<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus Kecelakaan Beruntun di Jalur Puncak Bogor, Sopir Truk Boks Segera Diperiksa   </title><description>Sopir truk boks yang menabrak 8 kendaraan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor kondisinya sudah membaik.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/24/338/2959852/kasus-kecelakaan-beruntun-di-jalur-puncak-bogor-sopir-truk-boks-segera-diperiksa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/24/338/2959852/kasus-kecelakaan-beruntun-di-jalur-puncak-bogor-sopir-truk-boks-segera-diperiksa"/><item><title> Kasus Kecelakaan Beruntun di Jalur Puncak Bogor, Sopir Truk Boks Segera Diperiksa   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/24/338/2959852/kasus-kecelakaan-beruntun-di-jalur-puncak-bogor-sopir-truk-boks-segera-diperiksa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/24/338/2959852/kasus-kecelakaan-beruntun-di-jalur-puncak-bogor-sopir-truk-boks-segera-diperiksa</guid><pubDate>Rabu 24 Januari 2024 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/24/338/2959852/kasus-kecelakaan-beruntun-di-jalur-puncak-bogor-sopir-truk-boks-segera-diperiksa-1Aq3ocJuFv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan beruntun di Puncak (foto: MPI/Putra RA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/24/338/2959852/kasus-kecelakaan-beruntun-di-jalur-puncak-bogor-sopir-truk-boks-segera-diperiksa-1Aq3ocJuFv.jpg</image><title>Kecelakaan beruntun di Puncak (foto: MPI/Putra RA)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMy8xLzE3NjQ0My81L3g4cnA5cTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BOGOR - Sopir truk boks yang menabrak 8 kendaraan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor kondisinya sudah membaik. Polisi akan segera melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
&quot;Sopir saat ini baru bisa dinyatakan keluar dari rumah sakit, dan akan segera dilakukan pemeriksaan,&quot; kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Iptu Angga Nugraha kepada wartawan, Rabu (24/1/2024).

BACA JUGA:
 Gelar Olah TKP Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor dengan Polda Jabar, Polisi: Ada Dugaan Kelalaian&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kata dia, pihaknya belum menentukan status hukum sang sopir. Karena, masih dalam tahap penyelidikan.
&quot;Penetapan tersangka masih lidik, apabila sudah dinaikkan sidik bisa dijadikan tersangka,&quot; jelasnya.
Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara dengan alat Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Barat didapati adanya dugaan kelalaian dari sopir truk. Kelalaian itu yang diduga menyebabkan kecelakaan beruntun di Jalur Puncak.
&quot;Masih dilaksanakan penyelidikan, (dugaan) sebab sementara kelalaian dan kurangnya konsentrasi pengemudi saat melintasi turunan dan jalan yang menikung. ehingga hilang kendali dan menabrak 4 kendaraan roda 4 dan 4 roda dua,&quot; tutupnya.

BACA JUGA:
 Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor, Polisi Bakal Periksa Sopir Boks&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Diketahui, kecelakaan beruntun yang melibatkan 9 terjadi di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor pada Selasa 23 Januari 2024. Kecelakaan ini disebabkan oleh rem blong truk yang mengangkut air mineral dan menyebabkan 17 orang mengalami luka-luka.
Tak hanya kendaraan, kecelakaan ini juga menyebabkan dua bangunan mengalami kerusakan parah. Bangunan itu bengkel velg dan rumah makan.
Terkait korban luka-luka, 14 orang di antaranya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan. Sedangkan, 1 orang lainnya masih obsevasi dan 2 akan dirujuk ke rumah sakit lain.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMy8xLzE3NjQ0My81L3g4cnA5cTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BOGOR - Sopir truk boks yang menabrak 8 kendaraan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor kondisinya sudah membaik. Polisi akan segera melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
&quot;Sopir saat ini baru bisa dinyatakan keluar dari rumah sakit, dan akan segera dilakukan pemeriksaan,&quot; kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Iptu Angga Nugraha kepada wartawan, Rabu (24/1/2024).

BACA JUGA:
 Gelar Olah TKP Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor dengan Polda Jabar, Polisi: Ada Dugaan Kelalaian&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kata dia, pihaknya belum menentukan status hukum sang sopir. Karena, masih dalam tahap penyelidikan.
&quot;Penetapan tersangka masih lidik, apabila sudah dinaikkan sidik bisa dijadikan tersangka,&quot; jelasnya.
Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara dengan alat Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Barat didapati adanya dugaan kelalaian dari sopir truk. Kelalaian itu yang diduga menyebabkan kecelakaan beruntun di Jalur Puncak.
&quot;Masih dilaksanakan penyelidikan, (dugaan) sebab sementara kelalaian dan kurangnya konsentrasi pengemudi saat melintasi turunan dan jalan yang menikung. ehingga hilang kendali dan menabrak 4 kendaraan roda 4 dan 4 roda dua,&quot; tutupnya.

BACA JUGA:
 Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor, Polisi Bakal Periksa Sopir Boks&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Diketahui, kecelakaan beruntun yang melibatkan 9 terjadi di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor pada Selasa 23 Januari 2024. Kecelakaan ini disebabkan oleh rem blong truk yang mengangkut air mineral dan menyebabkan 17 orang mengalami luka-luka.
Tak hanya kendaraan, kecelakaan ini juga menyebabkan dua bangunan mengalami kerusakan parah. Bangunan itu bengkel velg dan rumah makan.
Terkait korban luka-luka, 14 orang di antaranya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan. Sedangkan, 1 orang lainnya masih obsevasi dan 2 akan dirujuk ke rumah sakit lain.</content:encoded></item></channel></rss>
