<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Marapi Kembali Meletus Pagi Ini, Terdengar Rentetan Dentuman</title><description>Rentetan dentuman terdengar dari puncak Gunung Marapi saat erupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/21/340/2957958/gunung-marapi-kembali-meletus-pagi-ini-terdengar-rentetan-dentuman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/21/340/2957958/gunung-marapi-kembali-meletus-pagi-ini-terdengar-rentetan-dentuman"/><item><title>Gunung Marapi Kembali Meletus Pagi Ini, Terdengar Rentetan Dentuman</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/21/340/2957958/gunung-marapi-kembali-meletus-pagi-ini-terdengar-rentetan-dentuman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/21/340/2957958/gunung-marapi-kembali-meletus-pagi-ini-terdengar-rentetan-dentuman</guid><pubDate>Minggu 21 Januari 2024 06:35 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/21/340/2957958/gunung-marapi-kembali-meletus-pagi-ini-terdengar-rentetan-dentuman-FdqHKwVwqV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi, Minggu 21 Januari 2024 pagi. (Foto: Okezone.com/Rus Akbar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/21/340/2957958/gunung-marapi-kembali-meletus-pagi-ini-terdengar-rentetan-dentuman-FdqHKwVwqV.jpg</image><title>Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi, Minggu 21 Januari 2024 pagi. (Foto: Okezone.com/Rus Akbar)</title></images><description>


AGAM - Gunung Marapi kembali meletus, Minggu (21/1/2024) pagi. Erupsi yang terjadi sekitar pukul 05.13 WIB tadi menimbulkan rentetan suara dentuman dari puncak gunung api yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat itu.
Bedasarkan informasi dari Pengamat Gunung Api di Bukittinggi, erupsi Gunung Merapi pagi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 18.4 mm dan durasi &amp;plusmn; 44 detik. Namun tinggi kolom abu tidak teramati.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Marapi Erupsi, Warga Sekitar Pilih Mengungsi di Malam Hari

&quot;Iya tadi terdengar gluduk-gluguk seperti rentetan dentuman dari puncak gunung api,&quot; kata Wandi Eka Putra, seorang relawan Kelompok Siaga Bencana di Posko III Bukit Batabuah, Kabupaten Agam.
&amp;nbsp;
Sementara secara kasat mata memang tidak tampak lava pijar yang keluar dari semburan Gunung Marapi, namun dari foto dengan malai tele dengan kecepatan rendah mendapatkan momen tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Marapi Meletus, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1,3 Km

Posko ini didirikan oleh pemerintah setempat dan beberapa petugas gabungan selalu siaga. Berdasarkan data dari pos ini ada 106 jiwa atau 27 kk yang berada di radius 4,6 dalam kondisi resiko tinggi.</description><content:encoded>


AGAM - Gunung Marapi kembali meletus, Minggu (21/1/2024) pagi. Erupsi yang terjadi sekitar pukul 05.13 WIB tadi menimbulkan rentetan suara dentuman dari puncak gunung api yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat itu.
Bedasarkan informasi dari Pengamat Gunung Api di Bukittinggi, erupsi Gunung Merapi pagi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 18.4 mm dan durasi &amp;plusmn; 44 detik. Namun tinggi kolom abu tidak teramati.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Marapi Erupsi, Warga Sekitar Pilih Mengungsi di Malam Hari

&quot;Iya tadi terdengar gluduk-gluguk seperti rentetan dentuman dari puncak gunung api,&quot; kata Wandi Eka Putra, seorang relawan Kelompok Siaga Bencana di Posko III Bukit Batabuah, Kabupaten Agam.
&amp;nbsp;
Sementara secara kasat mata memang tidak tampak lava pijar yang keluar dari semburan Gunung Marapi, namun dari foto dengan malai tele dengan kecepatan rendah mendapatkan momen tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Marapi Meletus, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1,3 Km

Posko ini didirikan oleh pemerintah setempat dan beberapa petugas gabungan selalu siaga. Berdasarkan data dari pos ini ada 106 jiwa atau 27 kk yang berada di radius 4,6 dalam kondisi resiko tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
