<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Debat soal Lingkungan Hidup, Gibran Sentil Cak Imin Pakai Botol Plastik</title><description>Muhaimin Iskandar bertanya ke Gibran soal strateginya dalam melaksanakan pembangunan berbasis bioregional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/21/337/2958269/debat-soal-lingkungan-hidup-gibran-sentil-cak-imin-pakai-botol-plastik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/21/337/2958269/debat-soal-lingkungan-hidup-gibran-sentil-cak-imin-pakai-botol-plastik"/><item><title>Debat soal Lingkungan Hidup, Gibran Sentil Cak Imin Pakai Botol Plastik</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/21/337/2958269/debat-soal-lingkungan-hidup-gibran-sentil-cak-imin-pakai-botol-plastik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/21/337/2958269/debat-soal-lingkungan-hidup-gibran-sentil-cak-imin-pakai-botol-plastik</guid><pubDate>Minggu 21 Januari 2024 21:11 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/21/337/2958269/debat-soal-lingkungan-hidup-gibran-sentil-cak-imin-pakai-botol-plastik-rkrRLOF1uC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gibran Rakabuming (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/21/337/2958269/debat-soal-lingkungan-hidup-gibran-sentil-cak-imin-pakai-botol-plastik-rkrRLOF1uC.jpg</image><title>Gibran Rakabuming (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMS8xLzE3NjM3Ni81L3g4cm5qM24=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Saling respons antara calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 dan 2, Muhaimin Iskandar dan Gibran Rakabuming Raka kembali terjadi dalam debat keempat Pilpres 2024.
Pada tema pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, Muhaimin Iskandar bertanya ke Gibran soal strateginya dalam melaksanakan pembangunan berbasis bioregional.
Namun, sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Gibran menilai bahwa pria yang akrab disapa Cak Imin itu lucu, karena bertanya soal lingkungan hidup, namun ia bersama tim pemenangnya menggunakan botol plastik.

BACA JUGA:
 Beri Contoh Ketimpangan Penguasaan Tanah, Mahfud MD: Coba Lihat Bisnis Sawit

&quot;Gus Muhaimin ini lucu ya, menanyakan masalah lingkungan hidup, tapi itu ko pake botol-botol plastik itu, padahal saya, pak Ganjar, prof Mahfud pake botol kaca, itu gimana komitmennya? Botol plastik semua itu. Tapi ga apa-apa, kita kembali ke topik,&quot; kata Gibran saat debat di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024).
Lebih lanjut, Gibran pun menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan pembangunan yang tidak lagi jawasentris.

BACA JUGA:
Debat Pilpres 2024, Mahfud MD Kuliahi Gibran Rakabuming soal Reforma Agraria

&quot;Intinya di sini kita sudah berkomitmen untuk yang namanya pembangunan tidak boleh lagi jawasentris, harus mulai Indonesia sentris,&quot; katanya.

&quot;Kemarin Gus Muhaimin menolak IKN tidak apa apa, akan kita lanjutkan dan akan kita perkuat IKN itu,&quot; sambungnya

Gibran menegaskan, program pembangunan Indonesia sentris itu akan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, dan sosial.

&quot;Sekali lagi yang namanya pembangunan yang masif harus memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan keberlanjutannya. Kita pastikan mencari titik tengah, sekali lagi titik tengah, titik keseimbangan, membangun hirilisasi industri tapi harus memperhatikan lingkungan hidup,&quot; ucapnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMS8xLzE3NjM3Ni81L3g4cm5qM24=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Saling respons antara calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 dan 2, Muhaimin Iskandar dan Gibran Rakabuming Raka kembali terjadi dalam debat keempat Pilpres 2024.
Pada tema pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, Muhaimin Iskandar bertanya ke Gibran soal strateginya dalam melaksanakan pembangunan berbasis bioregional.
Namun, sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Gibran menilai bahwa pria yang akrab disapa Cak Imin itu lucu, karena bertanya soal lingkungan hidup, namun ia bersama tim pemenangnya menggunakan botol plastik.

BACA JUGA:
 Beri Contoh Ketimpangan Penguasaan Tanah, Mahfud MD: Coba Lihat Bisnis Sawit

&quot;Gus Muhaimin ini lucu ya, menanyakan masalah lingkungan hidup, tapi itu ko pake botol-botol plastik itu, padahal saya, pak Ganjar, prof Mahfud pake botol kaca, itu gimana komitmennya? Botol plastik semua itu. Tapi ga apa-apa, kita kembali ke topik,&quot; kata Gibran saat debat di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024).
Lebih lanjut, Gibran pun menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan pembangunan yang tidak lagi jawasentris.

BACA JUGA:
Debat Pilpres 2024, Mahfud MD Kuliahi Gibran Rakabuming soal Reforma Agraria

&quot;Intinya di sini kita sudah berkomitmen untuk yang namanya pembangunan tidak boleh lagi jawasentris, harus mulai Indonesia sentris,&quot; katanya.

&quot;Kemarin Gus Muhaimin menolak IKN tidak apa apa, akan kita lanjutkan dan akan kita perkuat IKN itu,&quot; sambungnya

Gibran menegaskan, program pembangunan Indonesia sentris itu akan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, dan sosial.

&quot;Sekali lagi yang namanya pembangunan yang masif harus memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan keberlanjutannya. Kita pastikan mencari titik tengah, sekali lagi titik tengah, titik keseimbangan, membangun hirilisasi industri tapi harus memperhatikan lingkungan hidup,&quot; ucapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
