<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yenny Wahid Ingin Debat Bisa Mendidik: Baik Secara Substansi atau Etika</title><description>Kita berharap bahwa debat ke depan betul-betul mendidik, baik secara substansi, maupun secara etika.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958576/yenny-wahid-ingin-debat-bisa-mendidik-baik-secara-substansi-atau-etika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958576/yenny-wahid-ingin-debat-bisa-mendidik-baik-secara-substansi-atau-etika"/><item><title>Yenny Wahid Ingin Debat Bisa Mendidik: Baik Secara Substansi atau Etika</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958576/yenny-wahid-ingin-debat-bisa-mendidik-baik-secara-substansi-atau-etika</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958576/yenny-wahid-ingin-debat-bisa-mendidik-baik-secara-substansi-atau-etika</guid><pubDate>Senin 22 Januari 2024 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/22/337/2958576/yenny-wahid-ingin-debat-bisa-mendidik-baik-secara-substansi-atau-etika-ecnTaMfSkh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yenny Wahid (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/22/337/2958576/yenny-wahid-ingin-debat-bisa-mendidik-baik-secara-substansi-atau-etika-ecnTaMfSkh.jpg</image><title>Yenny Wahid (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMi8xLzE3NjM4Ny81L3g4cm8zbzE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid berharap agar debat kelima Pilpres 2024 dapat berjalan dengan betul-betul mendidik bagi masyarakat Indonesia yang menonton.

Yenny mengatakan hal tersebut usai melihat performa cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka yang mengeluarkan gimmick-gimmick dimana, membuat suasana debat menjadi rusak.

&quot;Kita berharap bahwa debat ke depan betul-betul mendidik, baik secara substansi, maupun secara etika, kita menunjukkan bahwa usia berapa pun itu bisa menghargai orang lain,&quot; kata Yenny usai debat cawapres di JCC, Minggu 21 Januari 2024, malam.


BACA JUGA:
Survei Litbang Kompas: Mahfud MD Cawapres Paling Memuaskan saat Debat Pilpres 2024


Yenny menambahkan, rakyat Indonesia butuh teladan soal siap, dan juga bisa menyampaikan hal positif yang sehat.

&quot;Teladan dalam hal memperlakukan orang lain dengan rasa hormat, pemimpin kita kita harapkan kedepannya adalah orang-orang bisa menunjukkan bisa berekspresi di ruang publik, tidak menjatuhkan orang lain tanpa perlu sengaja menjatuhkan orang lain,&quot; ucap Yenny.


BACA JUGA:
Gelar Pesta Demokrasi Pesta Rakyat, Diaspora Indonesia di Eropa Antusias Dukung Ganjar-Mahfud


Sebelumnya Yenny mengatakan panggung debat capres-cawapres adalah sebuah ajang bagi masyarakat Indonesia untuk melihat apa isi kepala pasangan calon (paslon).

Yenny menyayangkan yang dilakukan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka saat melakukan gimmick membuat suasana debat menjadi rusak.&quot;Berkaitan dengan kebijakan berkaitan dengan regulasi, berkaitan dengan apa yang akan mereka usung menjadi prioritas kebijakan ketika nanti menjabat sebagai presiden dan wakil presiden,&quot; kata Yenny saat ditemui di JCC usai debat keempat Pilpres 2024 untuk cawapres, Minggu (21/1/2024 malam.

&quot;Nah agak sedikit disayangkan bahwa kemudian suasana menjadi segitu rusak ketika ada persoalan cara menyampaikan debat yang tidak sesuai dengan norma kesopanan di Indonesia, jadi ada penilaian seolah olah, ada paslon tertentu yang berupaya untuk meremehkan paslon lainnya menurut saya kita membutuhkan debat yang bermartabat debat yang menggali substansi,&quot; tambah dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMi8xLzE3NjM4Ny81L3g4cm8zbzE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid berharap agar debat kelima Pilpres 2024 dapat berjalan dengan betul-betul mendidik bagi masyarakat Indonesia yang menonton.

Yenny mengatakan hal tersebut usai melihat performa cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka yang mengeluarkan gimmick-gimmick dimana, membuat suasana debat menjadi rusak.

&quot;Kita berharap bahwa debat ke depan betul-betul mendidik, baik secara substansi, maupun secara etika, kita menunjukkan bahwa usia berapa pun itu bisa menghargai orang lain,&quot; kata Yenny usai debat cawapres di JCC, Minggu 21 Januari 2024, malam.


BACA JUGA:
Survei Litbang Kompas: Mahfud MD Cawapres Paling Memuaskan saat Debat Pilpres 2024


Yenny menambahkan, rakyat Indonesia butuh teladan soal siap, dan juga bisa menyampaikan hal positif yang sehat.

&quot;Teladan dalam hal memperlakukan orang lain dengan rasa hormat, pemimpin kita kita harapkan kedepannya adalah orang-orang bisa menunjukkan bisa berekspresi di ruang publik, tidak menjatuhkan orang lain tanpa perlu sengaja menjatuhkan orang lain,&quot; ucap Yenny.


BACA JUGA:
Gelar Pesta Demokrasi Pesta Rakyat, Diaspora Indonesia di Eropa Antusias Dukung Ganjar-Mahfud


Sebelumnya Yenny mengatakan panggung debat capres-cawapres adalah sebuah ajang bagi masyarakat Indonesia untuk melihat apa isi kepala pasangan calon (paslon).

Yenny menyayangkan yang dilakukan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka saat melakukan gimmick membuat suasana debat menjadi rusak.&quot;Berkaitan dengan kebijakan berkaitan dengan regulasi, berkaitan dengan apa yang akan mereka usung menjadi prioritas kebijakan ketika nanti menjabat sebagai presiden dan wakil presiden,&quot; kata Yenny saat ditemui di JCC usai debat keempat Pilpres 2024 untuk cawapres, Minggu (21/1/2024 malam.

&quot;Nah agak sedikit disayangkan bahwa kemudian suasana menjadi segitu rusak ketika ada persoalan cara menyampaikan debat yang tidak sesuai dengan norma kesopanan di Indonesia, jadi ada penilaian seolah olah, ada paslon tertentu yang berupaya untuk meremehkan paslon lainnya menurut saya kita membutuhkan debat yang bermartabat debat yang menggali substansi,&quot; tambah dia.</content:encoded></item></channel></rss>
