<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yenny Wahid Tegaskan Netralitas NU di Pilpres 2024</title><description>Yenny Wahid menegaskan netralitas Nahdlatul Ulama (NU) pada Pilpres 2024.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/20/337/2957638/yenny-wahid-tegaskan-netralitas-nu-di-pilpres-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/20/337/2957638/yenny-wahid-tegaskan-netralitas-nu-di-pilpres-2024"/><item><title>Yenny Wahid Tegaskan Netralitas NU di Pilpres 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/20/337/2957638/yenny-wahid-tegaskan-netralitas-nu-di-pilpres-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/20/337/2957638/yenny-wahid-tegaskan-netralitas-nu-di-pilpres-2024</guid><pubDate>Sabtu 20 Januari 2024 12:25 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/20/337/2957638/yenny-wahid-tegaskan-netralitas-nu-di-pilpres-2024-PIATwbXBNL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yenny Wahid (Foto: Raka Dwi Novianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/20/337/2957638/yenny-wahid-tegaskan-netralitas-nu-di-pilpres-2024-PIATwbXBNL.jpg</image><title>Yenny Wahid (Foto: Raka Dwi Novianto)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid menegaskan netralitas Nahdlatul Ulama (NU) pada Pilpres 2024.

Menurut Yenny, sebagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam terbesar di Indonesia, NU bersikap netral dalam politik praktis sehingga tidak mengerahkan struktur dan mendukung pasangan calon apa pun yang akan berkontestasi pada Pilpres 2024, yang akan diselenggarakan 14 Februari mendatang.

&amp;ldquo;Ya, NU sebagai organisasi memang netral. NU bersikap netral dalam politik praktis,&amp;rdquo; kata Yenny usai menghadiri Harlah ke-78 Muslimat Nahdlatul Ulama di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

BACA JUGA:
Jelang Debat Cawapres, Yenny Wahid: Mahfud Dengarkan Masukan Pakar dan Masyarakat


Mengangkat tema &amp;ldquo;Membangun Ketahanan Keluarga untuk Menguatkan Ketahanan Nasional,&amp;rdquo; Harlah ke-78 NU dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Ibu Sinta Nuriyah Wahid, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dan Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Yenny mengungkapkan telah cuti dari tugasnya sebagai fungsionaris PBNU untuk menjalankan perannya selaku Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud. Langkah itu ditempuh untuk menjaga marwah NU sekaligus menghormati khittah organisasi tersebut.

&amp;ldquo;Seperti saya, saya cuti sementara supaya bisa berkampanye. Jadi, saya tidak bawa-bawa organisasi. Hari ini, saya menghadiri acara Harlah Muslimat NU, lain ya,&amp;rdquo; jelas Yenny.

BACA JUGA:
 Yenny Wahid Sebut Suara Basis Islam di Jatim Masih Kuat ke Ganjar-Mahfud


Ia mengatakan, NU akan berdiri tegak di belakang semua pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden, dan akan mengingatkan pemimpin negeri ini, siapa pun pemimpinnya agar selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat.

&amp;ldquo;Pesan kita, NU mempunyai komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Warga NU siap untuk menjaga kerukunan di tengah masyarakat untuk selalu melakukan upaya-upaya menyebarkan kebaikan dan selalu mendoakan bangsa dan negara,&amp;rdquo; kata Yenny.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid menegaskan netralitas Nahdlatul Ulama (NU) pada Pilpres 2024.

Menurut Yenny, sebagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam terbesar di Indonesia, NU bersikap netral dalam politik praktis sehingga tidak mengerahkan struktur dan mendukung pasangan calon apa pun yang akan berkontestasi pada Pilpres 2024, yang akan diselenggarakan 14 Februari mendatang.

&amp;ldquo;Ya, NU sebagai organisasi memang netral. NU bersikap netral dalam politik praktis,&amp;rdquo; kata Yenny usai menghadiri Harlah ke-78 Muslimat Nahdlatul Ulama di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

BACA JUGA:
Jelang Debat Cawapres, Yenny Wahid: Mahfud Dengarkan Masukan Pakar dan Masyarakat


Mengangkat tema &amp;ldquo;Membangun Ketahanan Keluarga untuk Menguatkan Ketahanan Nasional,&amp;rdquo; Harlah ke-78 NU dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Ibu Sinta Nuriyah Wahid, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dan Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Yenny mengungkapkan telah cuti dari tugasnya sebagai fungsionaris PBNU untuk menjalankan perannya selaku Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud. Langkah itu ditempuh untuk menjaga marwah NU sekaligus menghormati khittah organisasi tersebut.

&amp;ldquo;Seperti saya, saya cuti sementara supaya bisa berkampanye. Jadi, saya tidak bawa-bawa organisasi. Hari ini, saya menghadiri acara Harlah Muslimat NU, lain ya,&amp;rdquo; jelas Yenny.

BACA JUGA:
 Yenny Wahid Sebut Suara Basis Islam di Jatim Masih Kuat ke Ganjar-Mahfud


Ia mengatakan, NU akan berdiri tegak di belakang semua pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden, dan akan mengingatkan pemimpin negeri ini, siapa pun pemimpinnya agar selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat.

&amp;ldquo;Pesan kita, NU mempunyai komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Warga NU siap untuk menjaga kerukunan di tengah masyarakat untuk selalu melakukan upaya-upaya menyebarkan kebaikan dan selalu mendoakan bangsa dan negara,&amp;rdquo; kata Yenny.
</content:encoded></item></channel></rss>
