<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bakal Mundur dari Menko Polhukam, Mahfud MD Ingin Beri Contoh Etika Politik    </title><description>Menurutnya, keputusan tersebut diambil demi menghindari conflict of interest sebagai cawapres.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/24/337/2959542/bakal-mundur-dari-menko-polhukam-mahfud-md-ingin-beri-contoh-etika-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/24/337/2959542/bakal-mundur-dari-menko-polhukam-mahfud-md-ingin-beri-contoh-etika-politik"/><item><title>Bakal Mundur dari Menko Polhukam, Mahfud MD Ingin Beri Contoh Etika Politik    </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/24/337/2959542/bakal-mundur-dari-menko-polhukam-mahfud-md-ingin-beri-contoh-etika-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/24/337/2959542/bakal-mundur-dari-menko-polhukam-mahfud-md-ingin-beri-contoh-etika-politik</guid><pubDate>Rabu 24 Januari 2024 07:01 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/24/337/2959542/bakal-mundur-dari-menko-polhukam-mahfud-md-ingin-beri-contoh-etika-politik-FXz7vR0qOA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD. (Foto: TPN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/24/337/2959542/bakal-mundur-dari-menko-polhukam-mahfud-md-ingin-beri-contoh-etika-politik-FXz7vR0qOA.jpg</image><title>Mahfud MD. (Foto: TPN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMy8xLzE3NjQ2Ni81L3g4cnB0c2g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menyatakan segera mundur dari jabatannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) di Kabinet Indonesia Maju.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil demi menghindari conflict of interest sebagai cawapres. Sekaligus ingin memberikan contoh kepada para pejabat yang memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan politik.

&amp;ldquo;Pihak lain nampak menggunakan jabatan, bahkan menteri-menteri yang tak ada kaitannya dengan politik malah ikut tim sukses,&amp;rdquo; kata Mahfud dalam acara dialog bersama masyarakat bertajuk &amp;lsquo;Tabrak Prof!&amp;rsquo; di Kafe Borjuis, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (23/1/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahfud MD: Deforestrasi 12,5 Juta Hektare Selama 10 tahun Terakhir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selama ditetapkan cawapres pendamping Ganjar, Mahfud menegaskan tidak pernah menggunakan fasilitas negara meskipun masih menjabat Menko Polhukam.

&amp;ldquo;Saya ingin memberi contoh, kalau saya ini menjadi cawapres yang masih merangkap, apakah saya menggunakan kedudukan untuk memanfaatkan fasilitas negara? Ini sudah tiga bulan saya lakukan, saya tidak pernah menggunakan fasilitas negara,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahfud MD Bertekad Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM, Begini Caranya

Bahkan Mahfud sudah meminta pemerintah daerah untuk tidak menjemput dan melayaninya ketika berkunjung ke daerah. Sebab itu merupakan salah satu fasilitas negara yang diberikan kepada menteri.

&amp;ldquo;Karena saya tidak mau menggunakan jabatan saya untuk fasilitas pemerintah,&amp;rdquo; tegas Mahfud.Terkait pengunduran dirinya, Mahfud menyebut tinggal menunggu momentum saja. Pasalnya masih ada tugas negara yang harus diselesaikan dalam rangka transisi.



&amp;ldquo;Saya menghormati Presiden Jokowi yang mengangkat saya empat setengah tahun yang lalu dengan ketulusan. Dan berdasar ketulusan itu pula saya akan meneruskan tugas-tugas itu bersama Ganjar Pranowo,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMy8xLzE3NjQ2Ni81L3g4cnB0c2g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menyatakan segera mundur dari jabatannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) di Kabinet Indonesia Maju.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil demi menghindari conflict of interest sebagai cawapres. Sekaligus ingin memberikan contoh kepada para pejabat yang memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan politik.

&amp;ldquo;Pihak lain nampak menggunakan jabatan, bahkan menteri-menteri yang tak ada kaitannya dengan politik malah ikut tim sukses,&amp;rdquo; kata Mahfud dalam acara dialog bersama masyarakat bertajuk &amp;lsquo;Tabrak Prof!&amp;rsquo; di Kafe Borjuis, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (23/1/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahfud MD: Deforestrasi 12,5 Juta Hektare Selama 10 tahun Terakhir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selama ditetapkan cawapres pendamping Ganjar, Mahfud menegaskan tidak pernah menggunakan fasilitas negara meskipun masih menjabat Menko Polhukam.

&amp;ldquo;Saya ingin memberi contoh, kalau saya ini menjadi cawapres yang masih merangkap, apakah saya menggunakan kedudukan untuk memanfaatkan fasilitas negara? Ini sudah tiga bulan saya lakukan, saya tidak pernah menggunakan fasilitas negara,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahfud MD Bertekad Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM, Begini Caranya

Bahkan Mahfud sudah meminta pemerintah daerah untuk tidak menjemput dan melayaninya ketika berkunjung ke daerah. Sebab itu merupakan salah satu fasilitas negara yang diberikan kepada menteri.

&amp;ldquo;Karena saya tidak mau menggunakan jabatan saya untuk fasilitas pemerintah,&amp;rdquo; tegas Mahfud.Terkait pengunduran dirinya, Mahfud menyebut tinggal menunggu momentum saja. Pasalnya masih ada tugas negara yang harus diselesaikan dalam rangka transisi.



&amp;ldquo;Saya menghormati Presiden Jokowi yang mengangkat saya empat setengah tahun yang lalu dengan ketulusan. Dan berdasar ketulusan itu pula saya akan meneruskan tugas-tugas itu bersama Ganjar Pranowo,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
