<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Komplotan Pemuda Ini Nekat Bacok Orang di Depan Mapolda DIY   </title><description>Lima pemuda ditangkap Jajaran Ditreskrimum Polda DIY karena telah membacok orang lain&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/22/510/2958703/komplotan-pemuda-ini-nekat-bacok-orang-di-depan-mapolda-diy</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/22/510/2958703/komplotan-pemuda-ini-nekat-bacok-orang-di-depan-mapolda-diy"/><item><title> Komplotan Pemuda Ini Nekat Bacok Orang di Depan Mapolda DIY   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/22/510/2958703/komplotan-pemuda-ini-nekat-bacok-orang-di-depan-mapolda-diy</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/22/510/2958703/komplotan-pemuda-ini-nekat-bacok-orang-di-depan-mapolda-diy</guid><pubDate>Senin 22 Januari 2024 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/22/510/2958703/komplotan-pemuda-ini-nekat-bacok-orang-di-depan-mapolda-diy-ophj8HPfz9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku Klitih di depan Mapolda DIY (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/22/510/2958703/komplotan-pemuda-ini-nekat-bacok-orang-di-depan-mapolda-diy-ophj8HPfz9.jpg</image><title>Pelaku Klitih di depan Mapolda DIY (foto: dok MPI)</title></images><description>


YOGYAKARTA - Lima pemuda ditangkap Jajaran Ditreskrimum Polda DIY karena telah membacok orang lain di jalan pada akhir tahun 2023 yang lalu. Tiga orang lainnya masih buron namun polisi mengklaim telah mengantongi identitas mereka.

Lima pelaku yang berhasil ditangkap yakni, JA (18), NR (18), TIS (19), BDN (18), dan AA (19). Dan tiga orang lainnya kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih diburu oleh petugas.

&quot;Mereka melakukan kejahatan jalanan beberapa waktu lalu di jalan Ring Road Utara Sleman tepatnya di depan Mapolda DIY, &quot; kata Dirreskrimum Polda DIY Kombes FX Endriadi kepada awak media, Senin (22/1/2024).

BACA JUGA:
Viral Pria Acungkan Celurit di Pasar Mau Bacok Orang, Pelaku Ditangkap Polisi

Dia menuturkan, kasus ini diungkap berdasarkan dari laporan korban pada 28 Desember 2023 lalu. Peristiwa ini bermula pada tanggal 28 Desember 2023 sekira pukul 01.00 WIB dini hari.

Saat itu korban bersama rekan-rekannya akan hendak mencari makan di daerah Seturan dengan berangkat dari kos di Jalan Kaliurang. Mereka bersama-sama berangkat menggunakan beberapa sepeda motor.

&quot;Namun sesampainya di warung makan yang dimaksud ternyata sudah tutup,&quot; kata dia.

Lalu korban dan rekannya memutuskan untuk kembali mencari warung makan lain. Mereka melewati Jalan Perumnas III di kawasan Seturan. kebetulan di jalan tersebut mendahului para pelaku berjumlah delapan orang dengan empat kendaraan sepeda motor.

BACA JUGA:
 Bacok Sopir Truk Batubara, Pelaku Pungli di OKU Ditangkap Polisi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ketika melewati rombongan pelaku tersebut secara tiba-tiba korban dikejar. Korban yang panik lantas mencoba melarikan diri sehingga terjadi kejar-kejaran. Para korban ketakutan karena kalah jumlahnya.

&quot;Sesampainya di lokasi kejadian tepatnya di depan Mapolda, salah satu pelaku dengan membawa sebilah celurit panjang itu menyeretkan celuritnya di jalan kemudian membacok korban,&quot;terangnya.

Dan setelah membacok korban para pelaku lari ke arah barat dan korban kemudian menyeberang ke kantor Polda DIY dan ditolong oleh petugas piket dan dibawa ke rumah sakit. Polisi berusaha melakukan pengejaran kepada pelaku.



Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan para saksi dan memeriksa beberapa rekaman CCTV. Setelah mengetahui identitas para pelaku, polisi kemudian memburunya.



&quot;5 orang kami amankan. Kemudian ada beberapa orang saksi dan masih ada tiga orang yang kami tetapkan sebagai DPO yang kami akan kejar dan tangkap,&quot; kata Endriadi.



Para pelaku tersebut diamankan pada tanggal 10 Januari 2024 kemarin dan langsung dilakukan penahanan di rutan Polda DIY. Barang bukti berupa senjata tajam celurit panjang, tiga celurit hingga dua unit sepeda motor pelaku turut disita.



Dua pelaku yakni JA diketahui sebagai eksekutor dan NR sebagai jokinya. Korban sendiri terkena bacokan sajam di bagian bahu sebelah kiri.



Disampaikan Endriadi, berdasarkan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan ternyata para pelaku sudah merencanakan perkelahian atau tawuran dengan kelompok lain. Para pelaku berencana untuk tawuran di kawasan Jombor.



Namun akibat rombongan lawan yang dimaksud tidak muncul maka mereka kembali ke titik kumpul Hingga kemudian lewatlah rombongan para korban yang tidak tahu apa-apa.



&quot;Mereka bukan residivis. Jadi dari data mereka belum pernah melakukan,&quot; terangnya.



Rencana tawuran tersebut berawal dari medsos mereka janjian dan tantangtantangan di medsos. Sehingga korban ini bukan merupakan sasaran yang mereka janjian tadi.



Endriadi menuturkan para pelaku merupakan kelompok dari satu alumni sekolah yang sama. Namun tidak mereka tidak tergabung atau membentuk sebuah geng khusus saat melakukan aksinya.







</description><content:encoded>


YOGYAKARTA - Lima pemuda ditangkap Jajaran Ditreskrimum Polda DIY karena telah membacok orang lain di jalan pada akhir tahun 2023 yang lalu. Tiga orang lainnya masih buron namun polisi mengklaim telah mengantongi identitas mereka.

Lima pelaku yang berhasil ditangkap yakni, JA (18), NR (18), TIS (19), BDN (18), dan AA (19). Dan tiga orang lainnya kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih diburu oleh petugas.

&quot;Mereka melakukan kejahatan jalanan beberapa waktu lalu di jalan Ring Road Utara Sleman tepatnya di depan Mapolda DIY, &quot; kata Dirreskrimum Polda DIY Kombes FX Endriadi kepada awak media, Senin (22/1/2024).

BACA JUGA:
Viral Pria Acungkan Celurit di Pasar Mau Bacok Orang, Pelaku Ditangkap Polisi

Dia menuturkan, kasus ini diungkap berdasarkan dari laporan korban pada 28 Desember 2023 lalu. Peristiwa ini bermula pada tanggal 28 Desember 2023 sekira pukul 01.00 WIB dini hari.

Saat itu korban bersama rekan-rekannya akan hendak mencari makan di daerah Seturan dengan berangkat dari kos di Jalan Kaliurang. Mereka bersama-sama berangkat menggunakan beberapa sepeda motor.

&quot;Namun sesampainya di warung makan yang dimaksud ternyata sudah tutup,&quot; kata dia.

Lalu korban dan rekannya memutuskan untuk kembali mencari warung makan lain. Mereka melewati Jalan Perumnas III di kawasan Seturan. kebetulan di jalan tersebut mendahului para pelaku berjumlah delapan orang dengan empat kendaraan sepeda motor.

BACA JUGA:
 Bacok Sopir Truk Batubara, Pelaku Pungli di OKU Ditangkap Polisi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ketika melewati rombongan pelaku tersebut secara tiba-tiba korban dikejar. Korban yang panik lantas mencoba melarikan diri sehingga terjadi kejar-kejaran. Para korban ketakutan karena kalah jumlahnya.

&quot;Sesampainya di lokasi kejadian tepatnya di depan Mapolda, salah satu pelaku dengan membawa sebilah celurit panjang itu menyeretkan celuritnya di jalan kemudian membacok korban,&quot;terangnya.

Dan setelah membacok korban para pelaku lari ke arah barat dan korban kemudian menyeberang ke kantor Polda DIY dan ditolong oleh petugas piket dan dibawa ke rumah sakit. Polisi berusaha melakukan pengejaran kepada pelaku.



Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan para saksi dan memeriksa beberapa rekaman CCTV. Setelah mengetahui identitas para pelaku, polisi kemudian memburunya.



&quot;5 orang kami amankan. Kemudian ada beberapa orang saksi dan masih ada tiga orang yang kami tetapkan sebagai DPO yang kami akan kejar dan tangkap,&quot; kata Endriadi.



Para pelaku tersebut diamankan pada tanggal 10 Januari 2024 kemarin dan langsung dilakukan penahanan di rutan Polda DIY. Barang bukti berupa senjata tajam celurit panjang, tiga celurit hingga dua unit sepeda motor pelaku turut disita.



Dua pelaku yakni JA diketahui sebagai eksekutor dan NR sebagai jokinya. Korban sendiri terkena bacokan sajam di bagian bahu sebelah kiri.



Disampaikan Endriadi, berdasarkan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan ternyata para pelaku sudah merencanakan perkelahian atau tawuran dengan kelompok lain. Para pelaku berencana untuk tawuran di kawasan Jombor.



Namun akibat rombongan lawan yang dimaksud tidak muncul maka mereka kembali ke titik kumpul Hingga kemudian lewatlah rombongan para korban yang tidak tahu apa-apa.



&quot;Mereka bukan residivis. Jadi dari data mereka belum pernah melakukan,&quot; terangnya.



Rencana tawuran tersebut berawal dari medsos mereka janjian dan tantangtantangan di medsos. Sehingga korban ini bukan merupakan sasaran yang mereka janjian tadi.



Endriadi menuturkan para pelaku merupakan kelompok dari satu alumni sekolah yang sama. Namun tidak mereka tidak tergabung atau membentuk sebuah geng khusus saat melakukan aksinya.







</content:encoded></item></channel></rss>
