<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KBRI Beijing Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa M7,1 yang Guncang China</title><description>Berdasarkan catatan lapor diri KBRI Beijing pada Portal Peduli WNI, tidak terdapat WNI yang berdomisili di wilayah terdampak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/23/18/2959364/kbri-beijing-pastikan-tak-ada-wni-jadi-korban-gempa-m7-1-yang-guncang-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/23/18/2959364/kbri-beijing-pastikan-tak-ada-wni-jadi-korban-gempa-m7-1-yang-guncang-china"/><item><title>KBRI Beijing Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa M7,1 yang Guncang China</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/23/18/2959364/kbri-beijing-pastikan-tak-ada-wni-jadi-korban-gempa-m7-1-yang-guncang-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/23/18/2959364/kbri-beijing-pastikan-tak-ada-wni-jadi-korban-gempa-m7-1-yang-guncang-china</guid><pubDate>Selasa 23 Januari 2024 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/23/18/2959364/kbri-beijing-pastikan-tak-ada-wni-jadi-korban-gempa-m7-1-yang-guncang-china-SPvxCl9KZM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KBRI Beijing pastikan WNI dalam kondisi aman paska gempa besar yang melanda China (Foto: Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/23/18/2959364/kbri-beijing-pastikan-tak-ada-wni-jadi-korban-gempa-m7-1-yang-guncang-china-SPvxCl9KZM.jpg</image><title>KBRI Beijing pastikan WNI dalam kondisi aman paska gempa besar yang melanda China (Foto: Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>CHINA &amp;ndash; Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing memastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban akibat gempa besar magnitudo 7,1 yang mengguncang wilayah pegunungan dan terpencil di wilayah Xinjiang, China atau Tiongkok barat pada Selasa (23/1/2024) pagi.
Menurut juru bicara Kemlu Lalu Muhamad Ibal melalui siaran pers, KBRI Beijing mengatakan telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan berkomunikasi dengan komunitas Indonesia di wilayah terdampak. Berdasarkan catatan lapor diri KBRI Beijing pada Portal Peduli WNI, tidak terdapat WNI yang berdomisili di wilayah terdampak.

BACA JUGA:
Gempa Besar Guncang China hingga Kazakhstan, KBRI Astana Pastikan WNI dalam Kondisi Aman dan Selamat

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,1 skala Richter mengguncang wilayah pegunungan dan terpencil di wilayah Xinjiang, China atau Tiongkok barat pada Selasa (23/1/2024) pagi.


BACA JUGA:
Gempa M7,1 Guncang Perbatasan China dengan Kyrgyzstan, Terasa hingga Uzbekistan


Media pemerintah melaporkan banyak korban dan gempa hebat terasa di negara-negara Asia Tengah yang berjarak ratusan mil jauhnya.

Kantor berita pemerintah Xinhua melaporkan gempa tersebut melanda wilayah Wushi, juga dikenal sebagai wilayah Uqturpan, di prefektur Aksu dekat perbatasan Kyrgyzstan sekitar pukul 02.00 waktu setempat.


Guncangan kuat menyebabkan dua rumah runtuh dan memutus dua kabel listrik utama di dekat pusat gempa, meskipun listrik segera pulih.


Otoritas kereta api Xinjiang segera menutup rute di daerah yang terkena dampak gempa dan menghentikan 27 kereta.
Televisi pemerintah CCTV, mengatakan tiga orang dirawat di rumah sakit di sebuah kota kecil yang berjarak 26 kilometer (16 mil) dari pusat gempa dan seorang anak berhasil diselamatkan dari reruntuhan rumah mereka di kota itu.



Hampir 200 pekerja penyelamat telah dikirim ke zona gempa, dan ratusan lainnya sedang dikumpulkan.



Menurut Pusat Jaringan Gempa Bumi Tiongkok yang dikelola pemerintah, lebih dari 50 gempa susulan dengan kekuatan di atas 3 skala Richter dilaporkan terjadi pada Selasa (23/1/2024) pukul 11.00 waktu setempat.







</description><content:encoded>CHINA &amp;ndash; Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing memastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban akibat gempa besar magnitudo 7,1 yang mengguncang wilayah pegunungan dan terpencil di wilayah Xinjiang, China atau Tiongkok barat pada Selasa (23/1/2024) pagi.
Menurut juru bicara Kemlu Lalu Muhamad Ibal melalui siaran pers, KBRI Beijing mengatakan telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan berkomunikasi dengan komunitas Indonesia di wilayah terdampak. Berdasarkan catatan lapor diri KBRI Beijing pada Portal Peduli WNI, tidak terdapat WNI yang berdomisili di wilayah terdampak.

BACA JUGA:
Gempa Besar Guncang China hingga Kazakhstan, KBRI Astana Pastikan WNI dalam Kondisi Aman dan Selamat

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,1 skala Richter mengguncang wilayah pegunungan dan terpencil di wilayah Xinjiang, China atau Tiongkok barat pada Selasa (23/1/2024) pagi.


BACA JUGA:
Gempa M7,1 Guncang Perbatasan China dengan Kyrgyzstan, Terasa hingga Uzbekistan


Media pemerintah melaporkan banyak korban dan gempa hebat terasa di negara-negara Asia Tengah yang berjarak ratusan mil jauhnya.

Kantor berita pemerintah Xinhua melaporkan gempa tersebut melanda wilayah Wushi, juga dikenal sebagai wilayah Uqturpan, di prefektur Aksu dekat perbatasan Kyrgyzstan sekitar pukul 02.00 waktu setempat.


Guncangan kuat menyebabkan dua rumah runtuh dan memutus dua kabel listrik utama di dekat pusat gempa, meskipun listrik segera pulih.


Otoritas kereta api Xinjiang segera menutup rute di daerah yang terkena dampak gempa dan menghentikan 27 kereta.
Televisi pemerintah CCTV, mengatakan tiga orang dirawat di rumah sakit di sebuah kota kecil yang berjarak 26 kilometer (16 mil) dari pusat gempa dan seorang anak berhasil diselamatkan dari reruntuhan rumah mereka di kota itu.



Hampir 200 pekerja penyelamat telah dikirim ke zona gempa, dan ratusan lainnya sedang dikumpulkan.



Menurut Pusat Jaringan Gempa Bumi Tiongkok yang dikelola pemerintah, lebih dari 50 gempa susulan dengan kekuatan di atas 3 skala Richter dilaporkan terjadi pada Selasa (23/1/2024) pukul 11.00 waktu setempat.







</content:encoded></item></channel></rss>
