<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cak Anam Apresiasi Kapolri Rekrut Penyandang Disabilitas sebagai Polisi</title><description>Hal ini&amp;nbsp;memberikan kesempatan kepada teman-teman penyandang disabilitas menjadi polisi sangat baik melalui persepektif HAM.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956923/cak-anam-apresiasi-kapolri-rekrut-penyandang-disabilitas-sebagai-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956923/cak-anam-apresiasi-kapolri-rekrut-penyandang-disabilitas-sebagai-polisi"/><item><title>Cak Anam Apresiasi Kapolri Rekrut Penyandang Disabilitas sebagai Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956923/cak-anam-apresiasi-kapolri-rekrut-penyandang-disabilitas-sebagai-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/18/337/2956923/cak-anam-apresiasi-kapolri-rekrut-penyandang-disabilitas-sebagai-polisi</guid><pubDate>Kamis 18 Januari 2024 22:20 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/18/337/2956923/cak-anam-apresiasi-kapolri-rekrut-penyandang-disabilitas-sebagai-polisi-RSFdp8hvOY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Komisioner Komnas HAM Cak Anam (Foto: dok istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/18/337/2956923/cak-anam-apresiasi-kapolri-rekrut-penyandang-disabilitas-sebagai-polisi-RSFdp8hvOY.jpg</image><title>Mantan Komisioner Komnas HAM Cak Anam (Foto: dok istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNC8xLzE3NjExMS81L3g4cmc3Yng=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Hak Asasi Manusia (HAM), Muhammad Choirul Anam mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk merekrut penyandang disabilitas untuk mengabdi sebagai anggota Polri pada tahun ini.
Pria yang akrab disapa Cak Anam menilai kebijakan inklusif Kapolri yang ditindaklanjuti oleh Staf Sumber Daya Manusia (SDM) Polri untuk memberikan kesempatan kepada teman-teman penyandang disabilitas menjadi polisi sangat baik melalui persepektif HAM.
&quot;Kami apresiasi Kapolri dengan kebijakan langkah afirmatif terhadap teman-teman penyandang disibalitas apalagi kebaikan tersebut ada sifat kekhususannya yaitu menempati mereka sesuai dengan karakter disibalitasnya,&quot; kata Anam kepada wartawan, Kamis (18/1/2024).

BACA JUGA:
Selain 3 Paslon Capres, Dewan Pers Undang Panglima TNI dan Kapolri Dalam Deklarasi Kebebasan Pers

Menurutnya, hal itu menunjukkan komitmen Polri terhadap hak asasi manusia, khususnya kepada penyandang disabilitas. &quot;Ini langkah yang mendasar sangat baik dan saya kira langkah kepolisian patut dicontoh kementerian dan lembaga lain,&quot; tandasnya.

BACA JUGA:
Bikin Silau Mata, Kapolri Terbitkan Aturan Baru soal Rotator

Asisten Sumber Daya Manusia (As-SDM) Kapolri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Polri memulai proses rekrutmen Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) dan Bintara Polri Tahun Anggara 2024.


&quot;Bahwa tahun ini, Polri merekrut personel dari kelompok disabilitas, di mana rekrutmen disabilitas bintara Polri adalah untuk yang menamatkan pendidikan di tingkat SMU dan SMK. Kemudian SIPSS untuk lulusan perguruan tinggi,&quot; kata Dedi dalam keterangan tertulis, Selasa (16/1/2024).

Dedi menuturkan penyandang disabilitas yang diterima akan ditugaskan untuk mengisi jabatan-jabatan seperti Teknologi Informasi (TI), Siber, Bagian Keuangan, Bagian Perencanaan, Administrasi dan lainnya bersifat non-lapangan.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNC8xLzE3NjExMS81L3g4cmc3Yng=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Hak Asasi Manusia (HAM), Muhammad Choirul Anam mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk merekrut penyandang disabilitas untuk mengabdi sebagai anggota Polri pada tahun ini.
Pria yang akrab disapa Cak Anam menilai kebijakan inklusif Kapolri yang ditindaklanjuti oleh Staf Sumber Daya Manusia (SDM) Polri untuk memberikan kesempatan kepada teman-teman penyandang disabilitas menjadi polisi sangat baik melalui persepektif HAM.
&quot;Kami apresiasi Kapolri dengan kebijakan langkah afirmatif terhadap teman-teman penyandang disibalitas apalagi kebaikan tersebut ada sifat kekhususannya yaitu menempati mereka sesuai dengan karakter disibalitasnya,&quot; kata Anam kepada wartawan, Kamis (18/1/2024).

BACA JUGA:
Selain 3 Paslon Capres, Dewan Pers Undang Panglima TNI dan Kapolri Dalam Deklarasi Kebebasan Pers

Menurutnya, hal itu menunjukkan komitmen Polri terhadap hak asasi manusia, khususnya kepada penyandang disabilitas. &quot;Ini langkah yang mendasar sangat baik dan saya kira langkah kepolisian patut dicontoh kementerian dan lembaga lain,&quot; tandasnya.

BACA JUGA:
Bikin Silau Mata, Kapolri Terbitkan Aturan Baru soal Rotator

Asisten Sumber Daya Manusia (As-SDM) Kapolri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Polri memulai proses rekrutmen Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) dan Bintara Polri Tahun Anggara 2024.


&quot;Bahwa tahun ini, Polri merekrut personel dari kelompok disabilitas, di mana rekrutmen disabilitas bintara Polri adalah untuk yang menamatkan pendidikan di tingkat SMU dan SMK. Kemudian SIPSS untuk lulusan perguruan tinggi,&quot; kata Dedi dalam keterangan tertulis, Selasa (16/1/2024).

Dedi menuturkan penyandang disabilitas yang diterima akan ditugaskan untuk mengisi jabatan-jabatan seperti Teknologi Informasi (TI), Siber, Bagian Keuangan, Bagian Perencanaan, Administrasi dan lainnya bersifat non-lapangan.





</content:encoded></item></channel></rss>
