<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ganjar Sebut Teladan Pemimpin Tertinggi Jadi Cara Paling Gampang untuk Cegah dan Berantas Korupsi   </title><description>Ganjar Pranowo menilai bahwa teladan pemimpin tertinggi menjadi cara paling gampang untuk mencegah Korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956449/ganjar-sebut-teladan-pemimpin-tertinggi-jadi-cara-paling-gampang-untuk-cegah-dan-berantas-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956449/ganjar-sebut-teladan-pemimpin-tertinggi-jadi-cara-paling-gampang-untuk-cegah-dan-berantas-korupsi"/><item><title> Ganjar Sebut Teladan Pemimpin Tertinggi Jadi Cara Paling Gampang untuk Cegah dan Berantas Korupsi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956449/ganjar-sebut-teladan-pemimpin-tertinggi-jadi-cara-paling-gampang-untuk-cegah-dan-berantas-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956449/ganjar-sebut-teladan-pemimpin-tertinggi-jadi-cara-paling-gampang-untuk-cegah-dan-berantas-korupsi</guid><pubDate>Kamis 18 Januari 2024 06:31 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/18/337/2956449/ganjar-sebut-teladan-pemimpin-tertinggi-jadi-cara-paling-gampang-untuk-cegah-dan-berantas-korupsi-wxG4Fwip4Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Capres Nomor urut 3, Ganjar Pranowo (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/18/337/2956449/ganjar-sebut-teladan-pemimpin-tertinggi-jadi-cara-paling-gampang-untuk-cegah-dan-berantas-korupsi-wxG4Fwip4Z.jpg</image><title>Capres Nomor urut 3, Ganjar Pranowo (foto: dok ist)</title></images><description>
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menilai bahwa teladan pemimpin tertinggi menjadi cara paling gampang untuk mencegah, maupun memberantas korupsi.

Hal itu diungkap Ganjar setelah menghadiri program Penguatan Antikorupsi Berintegritas (Paku Integritas) untuk Capres-cawapres, yang diselenggarakan oleh KPK, Rabu (17/1/2024).

&quot;Dalam budaya kita yang paternalis, maka dalam birokratik reform termasuk dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi ternyata paling gampang adalah teladan dari pemimpin tertinggi,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Ganjar Sebut OTT KPK Penting Dilakukan untuk Pemberantasan Korupsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ganjar pun menjelaskan bahwa dirinya bersama Mahfud MD sangat berpengalaman dalam hal tersebut. Terutama saat ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, dan pasangannya sebagai Menko Polhukam.

Contohnya, kata Ganjar, saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, tidak ada proses jual-beli jabatan. Bahkan, ia tidak segan-segan memecat oknum yang melakukan hal tersebut

&quot;Praktik itu, kami berdua pernah punya pengalaman. Yang pertama, kalau saya, waktu menjadi gubernur, kasih saja, ga ada setoran. Jual beli jabatan, ga ada. Kalau mau naik jabatan, tes. Kita ngawasin sendiri,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Soal RUU Perampasan Aset, Ganjar-Mahfud Tahu Caranya Agar Tak Mandek&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Laporan dari masyarakat kita buka, harus ada evidence based, kita klarifikasi dalam ruang tertutup sehingga pelapor dilindungi. Dan kalau salah, gausah ragu, gausah nunggu, mana buktinya, pecat hari itu. Dan kami lakukan pada saat itu,&quot; sambungnya.

Begitu pun dengan pasangannya yakni Mahfud MD, Ganjar mengatakan bahwa selama cawapresnya menjabat sebagai Menko Polhukam, banyak kasus yang tidak terungkap justru menjadi terang.



&quot;Pak Mahfud pernah punya pengalaman, ketika kemudian beberapa kasus tidak terungkap, beliau announce ke publik. Itu strong leadership yang mesti kita contohkan,&quot; katanya.



&quot;Dan saya kira kalau komitmen itu ada, dan dari pemimpin tertinggi, rasanya itu akan jauh lebih cepat dan lebih baik,&quot; sambungnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menilai bahwa teladan pemimpin tertinggi menjadi cara paling gampang untuk mencegah, maupun memberantas korupsi.

Hal itu diungkap Ganjar setelah menghadiri program Penguatan Antikorupsi Berintegritas (Paku Integritas) untuk Capres-cawapres, yang diselenggarakan oleh KPK, Rabu (17/1/2024).

&quot;Dalam budaya kita yang paternalis, maka dalam birokratik reform termasuk dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi ternyata paling gampang adalah teladan dari pemimpin tertinggi,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Ganjar Sebut OTT KPK Penting Dilakukan untuk Pemberantasan Korupsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ganjar pun menjelaskan bahwa dirinya bersama Mahfud MD sangat berpengalaman dalam hal tersebut. Terutama saat ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, dan pasangannya sebagai Menko Polhukam.

Contohnya, kata Ganjar, saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, tidak ada proses jual-beli jabatan. Bahkan, ia tidak segan-segan memecat oknum yang melakukan hal tersebut

&quot;Praktik itu, kami berdua pernah punya pengalaman. Yang pertama, kalau saya, waktu menjadi gubernur, kasih saja, ga ada setoran. Jual beli jabatan, ga ada. Kalau mau naik jabatan, tes. Kita ngawasin sendiri,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Soal RUU Perampasan Aset, Ganjar-Mahfud Tahu Caranya Agar Tak Mandek&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Laporan dari masyarakat kita buka, harus ada evidence based, kita klarifikasi dalam ruang tertutup sehingga pelapor dilindungi. Dan kalau salah, gausah ragu, gausah nunggu, mana buktinya, pecat hari itu. Dan kami lakukan pada saat itu,&quot; sambungnya.

Begitu pun dengan pasangannya yakni Mahfud MD, Ganjar mengatakan bahwa selama cawapresnya menjabat sebagai Menko Polhukam, banyak kasus yang tidak terungkap justru menjadi terang.



&quot;Pak Mahfud pernah punya pengalaman, ketika kemudian beberapa kasus tidak terungkap, beliau announce ke publik. Itu strong leadership yang mesti kita contohkan,&quot; katanya.



&quot;Dan saya kira kalau komitmen itu ada, dan dari pemimpin tertinggi, rasanya itu akan jauh lebih cepat dan lebih baik,&quot; sambungnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
