<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Pembunuhan Mahasiswi Gunadarma, Pelaku Juga Perkosa Dua Perempuan Lainnya</title><description>Pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban terakhir berinisial K terjadi ketika AA menghubungi korban lewat chat line mengajak ngopi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/23/338/2958966/5-fakta-pembunuhan-mahasiswi-gunadarma-pelaku-juga-perkosa-dua-perempuan-lainnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/23/338/2958966/5-fakta-pembunuhan-mahasiswi-gunadarma-pelaku-juga-perkosa-dua-perempuan-lainnya"/><item><title>5 Fakta Pembunuhan Mahasiswi Gunadarma, Pelaku Juga Perkosa Dua Perempuan Lainnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/23/338/2958966/5-fakta-pembunuhan-mahasiswi-gunadarma-pelaku-juga-perkosa-dua-perempuan-lainnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/23/338/2958966/5-fakta-pembunuhan-mahasiswi-gunadarma-pelaku-juga-perkosa-dua-perempuan-lainnya</guid><pubDate>Selasa 23 Januari 2024 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/23/338/2958966/5-fakta-pembunuhan-mahasiswi-gunadarma-pelaku-juga-perkosa-dua-perempuan-lainnya-ebly1g8YP0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembunuh dan pemerkosa mahasiswi Gunadarma ditangkap polisi (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/23/338/2958966/5-fakta-pembunuhan-mahasiswi-gunadarma-pelaku-juga-perkosa-dua-perempuan-lainnya-ebly1g8YP0.jpg</image><title>Pembunuh dan pemerkosa mahasiswi Gunadarma ditangkap polisi (Foto: Istimewa)</title></images><description>TERSANGKA pembunuhan mahasiswi Mahasiswi Gunadarma, berinisial AA (20) ditangkap polisi. Diketahui, selain membunuh tersangka juga memperkosa korbannya yang berinisial K.

Berikut sejumlah fakta terkait pembunuhan tersebut:

1. Pelaku Gemar Koleksi Video Porno

AA (20), tersangka kasus pembunuhan sekaligus pemerkosaan seorang mahasiswi inisial K (20) ternyata gemar mengoleksi video porno dalam jumlah banyak.


BACA JUGA:
Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Depok Terancam 15 Tahun Penjara


Namun, belum diketahui apakah video dewasa tersebut menjadi motivasi atau motif pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap korbannya.

&amp;ldquo;Ditemukan fakta bahwa pelaku menyimpan konten-konten termasuk video porno yang cukup banyak di dalam handphone pelaku,&amp;rdquo; ujar Kombes Wira Satya saat konferensi pers di Polda Metro Jaya.

2. Sebelum Memperkosa, Pelaku Ngajak Ngopi

Pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban terakhir berinisial K terjadi ketika AA menghubungi korban lewat chat line mengajak ngopi bareng dan diminta jemput di rumahnya pada Kamis 18 Januari 2024 sekitar pukul 13.00 WIB.

Sesampainya di rumah, pelaku langsung mengunci pintu dan menarik korban ke dalam kamar. Kemudian, pelaku menggerayangi tubuh korban dan korban sempat berontak sembari berteriak.

&amp;ldquo;Pelaku panik dan langsung mencekik korban sampai lemas lalu membuka baju dan celana korban lalu memperkosa korban setelah selesai memperkosa pelaku memakaikan baju dan celana korban kembali,&amp;rdquo; ungkap Wira.

3. Perkosa Dua Perempuan Lainnya, Salah Satunya Hamil

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, setelah ditangkap, karena melakukan pembunuhan mahasiswi, K yang berstatus pacar, pelaku juga melakukan kejahatan pada dua orang lainnya.

&quot;Sampai dengan saat ini, ada tiga orang yang telah menjadi korban atas dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka A,&quot; kata Ade Ary Syam saat dimintai konfirmasi dikutip.


BACA JUGA:
Sosok Ganjar di Mata Warga Gunungkidul: Ibarat Kuthoku Jogja, Pak Ganjar Istimewa


Korbannya pertama tersebut kini sedang dalam kondisi hamil 9 bulan. Pemerkosaan itu diduga terjadi pada Maret 2023 saat korban berusia 17 tahun.

Laporan kedua dalam kasus yang sama yakni pemerkosaan pada seorang yang dikenal melalui media sosial. Pemerkosaan diduga terjadi di kontrakan pelaku.4. Pelaku Bilang ke Ibunya

Sebelum melarikan diri pelaku sempat memberi kabar ke ibunya melalui chat WhatsApp bahwa di rumah ada perempuan yang diikat. Selanjutnya, pelaku meninggalkan korban dan kabur dari rumah.

&amp;ldquo;Sesampainya di rumah ibu pelaku mendapati korban sudah tidak bernyawa,&amp;rdquo; ujar Wira.


BACA JUGA:
Kenapa Daerah Ponorogo Tidak Bisa Ditaklukan Oleh Wali Songo?


5. Pelaku Ditangkap di Pekalongan

Kapolsek Sukmajaya, Kompol Margiyono mengatakan bahwa pria berinisial AA, tersangka pembunuhan mahasiswi berinisial KRA di sebuah rumah kontrakan di Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat telah diserahkan ke Polda Metro Jaya beserta barang bukti.

&quot;Ya terakhir untuk tersangka dan barang bukti dibawa ke Polda Metro Jaya,&quot; kata Margiyono saat dikonfirmasi, Sabtu (20/1/2024).

Pria berinisal AA tersebut ditangkap polisi di Pekalongan, Jawa Tengah karena diduga sebagai pelaku pembunuh mahasiswi di di Sukmajaya, Depok.

Penangkapan pelaku dilakukan oleh Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Pekalongan, Jawa Tengah.</description><content:encoded>TERSANGKA pembunuhan mahasiswi Mahasiswi Gunadarma, berinisial AA (20) ditangkap polisi. Diketahui, selain membunuh tersangka juga memperkosa korbannya yang berinisial K.

Berikut sejumlah fakta terkait pembunuhan tersebut:

1. Pelaku Gemar Koleksi Video Porno

AA (20), tersangka kasus pembunuhan sekaligus pemerkosaan seorang mahasiswi inisial K (20) ternyata gemar mengoleksi video porno dalam jumlah banyak.


BACA JUGA:
Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Depok Terancam 15 Tahun Penjara


Namun, belum diketahui apakah video dewasa tersebut menjadi motivasi atau motif pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap korbannya.

&amp;ldquo;Ditemukan fakta bahwa pelaku menyimpan konten-konten termasuk video porno yang cukup banyak di dalam handphone pelaku,&amp;rdquo; ujar Kombes Wira Satya saat konferensi pers di Polda Metro Jaya.

2. Sebelum Memperkosa, Pelaku Ngajak Ngopi

Pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban terakhir berinisial K terjadi ketika AA menghubungi korban lewat chat line mengajak ngopi bareng dan diminta jemput di rumahnya pada Kamis 18 Januari 2024 sekitar pukul 13.00 WIB.

Sesampainya di rumah, pelaku langsung mengunci pintu dan menarik korban ke dalam kamar. Kemudian, pelaku menggerayangi tubuh korban dan korban sempat berontak sembari berteriak.

&amp;ldquo;Pelaku panik dan langsung mencekik korban sampai lemas lalu membuka baju dan celana korban lalu memperkosa korban setelah selesai memperkosa pelaku memakaikan baju dan celana korban kembali,&amp;rdquo; ungkap Wira.

3. Perkosa Dua Perempuan Lainnya, Salah Satunya Hamil

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, setelah ditangkap, karena melakukan pembunuhan mahasiswi, K yang berstatus pacar, pelaku juga melakukan kejahatan pada dua orang lainnya.

&quot;Sampai dengan saat ini, ada tiga orang yang telah menjadi korban atas dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka A,&quot; kata Ade Ary Syam saat dimintai konfirmasi dikutip.


BACA JUGA:
Sosok Ganjar di Mata Warga Gunungkidul: Ibarat Kuthoku Jogja, Pak Ganjar Istimewa


Korbannya pertama tersebut kini sedang dalam kondisi hamil 9 bulan. Pemerkosaan itu diduga terjadi pada Maret 2023 saat korban berusia 17 tahun.

Laporan kedua dalam kasus yang sama yakni pemerkosaan pada seorang yang dikenal melalui media sosial. Pemerkosaan diduga terjadi di kontrakan pelaku.4. Pelaku Bilang ke Ibunya

Sebelum melarikan diri pelaku sempat memberi kabar ke ibunya melalui chat WhatsApp bahwa di rumah ada perempuan yang diikat. Selanjutnya, pelaku meninggalkan korban dan kabur dari rumah.

&amp;ldquo;Sesampainya di rumah ibu pelaku mendapati korban sudah tidak bernyawa,&amp;rdquo; ujar Wira.


BACA JUGA:
Kenapa Daerah Ponorogo Tidak Bisa Ditaklukan Oleh Wali Songo?


5. Pelaku Ditangkap di Pekalongan

Kapolsek Sukmajaya, Kompol Margiyono mengatakan bahwa pria berinisial AA, tersangka pembunuhan mahasiswi berinisial KRA di sebuah rumah kontrakan di Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat telah diserahkan ke Polda Metro Jaya beserta barang bukti.

&quot;Ya terakhir untuk tersangka dan barang bukti dibawa ke Polda Metro Jaya,&quot; kata Margiyono saat dikonfirmasi, Sabtu (20/1/2024).

Pria berinisal AA tersebut ditangkap polisi di Pekalongan, Jawa Tengah karena diduga sebagai pelaku pembunuh mahasiswi di di Sukmajaya, Depok.

Penangkapan pelaku dilakukan oleh Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Pekalongan, Jawa Tengah.</content:encoded></item></channel></rss>
