<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alam Ganjar Kunjungi Desa Wisata Brayut, Wabup Sleman Berharap Lebih Dikenal   </title><description>Kedatangan Alam diharapkan bisa lebih mengenalkan potensi ekonomi kerakyatan yang ada di Sleman.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/22/510/2958699/alam-ganjar-kunjungi-desa-wisata-brayut-wabup-sleman-berharap-lebih-dikenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/22/510/2958699/alam-ganjar-kunjungi-desa-wisata-brayut-wabup-sleman-berharap-lebih-dikenal"/><item><title>Alam Ganjar Kunjungi Desa Wisata Brayut, Wabup Sleman Berharap Lebih Dikenal   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/22/510/2958699/alam-ganjar-kunjungi-desa-wisata-brayut-wabup-sleman-berharap-lebih-dikenal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/22/510/2958699/alam-ganjar-kunjungi-desa-wisata-brayut-wabup-sleman-berharap-lebih-dikenal</guid><pubDate>Senin 22 Januari 2024 16:15 WIB</pubDate><dc:creator>Kuntadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/22/510/2958699/alam-ganjar-kunjungi-desa-wisata-brayut-wabup-sleman-berharap-lebih-dikenal-3xE5BpITJS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alam Ganjar di Sleman. (Foto: Kuntadi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/22/510/2958699/alam-ganjar-kunjungi-desa-wisata-brayut-wabup-sleman-berharap-lebih-dikenal-3xE5BpITJS.jpg</image><title>Alam Ganjar di Sleman. (Foto: Kuntadi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMS8xLzE3NjM4NC81L3g4cm5semg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SLEMAN - Putra Capres Ganjar Pranowo, Alam Ganjar mengunjungi desa wisata Brayut yang ada di Pandowoharjo, Sleman, Senin (22/1/2024). Kedatangan Alam diharapkan bisa lebih mengenalkan potensi ekonomi kerakyatan yang ada di Sleman.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan, hari ini Alam Ganjar telah mengunjungi Desa Wisata Brayut di Sleman. Alam telah melihat destinasi wisata yang memiliki produk ekonomi kerakyatan, seperi peternakan sapi dan batik.

&amp;ldquo;Perjalanan Alam ini untuk melihat kegiatan ekonomi kreatif yang dikembangkan masyarakat bawah,&amp;rdquo; kata Danang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Alam Ganjar dan Atikoh Bernyanyi Rumah Kita di Acara Hajatan Rakyat Bandung

Danang mengatakan, kegiatan ekonomi kerakyatan butuh adanya pendampingan dari pemerintah dengan strategi marketing yang tepat. Butuh sentuhan agar desa wisata bisa lebih berkembang.

&amp;ldquo;Semoga dia cerita kepada Ganjar, keluarganya agar lebih dikenal dan potensi ekonomi kretaif bisa berkembang,&amp;rdquo; katanya.

Danang menaruh harapan, kepada anak-anak muda atau milenial untuk bisa mengembangkan potensi yang ada. Mereka bisa mengembangkan potensi ekonomi kretaif melalui berbagai kreativitasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dihadapan Pemuda Manado, Alam Ganjar: Senjata Utama UMKM Adalah Teknologi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Alam Ganjar mengaku sengaja datang untuk melihat potensi yang ada di Desa Wisata Brayut. Dia bisa melihat  langsung proses produksi susu. Terpenting petani bisa lebih konsisten dengan tetap menjalankan kualitas dan kuantitas.

&amp;ldquo;Konsistensi ini harus dijalankan dengan kualitas dan kuantitas dengan beberapa teknik dan inovasi,&amp;rdquo; katanya.Alam mengatakan selama ini banyak anak muda enggan kembali ke desa untuk membangun desa. Padahal banyak potensi yang bisa dikembangkan. Saatnya anak muda memasukkan budaya agar bisa naik kelas.



&amp;ldquo;Budaya tetap harus menjadi fundamental utama. Dengan inovasi setiap desa bisa naik kelas,&amp;rdquo; katanya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMS8xLzE3NjM4NC81L3g4cm5semg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SLEMAN - Putra Capres Ganjar Pranowo, Alam Ganjar mengunjungi desa wisata Brayut yang ada di Pandowoharjo, Sleman, Senin (22/1/2024). Kedatangan Alam diharapkan bisa lebih mengenalkan potensi ekonomi kerakyatan yang ada di Sleman.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan, hari ini Alam Ganjar telah mengunjungi Desa Wisata Brayut di Sleman. Alam telah melihat destinasi wisata yang memiliki produk ekonomi kerakyatan, seperi peternakan sapi dan batik.

&amp;ldquo;Perjalanan Alam ini untuk melihat kegiatan ekonomi kreatif yang dikembangkan masyarakat bawah,&amp;rdquo; kata Danang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Alam Ganjar dan Atikoh Bernyanyi Rumah Kita di Acara Hajatan Rakyat Bandung

Danang mengatakan, kegiatan ekonomi kerakyatan butuh adanya pendampingan dari pemerintah dengan strategi marketing yang tepat. Butuh sentuhan agar desa wisata bisa lebih berkembang.

&amp;ldquo;Semoga dia cerita kepada Ganjar, keluarganya agar lebih dikenal dan potensi ekonomi kretaif bisa berkembang,&amp;rdquo; katanya.

Danang menaruh harapan, kepada anak-anak muda atau milenial untuk bisa mengembangkan potensi yang ada. Mereka bisa mengembangkan potensi ekonomi kretaif melalui berbagai kreativitasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dihadapan Pemuda Manado, Alam Ganjar: Senjata Utama UMKM Adalah Teknologi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Alam Ganjar mengaku sengaja datang untuk melihat potensi yang ada di Desa Wisata Brayut. Dia bisa melihat  langsung proses produksi susu. Terpenting petani bisa lebih konsisten dengan tetap menjalankan kualitas dan kuantitas.

&amp;ldquo;Konsistensi ini harus dijalankan dengan kualitas dan kuantitas dengan beberapa teknik dan inovasi,&amp;rdquo; katanya.Alam mengatakan selama ini banyak anak muda enggan kembali ke desa untuk membangun desa. Padahal banyak potensi yang bisa dikembangkan. Saatnya anak muda memasukkan budaya agar bisa naik kelas.



&amp;ldquo;Budaya tetap harus menjadi fundamental utama. Dengan inovasi setiap desa bisa naik kelas,&amp;rdquo; katanya.



</content:encoded></item></channel></rss>
