<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> PGI Ingatkan Pemerintah untuk Netral dan Ciptakan Pemilu yang Jujur</title><description>Pendeta Gomar Gultom mengingatkan pemerintah untuk bersikap netral dan menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) yang jujur.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958581/pgi-ingatkan-pemerintah-untuk-netral-dan-ciptakan-pemilu-yang-jujur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958581/pgi-ingatkan-pemerintah-untuk-netral-dan-ciptakan-pemilu-yang-jujur"/><item><title> PGI Ingatkan Pemerintah untuk Netral dan Ciptakan Pemilu yang Jujur</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958581/pgi-ingatkan-pemerintah-untuk-netral-dan-ciptakan-pemilu-yang-jujur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/22/337/2958581/pgi-ingatkan-pemerintah-untuk-netral-dan-ciptakan-pemilu-yang-jujur</guid><pubDate>Senin 22 Januari 2024 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/22/337/2958581/pgi-ingatkan-pemerintah-untuk-netral-dan-ciptakan-pemilu-yang-jujur-ze4nYPts6e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Capres Nomor urut 3, Ganjar Pranowo di kantor PGI (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/22/337/2958581/pgi-ingatkan-pemerintah-untuk-netral-dan-ciptakan-pemilu-yang-jujur-ze4nYPts6e.jpg</image><title>Capres Nomor urut 3, Ganjar Pranowo di kantor PGI (foto: dok MPI)</title></images><description>

JAKARTA - Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom mengingatkan pemerintah untuk bersikap netral dan menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) yang jujur.

Hal tersebut ia sampaikan kepada awak media usai kunjungan resmi Calon Presiden Nomor Urut 3 dalam Pemilu 2024, Ganjar Pranowo berkunjung resmi ke Kantor Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), di Salemba Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).

&quot;Dalam perjumpaan hari ini kita sangat bersyukur, karena pak Ganjar mendapat aspirasi dan harapan-harapan dari pimpinan Gereja. Apalagi pimpinan Gereja juga mengenal (baik) pak Ganjar,&quot; ujar Gomar Gultom.

BACA JUGA:
Gelar Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dan Pemilu Damai, Ini Pesan Kapolda Riau

Ia kemudian menekankan agar pemerintah yang saat ini sedang berkuasa di bawah pimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), agar benar-benar bersikap netral dan jujur dalam melaksanakan Pemilu 2024.

&quot;Harapan kita bahwa pemilu ini sebagai bagian dari demokrasi bisa berlangsung dengan jujur, adil. Pemilu tidak hanya sekadar formalistik sehingga demokrasi kita jauh dari nilai-nilai demokrasi,&quot; ucap Gomar.

Gomar menyebutkan, berbagai bentuk sikap tidak netral dari jajaran pemerintah dalam Pemilihan Umum 2024 akan menyakiti hati masyarakat.

BACA JUGA:
 Ganjar Pranowo Ajak Semua Pihak Berpartisipasi Aktif Jaga Demokrasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Yang kita harapkan adalah demokrasinya substansial. tidak hanya sekadar prosedural mekanis tetapi nilai-nilai kejujuran, kesetaraan, keterbukaan, itu betul-betul ditunjukkan. Dan negara hadir sebagai penyelenggara, negara (harus) hadir dengan penuh netralitas,&quot; jelasnya.
PGI bersama pimpinan Gereja dari berbagai denominasi kata Gomar juga akan berupaya untuk ikut mengawal demokrasi yang jujur dan transparan agar dapat memiliki hasil yang legitimasi dipercaya rakyat.



&quot;Bahkan kita mendorong warga Gereja, kami sudah mengimbau semua pimpinan Gereja, mendorong warga gereja ikut dalam kawal pemilu,&quot; kata Gomar Gultom.



&quot;Kita ingin pemilu yang jujur. Legitimate nanti hasilnya. Buat apa kita menang kalo tidak legitimate. Itu perlu sekali,&quot; pungkas Gomar.



Sebagaimana diketahui sebelumnya Ganjar Pranowo didampingi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid serta Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo dalam kunjungan resmi ke kantor PGI pada Senin (22/1/2024).



Hadir Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom dan sejumlah pendeta dan pengurus Gereja dari berbagai daerah hadir dalam kunjungan Ganjar Pranowo di Kantor PGI tersebut.





</description><content:encoded>

JAKARTA - Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom mengingatkan pemerintah untuk bersikap netral dan menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) yang jujur.

Hal tersebut ia sampaikan kepada awak media usai kunjungan resmi Calon Presiden Nomor Urut 3 dalam Pemilu 2024, Ganjar Pranowo berkunjung resmi ke Kantor Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), di Salemba Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).

&quot;Dalam perjumpaan hari ini kita sangat bersyukur, karena pak Ganjar mendapat aspirasi dan harapan-harapan dari pimpinan Gereja. Apalagi pimpinan Gereja juga mengenal (baik) pak Ganjar,&quot; ujar Gomar Gultom.

BACA JUGA:
Gelar Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dan Pemilu Damai, Ini Pesan Kapolda Riau

Ia kemudian menekankan agar pemerintah yang saat ini sedang berkuasa di bawah pimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), agar benar-benar bersikap netral dan jujur dalam melaksanakan Pemilu 2024.

&quot;Harapan kita bahwa pemilu ini sebagai bagian dari demokrasi bisa berlangsung dengan jujur, adil. Pemilu tidak hanya sekadar formalistik sehingga demokrasi kita jauh dari nilai-nilai demokrasi,&quot; ucap Gomar.

Gomar menyebutkan, berbagai bentuk sikap tidak netral dari jajaran pemerintah dalam Pemilihan Umum 2024 akan menyakiti hati masyarakat.

BACA JUGA:
 Ganjar Pranowo Ajak Semua Pihak Berpartisipasi Aktif Jaga Demokrasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Yang kita harapkan adalah demokrasinya substansial. tidak hanya sekadar prosedural mekanis tetapi nilai-nilai kejujuran, kesetaraan, keterbukaan, itu betul-betul ditunjukkan. Dan negara hadir sebagai penyelenggara, negara (harus) hadir dengan penuh netralitas,&quot; jelasnya.
PGI bersama pimpinan Gereja dari berbagai denominasi kata Gomar juga akan berupaya untuk ikut mengawal demokrasi yang jujur dan transparan agar dapat memiliki hasil yang legitimasi dipercaya rakyat.



&quot;Bahkan kita mendorong warga Gereja, kami sudah mengimbau semua pimpinan Gereja, mendorong warga gereja ikut dalam kawal pemilu,&quot; kata Gomar Gultom.



&quot;Kita ingin pemilu yang jujur. Legitimate nanti hasilnya. Buat apa kita menang kalo tidak legitimate. Itu perlu sekali,&quot; pungkas Gomar.



Sebagaimana diketahui sebelumnya Ganjar Pranowo didampingi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid serta Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo dalam kunjungan resmi ke kantor PGI pada Senin (22/1/2024).



Hadir Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom dan sejumlah pendeta dan pengurus Gereja dari berbagai daerah hadir dalam kunjungan Ganjar Pranowo di Kantor PGI tersebut.





</content:encoded></item></channel></rss>
