<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bicara Solusi Cegah Stunting, Ganjar Tekankan Gizi dan ASI Ekslusif</title><description>Ia pun meminta gizi ibu hamil diperhatikan dan bayi lahir sehat susunya pakai air susu ibu (ASI) ekslusif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/18/519/2956707/bicara-solusi-cegah-stunting-ganjar-tekankan-gizi-dan-asi-ekslusif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/18/519/2956707/bicara-solusi-cegah-stunting-ganjar-tekankan-gizi-dan-asi-ekslusif"/><item><title>Bicara Solusi Cegah Stunting, Ganjar Tekankan Gizi dan ASI Ekslusif</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/18/519/2956707/bicara-solusi-cegah-stunting-ganjar-tekankan-gizi-dan-asi-ekslusif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/18/519/2956707/bicara-solusi-cegah-stunting-ganjar-tekankan-gizi-dan-asi-ekslusif</guid><pubDate>Kamis 18 Januari 2024 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/18/519/2956707/bicara-solusi-cegah-stunting-ganjar-tekankan-gizi-dan-asi-ekslusif-NrzNOb29dW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: M Refi Sandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/18/519/2956707/bicara-solusi-cegah-stunting-ganjar-tekankan-gizi-dan-asi-ekslusif-NrzNOb29dW.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: M Refi Sandi)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNy8xLzE3NjI0MS81L3g4cmptbG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

NGAWI - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo memaparkan program andalan '1 Desa, 1 Faskes dan 1 Nakes' untuk turunkan masalah stunting di Indonesia. Ia pun meminta gizi ibu hamil diperhatikan dan bayi lahir sehat susunya pakai air susu ibu (ASI) ekslusif.

Hal itu disampaikan Ganjar saat bertemu tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani dan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Kamis (18/1/2024).

&quot;Ketika ibu hamil, gizinya diperhatikan itulah yang mencegah stunting pertama kali. Begitu bayi lahir sehat, susunya pake ASI eksklusif,&quot; kata Ganjar.

BACA JUGA:
Viral Sepasang Lansia Kecelakaan Diduga Akibat APK di Jakarta, Ganjar: Bersihkan!


Seorang kader Posyandu bernama Warsini menyampaikan ke Ganjar ihwal pencegahan stunting. Secara sat set, Ganjar langsung menjawabnya sambil mensosialisasikan program Ganjar-Mahfud.

&quot;Apa yang harus dilakukan jangan menikah terlalu muda, juga jangan terlalu tua. Kalau nikahnya tidak terlalu muda insya Allah sehat. Nanti kalau mau nikah diperiksa suami istri,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
150 Kader TMP Keluar PDIP, Ganjar: Hilang Satu Tumbuh Seribu


Ganjar yang diusung PDI Perjuangan, Perindo, PPP dan Hanura menyebutkan pencegahan stunting selain dilakukan dengan tidak menikah dini, pasangan suami istri wajib memeriksakan kandungannya secara rutin, salah satunya ke posyandu.

Sebab itu, program '1 Desa, 1 Faskes 1 Nakes' menjadi sangat penting untuk direalisasikan agar setiap ibu hamil bisa dipantau dan didampingi langsung oleh tenaga kesehatan, sehingga pencegahan stunting bisa optimal.



&quot;Begitu menikah, begitu istri hamil maka wajib periksa. Maka, kenapa setiap desa mesti ada faskes harus ada nakes agar periksanya bisa dibantu dari kader posyandu,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xNy8xLzE3NjI0MS81L3g4cmptbG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

NGAWI - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo memaparkan program andalan '1 Desa, 1 Faskes dan 1 Nakes' untuk turunkan masalah stunting di Indonesia. Ia pun meminta gizi ibu hamil diperhatikan dan bayi lahir sehat susunya pakai air susu ibu (ASI) ekslusif.

Hal itu disampaikan Ganjar saat bertemu tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani dan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Kamis (18/1/2024).

&quot;Ketika ibu hamil, gizinya diperhatikan itulah yang mencegah stunting pertama kali. Begitu bayi lahir sehat, susunya pake ASI eksklusif,&quot; kata Ganjar.

BACA JUGA:
Viral Sepasang Lansia Kecelakaan Diduga Akibat APK di Jakarta, Ganjar: Bersihkan!


Seorang kader Posyandu bernama Warsini menyampaikan ke Ganjar ihwal pencegahan stunting. Secara sat set, Ganjar langsung menjawabnya sambil mensosialisasikan program Ganjar-Mahfud.

&quot;Apa yang harus dilakukan jangan menikah terlalu muda, juga jangan terlalu tua. Kalau nikahnya tidak terlalu muda insya Allah sehat. Nanti kalau mau nikah diperiksa suami istri,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
150 Kader TMP Keluar PDIP, Ganjar: Hilang Satu Tumbuh Seribu


Ganjar yang diusung PDI Perjuangan, Perindo, PPP dan Hanura menyebutkan pencegahan stunting selain dilakukan dengan tidak menikah dini, pasangan suami istri wajib memeriksakan kandungannya secara rutin, salah satunya ke posyandu.

Sebab itu, program '1 Desa, 1 Faskes 1 Nakes' menjadi sangat penting untuk direalisasikan agar setiap ibu hamil bisa dipantau dan didampingi langsung oleh tenaga kesehatan, sehingga pencegahan stunting bisa optimal.



&quot;Begitu menikah, begitu istri hamil maka wajib periksa. Maka, kenapa setiap desa mesti ada faskes harus ada nakes agar periksanya bisa dibantu dari kader posyandu,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
