihak tertentu soal mandeknya proses RUU Perampasan Aset.

&quot;Kalau komitmennya ada, ya turun. Tidak bisa kan kita hanya ngelempar-lempar, itu salahmu, ini salah sini, kemudian tidak dikerjakan. Kalau tidak dikerjakan, didorong,&quot; katanya.

BACA JUGA:
 Ganjar Minta Regulasi yang Punya Efek Jera Cegah Praktik Korupsi Mesti Didorong&amp;nbsp; &amp;nbsp;
</description><content:encoded>
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengakui bahwa di setiap pembentukan undang-undang (UU), akan terjadi lobi yang menyebabkan prosesnya menjadi mandek.

Hal itu diungkap Ganjar setelah menghadiri program Penguatan Antikorupsi Berintegritas (Paku Integritas) untuk Capres-cawapres, yang diselenggarakan oleh KPK, Rabu (17/1/2024).

&quot;Kalau kita bicara perampasan aset maka itu RUU. RUU ada dua, satu dari eksekutif, dua dari legislatif. Di sana ada partai-partai. Setiap pembentukan (Undang-undang) pasti ada lobi,&quot; kata Ganjar.

BACA JUGA:
 Ganjar Ungkap Rencana Cegah Korupsi: E-Budgeting, Batasi Transaksi Tunai&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun, Ganjar menegaskan, ia bersama cawapresnya yakni Mahfud MD, mengetahui cara agar proses pembentukan tidak mandek, dan berhasil menjadi undang-undang.

&quot;Saya dan pak Mahfud pernah di badan legislasi, kita mengerti caranya,&quot; ucapnya.

Kendati demikian, capres yang didukung Partai Perindo itu enggan menyalahkan pihak tertentu soal mandeknya proses RUU Perampasan Aset.

&quot;Kalau komitmennya ada, ya turun. Tidak bisa kan kita hanya ngelempar-lempar, itu salahmu, ini salah sini, kemudian tidak dikerjakan. Kalau tidak dikerjakan, didorong,&quot; katanya.

BACA JUGA:
 Ganjar Minta Regulasi yang Punya Efek Jera Cegah Praktik Korupsi Mesti Didorong&amp;nbsp; &amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
