<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Silaturahmi ke PGI, Ganjar Terima Masukan soal Daerah Terpencil hingga Papua Damai</title><description>Capres Perindo tersebut juga mengungkapkan ada pendeta asli Papua yang menanyakan kapan tanah di Pulau Papua bisa damai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958490/silaturahmi-ke-pgi-ganjar-terima-masukan-soal-daerah-terpencil-hingga-papua-damai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958490/silaturahmi-ke-pgi-ganjar-terima-masukan-soal-daerah-terpencil-hingga-papua-damai"/><item><title>Silaturahmi ke PGI, Ganjar Terima Masukan soal Daerah Terpencil hingga Papua Damai</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958490/silaturahmi-ke-pgi-ganjar-terima-masukan-soal-daerah-terpencil-hingga-papua-damai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958490/silaturahmi-ke-pgi-ganjar-terima-masukan-soal-daerah-terpencil-hingga-papua-damai</guid><pubDate>Senin 22 Januari 2024 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/22/337/2958490/silaturahmi-ke-pgi-ganjar-terima-masukan-soal-daerah-terpencil-hingga-papua-damai-fsV93V5rop.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Capres Ganjar Pranowo (Foto: Carlos Roy Fajarta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/22/337/2958490/silaturahmi-ke-pgi-ganjar-terima-masukan-soal-daerah-terpencil-hingga-papua-damai-fsV93V5rop.jpg</image><title>Capres Ganjar Pranowo (Foto: Carlos Roy Fajarta)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMi8xLzE3NjM5MS81L3g4cm80MHA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Ganjar Pranowo menyebutkan dirinya mendapatkan masukan dari para pengurus Gereja terkait daerah terpencil hingga realisasi konsep Papua Damai.

Hal tersebut disampaikan Ganjar Pranowo usai dirinya memberikan sambutan di Grha Oikumene Salemba Jakarta Pusat yang merupakan kantor dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) pada Senin (22/1/2024) pagi.

&quot;Ya sebenarnya kami mau silaturahmi sudah lama sekali, tapi dalam beberapa event kami bertemu. Maka, secara formal baru bisa dilaksanakan hari ini,&quot; ujar Ganjar Pranowo.

BACA JUGA:
Mahfud MD: Ganjar dan Jokowi Sama-Sama Presiden Rakyat


Ia menyebutkan, selain hadir untuk sarapan pagi bersama para pengurus PGI, dirinya juga memberikan waktu dialog bicara soal kebangsaan dan bagaimana Indonesia menatap masa depan kepada para pendeta dari berbagai daerah.

&quot;Dan tadi ada beberapa pertanyaan-pertanyaan dari warga terkait kondisi daerah masing-masing, dan mereka ternyata sangat peduli kepada lingkungan daerahnya, pada kondisi daerahnya, dan ada harapan-harapan perbaikan untuk pulau terluar, pulau terpencil, akses pendidikan (dan kesehatan),&quot; ujar Ganjar.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Beri Paparan dan Tanya Jawab di Kantor PGI


Tak hanya itu, Capres Partai Persatuan Indonesia (Perindo) tersebut juga mengungkapkan ada pendeta asli Papua yang menanyakan kapan tanah di Pulau Papua bisa damai.

&quot;Kemudian, tadi ada yang dari Papua menanyakan, Pak Ganjar konsep Papua damai kok gak jalan-jalan, apa yang bisa kita lakukan. Boleh gak representasi dari mereka bertemu dengan saya. Mari kita desain bersama-sama, tapi kita harus membangun konsesus, agar kita bisa bersepakat,&quot; ujar Ganjar.

&quot;Ini contoh-contoh saja, jadi sangat dinamis sekali. Saya berterima kasih sekali kepada PGI,&quot; pungkasnya.



Tampak Ganjar Pranowo didampingi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid serta Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo. Selain itu, Ketua Umum PGI Pendeta Gomar Gultom juga turut memberi sambutan dalam acara tersebut.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMi8xLzE3NjM5MS81L3g4cm80MHA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Ganjar Pranowo menyebutkan dirinya mendapatkan masukan dari para pengurus Gereja terkait daerah terpencil hingga realisasi konsep Papua Damai.

Hal tersebut disampaikan Ganjar Pranowo usai dirinya memberikan sambutan di Grha Oikumene Salemba Jakarta Pusat yang merupakan kantor dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) pada Senin (22/1/2024) pagi.

&quot;Ya sebenarnya kami mau silaturahmi sudah lama sekali, tapi dalam beberapa event kami bertemu. Maka, secara formal baru bisa dilaksanakan hari ini,&quot; ujar Ganjar Pranowo.

BACA JUGA:
Mahfud MD: Ganjar dan Jokowi Sama-Sama Presiden Rakyat


Ia menyebutkan, selain hadir untuk sarapan pagi bersama para pengurus PGI, dirinya juga memberikan waktu dialog bicara soal kebangsaan dan bagaimana Indonesia menatap masa depan kepada para pendeta dari berbagai daerah.

&quot;Dan tadi ada beberapa pertanyaan-pertanyaan dari warga terkait kondisi daerah masing-masing, dan mereka ternyata sangat peduli kepada lingkungan daerahnya, pada kondisi daerahnya, dan ada harapan-harapan perbaikan untuk pulau terluar, pulau terpencil, akses pendidikan (dan kesehatan),&quot; ujar Ganjar.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Beri Paparan dan Tanya Jawab di Kantor PGI


Tak hanya itu, Capres Partai Persatuan Indonesia (Perindo) tersebut juga mengungkapkan ada pendeta asli Papua yang menanyakan kapan tanah di Pulau Papua bisa damai.

&quot;Kemudian, tadi ada yang dari Papua menanyakan, Pak Ganjar konsep Papua damai kok gak jalan-jalan, apa yang bisa kita lakukan. Boleh gak representasi dari mereka bertemu dengan saya. Mari kita desain bersama-sama, tapi kita harus membangun konsesus, agar kita bisa bersepakat,&quot; ujar Ganjar.

&quot;Ini contoh-contoh saja, jadi sangat dinamis sekali. Saya berterima kasih sekali kepada PGI,&quot; pungkasnya.



Tampak Ganjar Pranowo didampingi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid serta Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo. Selain itu, Ketua Umum PGI Pendeta Gomar Gultom juga turut memberi sambutan dalam acara tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
