<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Beras Mahal, Ganjar: Pangan Jangan Diliberalisasi Kembalikan Fungsi Bulog!</title><description>Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo merespons masih mahalnya harga beras di pasaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/19/519/2957176/harga-beras-mahal-ganjar-pangan-jangan-diliberalisasi-kembalikan-fungsi-bulog</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/19/519/2957176/harga-beras-mahal-ganjar-pangan-jangan-diliberalisasi-kembalikan-fungsi-bulog"/><item><title>Harga Beras Mahal, Ganjar: Pangan Jangan Diliberalisasi Kembalikan Fungsi Bulog!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/19/519/2957176/harga-beras-mahal-ganjar-pangan-jangan-diliberalisasi-kembalikan-fungsi-bulog</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/19/519/2957176/harga-beras-mahal-ganjar-pangan-jangan-diliberalisasi-kembalikan-fungsi-bulog</guid><pubDate>Jum'at 19 Januari 2024 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/19/519/2957176/harga-beras-mahal-ganjar-pangan-jangan-diliberalisasi-kembalikan-fungsi-bulog-fshQuNgnhe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: Dok TPN Ganjar-Mahfud)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/19/519/2957176/harga-beras-mahal-ganjar-pangan-jangan-diliberalisasi-kembalikan-fungsi-bulog-fshQuNgnhe.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: Dok TPN Ganjar-Mahfud)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xOS80LzE3NjI4Mi81L3g4cmxjbGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


MAGETAN - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo merespons masih mahalnya harga beras di pasaran. Menurutnya, masalah pangan jangan diliberalisasi dan kembalikan fungsi bulog.

&quot;Ya kalau posisi politik saya kalau melihat soal politik pangan. Pangan jangan diliberalisasi, kembalikan bulog pada fungsi awal. Negara mengatur stoknya, termasuk harganya,&quot; kata Ganjar saat ditemui di Desa Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Jumat (19/1/2024).

BACA JUGA:
Dukung Ganjar-Mahfud, Vianty Arvy : Beliau Penuhi Kriteria Pemimpin Indonesia


Ganjar juga menawarkan solusi agar data petani mesti valid sehingga ketersediaan pupuk terpenuhi. Ia pun selama berkeliling di sejumlah Kabupaten/Kota Jawa Timur khususnya Magetan mendapat keluhan masalah pupuk yang mahal.

&quot;Sehingga kalau dari sisi hulunya, produktivitasnya mesti disiapkan betul. Itu artinya modernisasi pertanian. Data petani mesti valid sehingga treatment yang diberikan kepada para petani, bagus, pupuk disediakan,&quot; ujarnya.

&quot;Hari ini, saya di Magetan semua teriak pupuk mahal. Karena kondisi ini dikeluhkan, maka segera ini menjadi prioritas. Kalau kita melihat subsidinya pupuk turun terus menerus tanpa ada substitusinya maka ini akan menjadi problem dari sisi produktivitas. Kalau itu kurang, penduduk jumlahnya tambah, maka stok akan berkurang itu rumusnya,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
TGB Zainul Majdi Sebut Ganjar Pranowo Sosok Otentik yang Merakyat



Eks Gubernur Jawa Tengah dua periode itu pun berbicara ketahanan pangan yang penting stok terpenuhi.



&quot;Kalau tidak cara gampang kita apa? kalau kita mau sekadar tahan ketahanan pangan saja, tahan itu yang penting stoknya ada. Tidak peduli apakah kita produksi sendiri atau kita impor. Nah, kalau sudah tidak peduli, bahayanya di tingkat petani. Maka, kita balik hulunya disiapkan, stoknya disiapkan dan musti dirubah,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Viral Pasangan Mesum di Pasar Minggu, Polisi Lakukan Penelusuran




Lebih lanjut, Ganjar yang diusung PDI Perjuangan, Perindo, PPP dan Hanura menegaskan kembalikan fungsi Bulog dan negara menjamin pangan nasional.



&quot;Kembalikan Bulog pada fungsi awal, negara harus menjamin pangan nasional,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8xOS80LzE3NjI4Mi81L3g4cmxjbGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


MAGETAN - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo merespons masih mahalnya harga beras di pasaran. Menurutnya, masalah pangan jangan diliberalisasi dan kembalikan fungsi bulog.

&quot;Ya kalau posisi politik saya kalau melihat soal politik pangan. Pangan jangan diliberalisasi, kembalikan bulog pada fungsi awal. Negara mengatur stoknya, termasuk harganya,&quot; kata Ganjar saat ditemui di Desa Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Jumat (19/1/2024).

BACA JUGA:
Dukung Ganjar-Mahfud, Vianty Arvy : Beliau Penuhi Kriteria Pemimpin Indonesia


Ganjar juga menawarkan solusi agar data petani mesti valid sehingga ketersediaan pupuk terpenuhi. Ia pun selama berkeliling di sejumlah Kabupaten/Kota Jawa Timur khususnya Magetan mendapat keluhan masalah pupuk yang mahal.

&quot;Sehingga kalau dari sisi hulunya, produktivitasnya mesti disiapkan betul. Itu artinya modernisasi pertanian. Data petani mesti valid sehingga treatment yang diberikan kepada para petani, bagus, pupuk disediakan,&quot; ujarnya.

&quot;Hari ini, saya di Magetan semua teriak pupuk mahal. Karena kondisi ini dikeluhkan, maka segera ini menjadi prioritas. Kalau kita melihat subsidinya pupuk turun terus menerus tanpa ada substitusinya maka ini akan menjadi problem dari sisi produktivitas. Kalau itu kurang, penduduk jumlahnya tambah, maka stok akan berkurang itu rumusnya,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
TGB Zainul Majdi Sebut Ganjar Pranowo Sosok Otentik yang Merakyat



Eks Gubernur Jawa Tengah dua periode itu pun berbicara ketahanan pangan yang penting stok terpenuhi.



&quot;Kalau tidak cara gampang kita apa? kalau kita mau sekadar tahan ketahanan pangan saja, tahan itu yang penting stoknya ada. Tidak peduli apakah kita produksi sendiri atau kita impor. Nah, kalau sudah tidak peduli, bahayanya di tingkat petani. Maka, kita balik hulunya disiapkan, stoknya disiapkan dan musti dirubah,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Viral Pasangan Mesum di Pasar Minggu, Polisi Lakukan Penelusuran




Lebih lanjut, Ganjar yang diusung PDI Perjuangan, Perindo, PPP dan Hanura menegaskan kembalikan fungsi Bulog dan negara menjamin pangan nasional.



&quot;Kembalikan Bulog pada fungsi awal, negara harus menjamin pangan nasional,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
